Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Shafanissa Arisanti Prawidya
"Penelitian skripsi ini bertujuan untuk menganalisis strategi kampanye pasangan calon Pramono Anung dan Rano Karno dalam Pilkada Jakarta 2024 melalui pendekatan inovatif berbasis turnamen esports Mobile Legends bertajuk ‘Piala Pram-Doel 2024’, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap perilaku pemilih muda. Penelitian skripsi ini menggunakan metode kuantitatif dengan bantuan aplikasi SPSS sebagai alat pengolahan data statistik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebagai bagian dari teknik non-probabilitas, dengan kriteria responden yaitu peserta turnamen yang memiliki hak pilih dalam Pilkada Jakarta 2024 dan berusia 17–39 tahun sebagai kategori pemilih muda. Penelitian skripsi ini menguji bagaimana keikutsertaan dalam turnamen tersebut —dari pendekatan sosiologis, psikologis, dan pilihan rasional— mampu memengaruhi preferensi politik pemilih muda melalui tiga pendekatan teori perilaku pemilih. Data dalam skripsi ini dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel, serta uji One-Sample T-Test untuk menguji rata-rata persepsi dukungan terhadap pasangan calon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa turnamen Piala Pram-Doel 2024 mampu menguatkan loyalitas politik di kalangan pemilih muda yang sudah memiliki preferensi, namun kurang efektif dalam mengubah pilihan politik kelompok yang cenderung tidak mendukung pasangan calon.

This undergraduate thesis aims to analyze the campaign strategy of the candidate pair Pramono Anung and Rano Karno in the 2024 Jakarta Regional Election through an innovative approach involving the Mobile Legends esports tournament titled ‘Piala Pram-Doel 2024’. It also seeks to evaluate the tournament's influence on the voting behavior of young voters. This study employs a quantitative research method utilizing SPSS software for statistical data processing. The sampling technique applied is purposive sampling, a form of non-probability sampling, where respondents were selected is based on specific criteria which they were the participants of the tournament who had voting rights in the 2024 Jakarta Election and belonged to the young voter age group (17–39 years old). This thesis investigates whether participation in the tournament —examined through sociological, psychological, and rational choice perspectives— affects the political preferences of young voters, in line with three prominent theoretical frameworks of voting behavior. The data on this thesis were analyzed using Chi-Square tests to explore the relationships between variables and One-Sample T-Tests to examine the mean level of political support. The findings suggest that the Pram-Doel Cup 2024 was effective in reinforcing existing political loyalties among young voters but had limited success in shifting the preferences of those who did not initially support the candidate pair."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Aida Mardhatila
"Tesis ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku loyalitas pemilih pemula pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pemilih pemula dapat didefinisikan sebagai Warga Negara Indonesia WNI yang sudah berusia 17 tahun; atau WNI yang berusia kurang dari 17 tahun tetapi sudah menikah/sudah pernah menikah. Di dalam Teori Perilaku Memilih ada faktor-faktor sosiologis, psikologis, dan pilihan rasional yang dapat mempengaruhi pemilih pemula dalam menentukan pilihannya. Begitu pula pemilih pemula pada Pilkada Jakarta 2017 yang mendapatkan pengaruh dari lingkungan sosialnya, citra psikologis kandidat, atau pertimbangan rasional dari berbagai media informasi.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 400 responden dengan tingkat kepercayaan 95 dan Margin of Error MoE 5. Selain itu, pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling hingga diperoleh 10 kelurahan terpilih dari 5 kecamatan di 5 wilayah kota Provinsi DKI Jakarta.
Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa faktor yang paling banyak mempengaruhi loyalitas pemilih pemula pada Pilkada Jakarta 2017 ialah orientasi isu yang merupakan turunan dari faktor-faktor psikologis. Hal ini disebabkan pemilih pemula lebih banyak memilih kandidat karena menyukai program-program yang ditawarkan. Dari segi implikasi teoritisnya, studi ini memberikan hasil berbeda dari penelitian mengenai pemilih pemula di Jakarta oleh Budi Jatnika 2004. Ada perubahan faktor yang mempengaruhi perilaku pemilih pemula di DKI Jakarta, yaitu dari faktor sosiologis menjadi faktor psikologis. Hal ini juga berkaitan dengan perbedaan situasi politik, dimana pada tahun 2004 kompetisi antar partai politik berlangsung ketat, sementara di tahun 2017 kompetisi yang terjadi tidak hanya antar partai, tetapi juga mengandalkan program dan figur kandidat.

This thesis discusses the factors that influence first voter's loyalty in Jakarta Regional Election 2017. Based on Law Number 7 Year 2017 about General Election, first voters can be defined as Indonesian citizen WNI aged minimum 17 years or an Indonesian citizen who is less than 17 years old but married already married. The Voting Behavior Theory there are sociological, psychological, and rational choices that may influence the first voters. Similarly, first voters in Jakarta Regional Election 2017 who also got influence from their social environment, individual psychological, or rational considerations of various media information.
This research uses quantitative method and data collection is done by using questionnaire. The sample size in this study was 400 respondents, with 95 confidence level, and 5 Margin of Error MoE. In addition, sampling is done by stratified random sampling method to obtain 10 selected urban villages kelurahan, from 5 districts kecamatan, in 5 administratitive cities of Jakarta Province.
The result of this study is the most influence factor on first voter's behavior is issue orientation, which is derived from psychological factors. Because, first voters choose the candidates based on their programs. The theoretical implication is this study gives different results from previous study by Budi Jatmika 2004. There is a change of factors influencing first voter's behavior in Jakarta, from sociological factors into psychological factors. This is also related to the difference political situation, where in 2004 the competition between political parties was tight, while in 2017 the competition was not only between parties, but also rely on candidate programs and their figures.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
T51582
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library