Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Indah Setyowati
"Komposit sandwich serat alam sedang menjadi perhatian para peneliti sebagai alternatif untuk struktur bangunan karena massanya yang ringan, ramah lingkungan, serta lebih ekonomis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan daya tahan komposit sandwich epoksi berpenguat serat kenaf dengan core busa poliuretan (KF/EP-PU foam) dalam menyerap suara (kebisingan) dan ketahanan terhadap sinar UV. Teknik VARI (Vacuum Assisted Resin Infusion) dilakukan untuk fabrikasi komposit skin serat kenaf, sedangkan fabrikasi untuk panel sandwich, dilakukan menggunakan metode cold press. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian koefisien absorpsi suara dan QUV Fluorescent Lamp dilengkapi dengan pengamatan morfologi menggunakan OM (Optical Microscope). Hasil penelitian menyatakan bahwa komposit sandwich KF/EP-PU foam berhasil menyerap suara dengan koefisien absorbsi tertinggi sebesar 0,195 pada frekuensi 1000-6000 Hz. Sementara itu, nilai perubahan warna (AE) yang dihasilkan akibat paparan sinar uv sebesar 22,385. Hal ini menunjukkan, komposit sandwich KF/EP-PU foam tidak dapat bertahan dengan baik pada kondisi luar ruangan, dikarenakan nilai perubahan warna yang dihasilkan melebihi nilai (AE) yang baik (< 3-5).

Researchers are becoming more interested in natural fibre sandwich composites as a building material substitutes because of their low weight, cost-effectiveness, and eco-friendliness. Finding out how long epoxy/kenaf fibre reinforced sandwich composites with polyurethane foam as a core (KF/EP-PU foam) last in terms of weather resistance (UV light) and sound absorption (noise) was the aim of this study. Composites of kenaf fibre as a skin were fabricated using the VARI (Vacuum Assisted Resin Infusion) process, meanwhile sandwich panel were fabricated using a cold press method. The QUV fluorescent lamp and sound absorption coefficient tests were performed, as well as morphological observations using Optical Microscope (OM) was also conducted. According to the test results, the KF/EP-PU foam sandwich composite effectively absorbed sound at frequencies between 1000 and 6000 Hz, with the highest absorption coefficient of 0.195. The UV light exposure resulted in a color change value (AE) of 22.385. This demonstrates that the KF/EP-PU foam sandwich composite is unable to withstand outside conditions, as the color change value obtained above its ideal (AE) value (< 3-5)."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dhia Religio Musyaffa Mukarob P.
"Industri otomotif membutuhkan material alternatif yang ringan, kuat, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat mekanik komposit lamina epoksi berpenguat serat kenaf dan graphene oxide (GO). Serat kenaf dialkalisasi dengan larutan NaOH 5% dan disusun secara searah, sedangkan epoksi dicampur dengan GO dalam fraksi berat 0,5 wt%; 0,75 wt%; dan 1 wt%. Komposit difabrikasi menggunakan metode hand lay-up diikuti dengan vacuum bagging. Pengujian mekanik komposit meliputi uji tarik dan uji three-point bending. Karakterisasi GO meliputi analisis Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan X-Ray Diffraction (XRD), serta pengamatan morfologi menggunakan mikroskop optik. Komposit epoksi berpenguat serat kenaf dengan kandungan GO 0,75 wt% menunjukkan sifat mekanik terbaik, yaitu 64,21 MPa dan 97,38 MPa, masing-masing untuk kuat tarik dan kuat lentur.

The automotive industry requires alternative materials that are lightweight, strong, and environmentally friendly aiming to improve fuel efficiency and reduce environmental impact. This research aimed to determine the mechanical properties of epoxy reinforced by kenaf fiber and graphene oxide (GO) composites. Kenaf fibers were treated with a 5% NaOH solution and arranged unidirectionally, while the epoxy was mixed with GO in weight fractions of 0.5 wt%; 0.75 wt%; and 1 wt%. The composites were fabricated using the hand lay-up followed by vacuum bagging method. Mechanical testing included tensile test and three-point bending test. GO characterization included Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) and X-Ray Diffraction (XRD) analysis, as well as morphology observation using an optical microscope. The epoxy reinforced by kenaf fiber with 0,75 wt% GO exhibited the best mechanical properties, namely 64.21 MPa and 97.38 MPa for tensile strength and bending strength respectively."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library