Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nadia Artanti Putri Widiantoro
"Prevalensi anak dengan GPPH mencapai 10,12% dari total populasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara bedtime routine dan gangguan tidur pada anak dengan GPPH, identifikasi bedtime routine tidur pada anak dengan GPPH, serta gangguan tidur yang mereka alami. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2024 secara daring menggunakan teknik purposif sampling dengan mengisi kuesioner dalam bentuk Google form yang disebarluaskan melalui media sosial dan di beberapa sekolah luar biasa (SLB). Responden dalam penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dengan GPPH usia 4 – 10 tahun (n = 83). Mayoritas anak pada penelitian ini adalah laki – laki (67,5%), berusia prasekolah (50,6%), dan mengikuti terapi GPPH (69,9%). Didapatkan hubungan yang signifikan antara bedtime routine dan gangguan tidur pada anak GPPH (ρ = -0,332; p = 0,002).

The prevalence of children with ADHD is 10.12% of the total population. This study aims to analyze the relationship between bedtime routines and sleep disorders in children with ADHD, identify bedtime routines in children with ADHD, and identify the sleep disorders they experience. The research was conducted from September to December 2024 online using purposive sampling. Data collection involved questionnaires distributed via Google Forms through social media and at several special education schools. Respondents were parents of children with ADHD aged 4–10 years (n = 83). The majority of children in this study were male (67.5%), preschool-aged (50.6%), and undergoing ADHD therapy (69.9%). A significant relationship was found between bedtime routines and sleep disorders in children with ADHD (ρ = -0.332; p = 0.002)."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mia Estika Kurniawaty
"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan otak dan saraf yang dintandai dengan kesulitan dalam komunikasi sosial dan adanya minat terbatas serta perilaku berulang. Selain itu, gangguan yang juga umum dialami pada anak ASD yaitu adalah gangguan tidur dengan prevalensi 50-80%. Penyebab pasti dari gangguan tidur pada anak ASD belum diketahui secara jelas, namun banyak yang mengaitkan gangguan ini dengan pemrosesan sensorik pada anak. Gangguan tidur dapat berdampak pada orang tua dan kualitas tidur anak. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur pada anak ASD yaitu dengan menggunakan aktivitas Yoga. Teknik Yoga yang digunakan yaitu pose Asana pemanasan, penguatan, relaksasi, teknik pernapasan serta sun salutation yang dilakukan selama 45 menit dan dengan total 12 sesi pertemuan. Dengan menggunakan desain penelitian pre-experimental dengan metode one group pre-test post-test design dan dengan menggunakan instrumen Children’s Sleep Habit Questionnaire (CSHQ) serta Profil Sensori Singkat. Dari hasil uji t berpasangan, didapatkan hasil pada penelitian ini bahwa Yoga memiliki pengaruh yang signifikan dalam mengatasi gangguan tidur pada anak ASD dengan p-value <0,001. Namun tidak ditemukan hubungan yang berarti antara usia, jenis kelamin dan profil sensorik terhadap kualitas tidur anak ASD dalam penelitian ini.

Autism Spectrum Disorder (ASD) is a brain and neurodevelopmental disorder characterized by difficulties in social communication and limited interests and repetitive behaviours. In addition, sleep disorders are also common in ASD children with a prevalence of 50-80%. The exact cause of sleep disturbance in ASD children is not yet clear, but many attribute this disorder to sensory processing in children. Sleep disturbances can have an impact on parents and the quality of the child's sleep. One way to improve sleep quality in ASD children is by using Yoga activities. The Yoga techniques used are warm-up Asana poses, strengthening, relaxation, breathing techniques and sun salutation which are done for 45 minutes and a total of 12 meeting sessions. By using a pre-experimental research design with the one group pre-test post-test design method and using the Children's Sleep Habit Questionnaire (CSHQ) and Short Sensory Profile as the instrument. From the results of the paired t test, it was found that Yoga has a significant effect in overcoming sleep disorders in ASD children with a p-value <0.001. However, there was no significant relationship between age, gender and sensory profile on the sleep quality of ASD children in this study."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siagian, Joice Vania Arista
"Kualitas tidur merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini, termasuk keterampilan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan keterampilan motorik halus pada anak usia 4–6 tahun di PAUD di DKI Jakarta Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel purposive sebanyak 52 anak. Instrumen yang digunakan adalah Children’s Sleep Habits Questionnaire (CSHQ) untuk mengukur kualitas tidur dan Beery-Buktenica Developmental Test of Visual-Motor Integration (Beery VMI) untuk mengukur keterampilan motorik halus. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki kualitas tidur yang kurang baik dan keterampilan motorik halus pada kategori cukup. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kualitas tidur dan keterampilan motorik halus (r = -0,403; p = 0,001). Artinya, semakin buruk kualitas tidur anak, semakin rendah pula keterampilan motorik halus yang dimiliki. Temuan ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap kebiasaan tidur anak usia dini sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan visual-motorik dan kesiapan belajar anak.

Sleep quality is one of the key factors that support early childhood development, including fine motor skills. This study aims to examine the relationship between sleep quality and fine motor skills among children aged 4–6 years in early childhood education centers (PAUD) in Jakarta. This quantitative correlational study involved 52 children selected using purposive sampling. Instruments used include the Children’s Sleep Habits Questionnaire (CSHQ) to assess sleep quality and the Beery-Buktenica Developmental Test of Visual-Motor Integration (Beery VMI) to measure fine motor skills. The results showed that most children had poor sleep quality and moderate fine motor skill levels. Pearson correlation test indicated a significant negative relationship between sleep quality and fine motor skills (r = -0.403; p = 0.001). This means that poorer sleep quality is associated with lower fine motor abilities. These findings highlight the importance of paying attention to children's sleep habits as part of supporting their visual-motor development and school readiness."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library