Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Rama Dhiny Susilo
"Istilah crossdressing atau yang lebih dikenal dengan transvestisme (banci) adalah sebuah fenomena sosial yang dapat ditemui di seluruh penjuru dunia. Walaupun penyebabnya bisa bermacam-macam, transvestisme biasanya hanya didefinisikan sebagai sarana untuk memberikan kepuasan seksual. Tulisan ini dibuat untuk memberikan alasan yang lebih spesifik atas pertanyaan mengapa seseorang menjadi banci dengan merujuk pada sebuah karakter banci bernama Sloviak dalam novel Wonder Boys dan dengan menggunakan teori anima yang dikemukakan oleh Jung Carl. Teori ini akan digunakan untuk menjelaskan bagaimana fenomena transvestisme dapat terjadi. Dengan begitu, tulisan ini akan memberikan pencerahan tentang bagaimana sebenarnya terjadinya transvestisme dan bagaimana andil masyarakat dalam hal ini. Kesimpulan dari tulisan ini adalah bahwa transvestisme disebabkan oleh represi yang diciptakan masyarakat sekitar pada sisi feminin seorang lelaki.
The term crossdressing or what is well-known as transvestism is a social phenomenon happens in all over the world. Even though the causes can be vary, transvestism often defined merely as a mean to seek sexual pleasure. This paper aims to give a more specific reason of why men do crossdressing by referring to a transvestite character named Miss Sloviak in novel Wonder Boys and by using Carl’s Jung anima theory. The theory is used to explain how transvestism is possible to happen. This way, the paper will shed light on how is actually transvestism occurs and how society has contribution in making it possible. This paper concludes that transvestism is caused by the nature of human soul that the femininity inside every man might be expressed excessively through transvestism if it is being repressed by the society."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Martin Everest Susanto
"Spun pile yang terdapat di Indonesia masih menggunakan tulangan transversal dengan rasio volumetrik yang jauh dibawah persyaratan SNI. Penggunaan steel jacket pada spun pile selain sebagai perkuatan untuk spun pile juga untuk memenuhi kebutuhan tulangan transversal pada spun pile tersebut. Penelitian ini akan mengamati pengaruh penggunaan steel jacket terhadap perilaku spun pile dalam menahan beban aksial dan lateral melalui pemodelan menggunakan perangkat lunak ABAQUS. Uji parametrik untuk mengetahui pengaruh steel jacket dan perilaku spun pile dilakukan dengan memberikan variasi beban aksial, material dan tebal steel jacket, serta lekatan antara steel jacket dengan spun pile. Analisis hasil uji parametrik diperoleh melalui pengamatan kapasitas dan daktilitas melalui kurva , rasio volumetrik tulangan transversal, tegangan, dan regangan. Penggunaan steel jacket baja mutu tinggi dan baja normal diketahui dapat meningkatkan kapasitas lentur spun pile, namun juga mengurangi daktilitas dari spun pile tersebut. Lekatan steel jacket pada spun pile yang lebih lemah menyebabkan steel jacket mengalami slip sehingga dapat mengurangi kapasitas lentur spun pile. Steel jacket mampu memenuhi kebutuhan tulangan transversal pada spun pile karena mampu meningkatkan rasio volumetrik tulangan transversal pada spun pile secara signifikan dan mampu mengurangi tegangan dan regangan maksimum yang bekerja pada tulangan spiral.
Spun pile available in Indonesia still uses transverse reinforcement with volumetric ratio that is much lower that SNI requirement. Steel jacket usage on spun pile besides as spun pile strengthening is also to fulfill the requirements of transverse reinforcement. The purpose of this study is to observe the effects of steel jacket to spun pile behaviour to withstand axial and lateral loads by modeling with ABAQUS software. Parametric studies used to observe the effects was done by varying axial loads, steel jacket materials and thicknesses, and bonds between steel jacket and spun pile. Analysis for parametric studies was obtained from investigation of capacity and ductility from curve, transverse reinforcement volumetric ratio, stresses, and strains. It is known that high strength and normal strength steel jacket can increase bending capacity of the spun pile, but also decrease the spun pile’s ductility. Weaker bonds between steel jacket and spun pile can cause steel jacket to slip thereby reduces bending capacity of spun pile. Steel jacket can fulfill the requirements of spun pile transverse reinforcement for increasing transverse reinforcement volumetric ratio significantly and reducing maximum stresses and strains acting on the spiral reinforcement."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library