Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wisnu Purno Aji
"Graben merupakan struktur utama yang mendominasi di Laut Utara bagian utara. Pada penelitian ini terfokus pada formasi Statfjord yang berada pada North Viking Graben. Formasi tersebut diendapkan pada zaman Triassic akhir sampai Jurassic awal. Lapisan ini berupa sedimen batupasir. Karakterisasi reservoar pada lapisan tersebut akan dilakukan dengan integrasi analisa atribut seismik dan inversi seismik. Analisa atribut seismik dilakukan guna mengidentifikasi batas lapisan, yang diindikasikan dengan adanya perbedaan antara dua lapisan dan inversi seimik dilakukan untuk memperlihatkan akustik impedansi yang berguna untuk mengetahui karakteristik lapisan. Kedua atribut amplitude seismik dan impedansi akustik diharapkan dapat menginvestigasi reservoar secara lengkap. Berdasarkan hasil intepretasi dan analisa dari atribut seismik dibangun model geologi. Hasil pemodelan geologi dapat digunakan sebagai dasar untuk merlakukan perhitungan volume reservoir dengan metode volumetrik. Pada penelitian ini didapatkan hasil berupa peta distribusi porositas dengan besar nilai porositas sebesar 0,125 ndash; 0.225 dan peta distribusi volume hidrokarbon dengan besar volume sebesar 186 106 sm3.

Graben is the dominant main structure in the northern North Sea. The study area is located on North Viking Graben. In this study focused on the formation of Statfjord. The formation was precipitated during the late Triassic until the early Jurassic. This layer is a sandstone sediment. The reservoir characterization of the coating will be done by integration of seismic attribute analysis and seismic inversion. Seismic attribute analysis is performed to identify the boundary layer, which is indicated by the difference between the two layers and the inversion seimik done to show the acoustic impedance which is useful to know the characteristics of the layer. Both attributes seismic amplitude and acoustic impedance are expected to investigate the complete reservoir. Based on the results of interpretation and analysis of the seismic attribute will be built geological model. The results of geological modeling can be used as a basis for treating reservoir volume calculations by volumetric methods. In this research, the results obtained in the form of porosity distribution map with a large porosity value of 0.125 0.225 and STOIIP distribution map with a large reservoir volume of 186 106 sm3.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2017
T47678
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Putri Ayu Iramaya
"Penelitian ini berfokus pada strategi kekerasan yang dipilih oleh kelompok Viking Jabodetabek, sebagai upaya mendapatkan dan mempertahankan ruang (persistensi) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dalam argumentasi peneliti, kelompok ini berada dalam posisi cenderung terpinggirkan, baik secara sosial, maupun geografis. Selain itu, terdapat wilayah yang berdekatan dan kontestasi ruang diantara Viking dan juga The Jak Mania. Hal ini membuat mekanisme kekerasan kemudian digunakan untuk mendapatkan ruang, memperkuat, serta bertahan di kota Jakarta dan sekitarnya.
Penelitian sebelumnya melihat bahwa kekerasan di ruang kota mampu merestrukturasi bentuk kota saat dilakukan secara komunal. Selain itu, kontestasi terjadi pada batas perbedaan identitas yang tidak melibatkan kontestasi ruang di dalamnya.
Penelitian ini berfokus pada dinamika kekerasan yang digunakan kelompok pendukung sepakbola dalam ruang urban, baik di pusat kota, maupun area penyangga, dengan kelompok yang memiliki pola hubungan setara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam serta studi data sekunder berupa jurnal, berita, serta buku sebagai alat untuk mendapatkan analisis data.
Penelitian menunjukan bahwa kekerasan digunakan kelompok sebagai upaya untuk menunjukan eksistensi kelompok. Migrasi serta perbedaan karakteristik wilayah mempengaruhi perbedaan dinamika kekerasan yang dilakukan pada wilayah tengah kota dan wilayah pinggiran.

This study focuses on the strategy of violence that chosen Viking Jabodetabek as an effort to obtain and maintain space (persistence) in Jakarta and surrounding areas. This study has the argument that this group is marginalized, both socially and geographically. In addition, there is a contestation of the area between Vikings and The Jak Mania. This makes the mechanism of violence then used to get space, strengthen, and survive in Jakarta and surrounding area.
Previous research saw that violence in urban areas was able to restructure the shape of cities through communal violence . In addition, contestation occurs at the boundaries of identity differences that do not involve the contestation of space in it.
This study focuses on the dynamics of violence used by soccer support groups in urban spaces, both in metropolitan areas and in the suburban area, with groups that have an equal relationship pattern. This study uses a qualitative research approach with in-depth interview methods and secondary data studies from journals, news, and books as a tool to obtain data analysis.
This study shows that violence is used by groups as an effort to show the existence of groups. Migration and differences in local characteristics influence differences in the dynamics of violence carried out in the middle of the city and on the suburban area.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Amjad
"Konflik antarsuporter terjadi karena sikap loyal, militan, dan cinta mereka kepada klub yang berlebihan. Sikap itu pun memunculkan konflik horizontal. Karena sikap sempit itu, gesekan antar suporter saat memberikan dukungan kerap terjadi. Total 53 suporter tewas sejak Liga Indonesia I /1995. Permusuhan antarsuporter yang terkenal adalah antara The Jakmania-Viking, Bonek-Aremania, Slemania-Brajamusti, Boromania-LAmania. Konflik The Jakmania-Viking dalam 5 tahun terakhir menjadi yang terparah karena sudah ada 7 korban jiwa dari total 15 suporter tewas. Mereka yang tewas berusia muda, dan yang menjadi provokator pun suporter-suporter muda. Karena itu, menarik diteliti bentuk konflik dan langkah kelompok suporter memanajemen suporter pemuda untuk menekan konflik dan memaksimalkan pengaturan anak-anak muda di The Jakmania ataupun Viking.
Tesis ini menggunakan metode Deskriptif-Kualitatif dengan wawancara mendalam kepada 15 narasumber yang sudah ditentukan sesuai kebutuhan penelitian. Mereka terdiri dari pendiri The Jakmania/Viking, pengurus, korwil, pengurus distrik, the Jakmania dan Viking muda, serta Sejarawan untuk menguatkan pembacaan sejarah kedua kelompok suporter. Hasilnya, ada perubahan konflik kolektif dari tertutup/laten menjadi konflik terbuka. Pengaturan kemudian dilakukan untuk menekan konflik dengan menggunakan langkah dari internal suporter, juga melibatkan eksternal sesuai dengan UU SKN No.3/2005 dan UU Kepemudaan No. 40/2009. Karena itu, suporter perlu membuat aturan yang tegas ke anggotanya, negara juga harus dilibatkan sesuai UU untuk menekan konflik dan menciptakan pendidikan suporter.

Conflict between supporters because of their loyal, militant, and love attitudes towards excessive clubs. That attitude also raises horizontal conflict. Because of this narrow attitude, the friction between supporters while strengthening. English League I 1995. The antarsuporter feuds that are on the Indonesian football list are The Jakmania Viking, Bonek Aremania, Slemania Brajamusti, Boromania LAmania. The conflict between The Jakmania Vikings in the last 5 years has been the worst since there have been 7 deaths from a total of 15 supporters who died from the conflict supporters. Supporters who die young, and who became provocateurs young supporters. Because it, is interesting to be studied about the form of conflict and step the group of supporters are managing youth supporters to do conflict and improve the settings of young people in The Jakmania or Viking.
This thesis uses descriptive qualitative method by conducting in depth interviews to 15 resource persons who have been determined according to research needs. They consist of the founders of Jakmania and Vikings, administrators, district heads, district administrators, Jakmanians and young Vikings, as well as Historians to strengthen the reading of the history of the two supporters 39 groups. Wake up, there is a change of collective conflict that is infected or latent, then becomes an open conflict. Arrangements are also made to wake up conflicts using good internal and external measures, in accordance with the Act 3 2005 and the Youth Act no.40 2009. In addition, supporters must also have strict rules for their members, the state can also be involved in accordance with the law for the handling of conflicts and create education for supporters.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library