"
ABSTRAKKata makian adalah sebuah kata yang digunakan untuk menghakimi, mengintimidasi dan merendahkan seseorang. Namun secara kontekstual, tidak semua kata makian mengacu pada hal negatif. Kata makian akan bersifat positif, seperti candaan atau pun tanda keakraban, tergantung dari konteks tutur dan situasi penuturan. Penelitian ini akan membahas fungsi makian menurut Andersson dan Trudgill serta Burridge dan Stebbins dalam film Belanda untuk remaja berjudul Ben X dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Selain itu, model SPEAKING dan unsur-unsur nonverbal, seperti ekspresi wajah, suara, dan gerak tubuh, juga akan digunakan dalam paper ini.Penelitian bertujuan untuk memaparkan fungsi kata makian secara tepat dan benar sesuai konteks, sehingga menghindari kesalahpahaman antar penutur dan objek tutur. Kata makian memiliki empat fungsi, yakni expletive, abusive, stylistic atau auxiliary, dan social atau humorous. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua belas kata makian dan dominasi oleh fungsi abusive. Selain itu, ditemukan kata makian yang memuat dua fungsi sekaligus. Dalam film tersebut, kata makian tidak hanya ditemukan dengan tujuan intimidasi, tetapi juga untuk menunjukkan solidaritas antar kelompok.
ABSTRACTSwear word is a word used to judge, intimidate and humiliate someone. But contextually, not all of swear words consist of negative nuance. Swear word can be used positively, such as in jokes and as form of solidarity, depending on the context. This reseacrch focuses on the function of swear words present in The Dutch film Ben X ,a film for teenagers. This research uses descriptive analytic method. The SPEAKING model and nonverbal elements, such as facial expressions, sounds, and gestures, will allso be used in his ressearch. This paper aims to identify and describe the function of swear words in an appropriate and correct manner according to the context to avoid misunderstanding. Swear word has four functions, namely expletive, abusive, stylistic or auxiliary, and social or humorous. The result shows that there are twelve swear words and it is dominanced by the abusive function. In addition, swear word can contain of two functions at once. In the film, swear words are not only found with the intention to intimidate, but also to show solidarity among groups."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019