Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yusuf Supriadi
"Material La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 (x = 0.1, 0.2, 0.3) telah disintesis dengan menggunakan metode sol-gel. Hasil karakterisasi XRD menunjukan material memiliki struktur orthorhombik space group Pnma dan diperoleh fase tunggal untuk konsentrasi x = 0.2 dan x = 0.3 Hasil karakterisasi XRF mengkonfirmasi bahwa konsentrasi unsur-unsur penyusun material La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 (x = 0.1, 0.2, 0.3) sesuai dengan perhitungan stoikiometri yang diharapkan. Hasil pengukuran SEM menunjukan distribusi ukuran grain pada permukaan sampel Bulk mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan konsentrasi Pb. Karakterisasi sifat listrik dilakukan pada material La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 dengan konsentrasi x = 0.2 dan x = 0.3. Plot Nyquist menunjukan semicircle yang semakin mengecil seiring dengan kenaikan temperatur yang menunjukan fenomena negative temperature coefficient resistance (NTCR). Konstanta dielektrik dan energi aktivasi mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan konsentrasi Pb.

Material La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 (x = 0.1, 0.2, 0.3) has been synthesized using the sol-gel method. XRD characterization results show that the material has an orthorhombic space group Pnma structure. The results of XRF characterization confirm that the concentration of La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 material (x = 0.1, 0.2, 0.3) was in expected stoichiometric calculation. The SEM measurement results show the grain size distribution of Bulk materials increas along with the increasing Pb concentration. Characterization of electrical properties was carried out on La1-xPbxFe0.5Ti0.5O3 material with concentrations of x = 0.2 and x = 0.3. Nyquist plots show a semicircle that decreases with increasing temperature which shows the phenomenon of negative temperature coefficient resistance (NTCR). The dielectric constant and activation energy increase with increasing Pb concentration."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T52295
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rayhan Faiz Syahrizal
"Material perovskite manganat La0,667Ba0,333Mn1-xCuxO3 (x = 0,35; 0,40; 0,45; dan 0,50) disintesis menggunakan metode sol gel. Sampel disinterring dengan temperatur 1000oC selama 6 jam. Metode Rietveld refinement menunjukan struktur kristal berupa orthorombik dengan space group Pnma. Terjadi distorsi pada stuktur kristal yang ditandai dengan perubahan lattice parameter. Dilakukan karakterisasi Scanning Electron Microscope (SEM) dan Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) untuk mengetahui morfologi sampel dan komposisi unsur kimia yang terkandung dalam material. Sifat magnet ditentukan menggunakan karakterisasi Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Berdasarkan sifat kemagnetan untuk masing-masing material tidak ditemukan perubahan yang signifikan seluruhnya bersifat paramagnetik. Selain itu dilakukan pengujian penyerapan gelombang mikro menggunakan karakterisasi Vector Network Analyzer (VNA). Pada penelitian ini frekuensi gelombang mikro berada pada rentang 8-12 GHz yang sesuai dengan aplikasi frekuensi gelombang radar. Pada pengujian ini didapatkan nilai refleksi hilang material tertinggi pada -31,0253 dB pada frekuensi 10,02 GHz. Selain itu digunakan karakterisasi impedansi untuk mengetahui impedansi listrik di dalam material.

Perovskite manganate material La0,667Ba0,333Mn1-xCuxO3 (x = 0,35; 0,40; 0,45; and 0,50) were synthesized using sol gel method. The samples were sintered at 1000OC for 6 hours. Rietveld refinement shows that both samples are crystallized in orthorhombic structure with Pnma space group and distortion was found in the crystal structure with the changed of lattice parameter. Scanning Electron Microscope (SEM) method was used to measured samples morphology. Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) method was used to measured chemistry composition of samples. Magnetic property was measured by Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Vector Network Analyzer (VNA) was used to measure the ability of material to absorb the microwave. In this experiment the microwave frequency using 8-12 GHz with the specification of radar wave. In VNA characterization the reflection loss value of material could be measured. The highest reflection loss in material is -31,0253 dB on 10,02 GHz. The impedance characterization was used to measure the electric impedance of material.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library