Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ardiasih Oktaviana
"Penelitian ini berfokus pada pengaruh struktur kepemilikan yang diwakili oleh kepemilikan manajerial, kepemilikan blockholder, kepemilikan asing, dan kepemilikan institusional terhadap tingkat pengungkapan sukarela perusahaan manufaktur. Sampel yang igunakan adalah 86 laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2007. Jumlah pengungkapan sukarela pada laporan tahunan diukur dengan menggunakan indeks pengungkapan sukarela yang dikembangkan oleh Adhariani (2005) dan telah mengalami beberapa penyesuaian oleh Ningrum (2007). Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kepemilikan manajerial memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela, yang artinya bahwa semakin besar porsi kepemilikan manajerial dalam perusahaan, maka tingkat pengungkapan sukarela perusahaan akan semakin rendah.

This study is focusing on the effect of ownership structure represented by managerial ownership, blockholder ownership, foreign ownership, andinstitutional ownership in voluntary disclosure level of manufacturing companies.The samples consist of 86 annual reports of manufacturing companies listed on the IDX at 2007. The amount of voluntary disclosure provided in annual reports is measured by disclosure items developed by Adhariani (2005) and modified by Ningrum (2007). Findings from the research is managerial ownership has negative and significant influence in voluntary disclosure, which means that when managerial ownership getting bigger, the voluntary disclosure level will getting lower."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6526
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hari Rahma Dewati
"Skripsi ini membahas mengenai dampak perdagangan internasional terhadap produktivitas sektor manufaktur di Indonesia pada periode tahun 1998 sampai dengan 2005. Sampel dalam penelitian ini adalah industri-industri pada sektor manufaktur yang tergolong sebagai industri besar & sedang, dan metode yang digunakan adalah metode efek acak. Penggunaan indikator-indikator seperti nilai tambah, persentase ekspor output, persentase impor bahan baku, tenaga kerja dan modal tetap ditujukan untuk merepresentasikan aspek perdagangan internasional dan produktivitas manufaktur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan produktivitas manufaktur tidak dipengaruhi oleh perdagangan internasional. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tenaga kerja sebagai salah satu faktor produksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai tambah sektor manufaktur.

The purpose of this study is to analyze the international trade effect on Indonesia?s manufacture sector between 1998 and 2005. Using random effect method, this study focuses on industries in manufacture sector which classified as large and medium industry. A number of statistics used in this study - value added, percentage of output?s exports and raw material?s imports, labor cost and increased fixed capital - were meant to represent the international trade and productivity aspect. The result of this study shows that productivity in manufacture sector is not affected by international trade, as well it show that the labor as factor of production significantly affect manufacture?s value added."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6709
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Firmansyah
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi hubungan antara digitalisasi dengan produktivitas tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Kami menggunakan data 33.577 perusahaan industri berskala besar dan sedang di Indonesia Tahun 2017 yang diperoleh dari hasil Survei Industri Besar Sedang, Badan Pusat Statistik RI. Kami menggunakan metode regresi linier berganda terhadap data cross-section dengan variabel dependen yaitu produktivitas tenaga kerja dan variabel independen utama yaitu proporsi nilai aset ICT terhadap total aset barang modal sebagai variabel digitalisasi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa digitalisasi berasosiasi positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri besar dan sedang di Indonesia.

ABSTRACT
This study aimed to estimate the relationship between digitalization and labor productivity in manufacturing sector. We used data of 33.577 large and medium industrial firms in Indonesia in 2017 obtained from Annual Manufacturing Survey 2017 database, Statistics Indonesia. We used multiple linear regression on cross-sectional data with labor productivity as dependent variable and ICT asset proportion as our main independent variable, represented the digitalization variable. Our estimation results show that digitalization is positively and significantly associated with labor productivity in large and medium industries in Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Najwa Khairina
"Skripsi ini menguji eksistensi konservatisme pada industri manufaktur di Indonesia dengan melihat adanya perbedaan rentang waktu penga kuan bad news dan good news di dalam nilai laporan laba. Sejalan dengan penelitian (Basu, 1997) hasil uji metode acak data panel me nunjukkan bahwa nilai laporan laba lebih sensitif terhadap bad news dan dapat disimpulkan bahwa praktek konservatisme eksis di Indo nesia. Selanjutnya, skripsi ini menguji tingkat utang, biaya politis dan biaya litigasi sebagai faktor yang mendorong praktek konservatisme. Hasil uji regresi logistik konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa tingkat utang memiliki hubungan positif dengan konservatisme (Ahmed, et, al, 2000) dan biaya litigasi memiliki hubung an negatif dengan konservatisme (Juanda, 2007).

This study examines the existence of conservative reporting in Indonesia?s manufacturing industry by analyzing asymmetric timeliness of earning in reporting bad news and good news. In line with previous study (Basu, 1997), the result of random effect panel data shows that earning is more sensitive to bad news than good news. Thereby, it can be concluded that conservative reporting still exists in Indonesia?s manufacturing industry. Furthermore, this study uses political cost, litigation cost and leverage to explain conservative behavior in firm level. The results of logistic regression are consistent with previous study; leverage has a positive relationship with conse rvatism (Ahmed, et, al, 2000) and litigation cost has a negative rela tionship with conservatism (Juanda, 2007)."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6551
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tommy Widjaja
"ABSTRAK
Perubahan teknologi yang sangat pesat dewasa ini, mendorong perusahaan untuk ikut mengembangkan kemampuan produksinya baik secara kualitas maupun kuantitas. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa banyak perubahan yang berdampak pada ketatnya persaingan dunia usaha yang dikarenakan semakin banyaknya perusahaan yang mengandalkan otomatisasi teknologi khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan laba perusahaan.
Hal ini sangat dirasakan terutama oleh industri manufaktur kimia yang
memanfaatkan teknologi dalam membuat kimia sintetik untuk memperoleh hasil yang sama bahkan cenderung lebih baik tanpa menggunakan bahan-bahan dasar mentah dari hasil bumi yang semakin lama semakin mahal karena semakin menipisnya persediaan material bumi. Sejalan dengan meningkatnya persaingan, menjadikan informasi biaya yang akurat semakin penting, agar kebijaksanaan penetapan harga jual sesuai dengan tujuan atau sasaran perusahaan, maka manajemen membutuhkan informasi yang akurat tentang biaya produksi yang menjadi dasar dalam penetapan harga.
Perhitungan biaya produksi yang selama ini menggunakan metode tradisional costing dapat menimbulkan distorsi biaya produksi karena sistem tersebut hanya menggunakan satu macam basis pembebanan biaya untuk pemakaian sumber daya. Untuk mengatasi keterbatasan ini maka dikembangkan sistem biaya yang berdasarkan pada aktivitas yang disebut Sistem Activity Based Costing (selanjutnya disebut sistem ABC). Sistem ABC merupakan suatu metode atau alat untuk memperoleh informasi biaya yang akurat karena pembebanan biaya didasarkan pada aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya dalam proses pembuatan suatu produk. Dengan demikian sistem ini menyediakan informasi yang lebih terperinci mengenai penyebab
timbulnya suatu biaya dibandingkan dengan sistem tradisional.
PT. M-I Production Chemicals Indonesia (selanjutnya disingkat dengan
PT. MIPCI) bergerak di bidang industri pemasok kimia untuk pengeboran minyak pantai maupun lepas pantai yang berskala besar dan sudah menggunakan peralatan teknologi maju dalam kegiatan produksinya, dan bersifat job order production (berdasarkan pesanan). Dalam menentukan biaya produksinya, perusahaan
membebankan biaya produksi tidak langsungnya secara rata pada seluruh unit produk yang dihasilkan. Sampai saat ini manajemen merasa bahwa tanpa memperhatikan sistem biaya yang digunakan, perusahaan telah memperoleh keuntungan, namun akibatnya harga jual yang cukup tinggi dibadingkan dengan biaya-biaya yang ditimbulkan oleh organisasi dalam membuat produk-produknya.
Oleh karena itu, PT. MIPC membutuhkan perhitungan biaya produksi dan penetapan harga pokok yang akurat. Dari hasil perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan sistem ABC dan sistem akuntansi biaya tradisional menunjukkan bahwa perhitungan harga
pokok produksi dengan akuntansi biaya tradisional menyebabkan terjadinya distorsi, melalui perbandingan hasil perhitungan harga pokok produksi (HPP) antara Sistem akuntansi biaya tradisional dengan Sistem ABC. Perhitungan harga pokok per produk
dengan menggunakan sistem ABC untuk produk EB-8132 adalah US$ 901.53 / drum, PI-7142 adalah US$ 216.26 / drum, PI-7212 adalah US$ 863.96 / drum, EB-8548 adalah US$ 592.61 / drum, EB-8501 adalah US$ 328.57 / drum, PI-7235 adalah US$ 380.41 / drum, SI-475 adlah US$272.06 / drum, WT-510 adalah US$ 3,333.99 / drum, WT-1400 adalah US$ 2,138.76, KI-3015 adalah US$ 1,010.72 / drum.
Penentuan harga pokok produksi berdasarkan aktivitas menyatakan bahwa Sistem akuntansi biaya tradisional menentukan biaya terlalu rendah (undercost) untuk produk WT-510 sebesar US$ 2,679.69 atau sebesar 410%, WT-1400 sebesar US$ 916.5 atau sebesar 75%, KI-3015 sebesar US$ 309.34 atau sebesar 44% sedangkan untuk produk EB-8501 terlalu tinggi (overcost) sebesar US$ 70.67 atau sebesar 18%, PI-7142 sebesar US$ 22.47 atau sebesar 9%. Terjadinya perbedaan
harga pokok produksi disebabkan karena adanya perbedaan dalam alokasi biaya overhead pabrik kepada masing ? masing produk, dimana pada Sistem akuntansi biaya tradisional hanya digunakan satu pemicu biaya untuk mengalokasikan biaya overhead pabrik yang terjadi, yaitu berdasarkan total unit produksi. Kesimpulan yang dapat diambil adalah perhitungan harga pokok menggunakan sistem ABC akan lebih menghasilkan informasi biaya yang akurat bila dibandingkan dengan menggunakan sistem tradisional, karena dalam sistem ABC produk hanya dibebani biaya dari aktivitas yang digunakan dan tidak dibebani oleh biaya dari aktivitas yang tidak digunakan. Pendekatan ini menyebabkan biaya per unit yang lebih stabil dan konsisten dengan tujuan pembebanan biaya ke produk yang mengkonsumsi aktivitas. Biaya untuk melakukan aktivitas itulah yang dibebankan ke
produk yang mengkonsumsi aktivitas tersebut. "
2008
T 25276
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Teddy Pratomo
"Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh kepemilikan blok saham dan konsentrasi kepemilikan terhadap struktur modal dan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga mencari pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan perusahaan. Kepemilikan blok saham dalam penelitian ini hanya difokuskan pada kepemilikan blok saham oleh institusi atau perusahaan yang dapat dibagi menjadi kepemilikan blok saham oleh institusi keuangan dan perusahaan nonkeuangan. Sampel dan data penelitian berasal dari perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dari tahun 2003 hingga tahun 2007. Jenis data yang digunakan adalah data se kunder yang sudah tersedia secara on-line. Hasil penelitian menun jukkan bahwa struktur modal dipengaruhi secara negatif oleh kepe milikan blok saham institusional atau perusahaan baik kepemilikan blok saham oleh institusi keuangan maupun perusahaan nonkeuangan. Struktur modal juga dipengaruhi secara positif oleh konsentrasi ke pemilikan. Selain itu, kinerja keuangan perusahaan dipengaruhi secara negatif oleh struktur modal perusahaan. Kepemilikan blok saham dan konsentrasi kepemilikan terbukti tidak berpengaruh signifikan ter hadap kinerja keuangan perusahaan.

The objectives of this research are to analyze the effect of block of stock ownerships and ownership concentration to firms? capital structure and financial performance. Besides that, this research try to analyze the effect of firms? capital structure to firms? financial performance. Block of stock ownerships in this reserach only focussed on block of stock ownerships by institution or companies which is divided into block of stock ownerships by financial institution and nonfinancial companies. Research sample and data are taken from manufacturing company listed in Indonesian Stock Exchange for period 2003 until 2007. Types of data used in this research is secondary data which is provided via online. The results are that capital structure is negatively affected by block of stock ownerships by financial insti tution and block of stock ownerships by nonfinancial companies. Capi tal structure is also affected positively by ownerships concentration. Besides that, firms? financial performance is negatively affected by firms? capital structure. Block of stock ownerships and ownerships concentration, empirically, insignificantly affect firms? financial performance."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6530
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eduardus Christmas P.
"Skripsi ini membahas isu entrepreneurship sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan output perekonomian. Isu entrepreneurship yang diangkat adalah tumbuhnya perusahaan-perusahaan start-up, dalam hal ini di sektor manufaktur. Perusahaan-perusahaan tersebut berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, produk baru, dan inovasi. Penelitian skripsi ini berusaha membuktikan secara empiris bahwa entrepreneurship berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pertumbuhan sektor manufaktur dalam sebuah wilayah regional, bersama-sama dengan tiga faktor kunci lainnya, yakni: input modal, input tenaga kerja, serta modal manusia.

This paper focuses on entrepreneurship as a factor that affects economic output growth. The entrepreneurship issue in this study is about start-up companies in manufacturing sectors, where those companies are taking roles in job creation, product creation, and innovation. This research strives to prove empirically that entrepreneurship affects the output growth of manufacturing in a region positively and significantly, together with other key factors, they are: capital input, labor input, and human capital."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
6728
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Dewanto
"Dalam menjalankan usahanya perusahaan pasti selalu ingin untuk me naikkan nilai dari perusahaannya secara berkelanjutan dimana untuk mencapai hal itu diperlukan suatu keputusan investasi yang dapat terus memberikan perusahaan peluang untuk terus bertumbuh untuk itu diuji apakah nilai dari capital expenditure yang dilakukan peru sahaan akan membawa pengaruh bagi laba dari perusahaan. Penelitian ini akan menggunakan regresi karena bersifat untuk melihat hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya, Adapun persamaan regresi yang akan dipakai adalah cross section karena banyaknya sampel dari penelitian kali ini dimana sampel dari penelitian ini adalah 90 perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hasil yang dicapai dari penelitan ini adalah terdapatnya hubungan antara capital expenditure yang dikeluarkan perusahaan dengan nilai dari laba perusahaan sehingga disimpulkan bahwa efektivitas dari nilai capital expenditure terhadap laba perusahaan benar benar harus diperhatikan oleh perusahaan dalam mengambil keputusan perusahaan ke depannya. Penulis menyadari kekurangan dari skripsi ini sehingga menyarankan untuk menambah lagi sampel dan sektor selain dari manu faktur dalam penelitian selanjutnya dan juga menyarankan bagi in vestor untuk mempertimbangkan efektivitas dari variabel capital expenditure dalam mengambil keputusan dari investasi mereka.

In running a business companies always have a tendency to raise the value of the firm continuously. An appropriate Investment decisions is needed in reaching this goal and give an opportunity for companies to reach sustainable growth. This research was conduct to reveal whe ther the value of company's capital expenditure will affect company's profit. Regression is used in this research in order to see the relati onship between one variable to other variables. The cross section regression equation is used to analyze cross section data sample which are 90 manufacturing companies listing on the Indonesia Stock Exchange (IDX).
The research findings showed relationship between company's capital expenditure and company's profit. These findings bring us to the conclusion that the effectiveness of the used of capital expenditure to company's profits should be considered by the com pany in making future decisions. There are several limitations in this research nonetheless. As a suggestion this research could be exten ded to cover larger samples group and tested other sectors outside manufacturing. Investor may consider the effectiveness of capital expenditure variables in making an investment decision as well."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Resti Handayani
"Diversifikasi adalah perusahaan yang mengembangkan bisnisnya dengan memiliki lebih dari satu industri untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan. Skripsi ini meneliti pengaruh tingkat diversifikasi dan strategi diversifikasi terhadap profitability, pertumbuhan, dan resiko perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rata-rata tingkat diversifikasi mempunyai hubungan dengan profitability, growth, dan systematic risk. Namun, tidak terlihat hubungan antar tingkat diversifikasi dari segi firm risk. Hasil lain menunjukkan jenis strategi diversifikasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja perusahaan, baik dari segi profitability, firm risk, growth dan systematic risk.

Diversification is a firm that develops its business which has more than one industry to increase firm?s growth. This thesis is to study the effects of diversification level and strategy to firm?s profitability, growth, and risk.
The result indicates that overall diversification level have a correlation with firm?s profitability, growth, and systematic risk. But in this study was found that there is no correlation between diversification level and firm risk. There are other findings that have shown diversification strategy doesn?t have a significant correlation with the firm?s performance, profitability, firm?s risk, growth, and systematic risk.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tokyo: Institute of Development Economies, 1997
338.476 7 WAV
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>