Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Siwage Dharma Negara
"Fuel plays an important role in indonesia In line with the ongoing development, the consumption of fuei increases rapidly. Considering fuel as a sensitive· commodity, the government maintains the price of fuel at a very low price through subsidy. Later,
it is realized that this policy has some negative effects, i.e. inefficiency in fuel
consumption, pollution, discourage the search for alternative energy sources, etc. However. the urgency of revoking fuel subsidy comes from the pressure of state budget ?s condition. Experiencing massive budget deficit, the government plans 10 cut
its expenditure by reducing the subsidy. The subsidy reduction will cause the price of fuel to increase. While, we do not know the impact of the increase in fuel price on the economy.
In view of that, the objectives of this thesis are. first, to estimate the likely impact of increasing the price of fuel on aggregate output. employment, saving and income distribution. Second, to detennine appropriate policy that may reduce the negative impact resulting from increasing price of fueL
The methodology used in this thesis is computable general equilibrium (CGE), CGE
Has been selected because of its capability in describing interaction among sectors within economy. The advantage of using CGE models is that, one constructed, they yield a tractable tool for analyzing a wide range of possible policy changes. By using the CGE model, we do some scenarios of fuel price increase and investigate its impact on the economy
The simulation result shows that the policy of increasing fuel price can be used to strengthen government budgeL However, the impact on unemployment should be seriously taken into consideration. Given the more vital role played by HSDO compare with that of gasoline and IDO in the economy, the percentage of price increase in HSDO should be lower than the other if the government wants to soften
the burden to society."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2000
T4964
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Manurung, Mandala
"Tesis ini merupakan kesatuan studi literatur dan studi empiris. Tujuannya ingin melihat keterkaitan antara perkembangan teori, kebijakan dan realita ekonomi di Barat maupun di Indonesia.
Perkembangan teori dan kebijakan ekonomi di Barat, merupakan hasil sintesa (perdebatan) yang dilandaskan pada pemikiran besar para ekonom besar; Smith, Malthus, Marx dan Keynes. Pokok perdebatan adalah keterkaitan antara optimalisasi individu (self own interests) dengan kesejahteraan masyarakat (Social Walfare). Ketidaksinkronan antara optimalisasi inidividu dengan kesejahteraan masyarakat dapat membawa perekonomian ke kondisi krisis.
Pemikiran Smith, dikembangkan lebih lanjut oleh ekonom-ekonom yang dikenal sebagai ekonom aliran Klasik (Neo Klasik dan aliran Klasik Modern). Aliran ini melihat ada sinerji antara keinginan memenuhi kepentingan pribadi dengan kemakmuran bersama. Selama kedua keinginan tersebut dikoordinasikan lewat mekanisme pasar. Posisi pemerintah adalah netral, dalam arti tidak ikut campur dalam perekonomian. Tugas-tugas pokok pemerintah sebatas penyediaan komoditi publik. terutama penegakkan hukum dan keamanan. Menurut mereka krisis ekonomi lebih disebabkan oleh kegagalan pemerintah (government failure).
Pandangan berbeda diajukan oleh Malthus, Marx dan Keynes. Ketiganya melihat adanya konflik antara pemenuhan kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. Konflik tersebut disebabkan kegagalan pasar menjalankan fungsinya. Menurut Malthus, kegagalan pasar, diakibatkan berlakunya The Law Of Diminishing Return. Menurut Marx dan Keynes, kegagalan pasar lebih disebabkan tindakan spekulasi. Konsekunsi logis dari pemikiran Malthus, Marx dan Keynes adalah krisis ekonomi lebih disebabkan kegagalan pasar (market failure). Krisis itu dapat diatasi, dengan intervensi pemerintah.
Dalam perkembangan selanjutnya, di negara-negara kapitalis-liberal, dua pemikiran yang sangat mempengaruhi teori dan kebijaksanaan ekonomi adalah Smith (Klasik) dan Keynes(Keynesian).Kedua aliran ini, terus bersintesis menghasilkan teori-teori baru yang lebih berdaya guna. Menurut Romer (I993) sintesis Klasik-Keynes sebenamya merupakan sintesis pandangan tentang uang dan pasar
Sintesa yang mendapat porsi pembahasan khusus dalam tesis ini adalah New Keynesian Economics (NKE) yang dipakai untuk melihat perekonomian Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa krisis ekonomi yang dihadapi baik pada tahun 1965 dan 1998 merupakan akumulasi ketidaksinkronan antara optimalisasi individu (optimalisasi mikro) dengan optimalisasi agregat (optimalisasi makro). Krisis ekonomi 1965 krisis disebabkan oleh government failure. Tetapi krisis 1998- disebabkan oleh government failure dan market failure dalam konteks perekonomian global. Sehingga secara teoritis krisis ekonomi 1998 akan lebih sulit dan membutuhkan waktu lebih lama agar dapat diatasi.
"
2000
T20588
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library