Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 34 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Schroder, EEWG
Leiden Brill: Boekhandel, 1917
BLD 305.8 SCH n I
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Suady Husin
"ABSTRAK
Nias, adalah nama pulau atau daerah yang terletak disebelah
barat pulau Sumatera. Daerah ini merupakan salah satu
kabupaten yang termasuk dalam propinsi sumatera Utara. Masyarakat di daerah itu sebagian besar hidup sebagai petani.
Daerah Nias, mulanya merupakan daerah yang banyak menghasilkan dan mengeksport kopra. Karet. Beras, biji pala, kopi dan babi ke luar daerah. Ajab tetapi menjelang tahun 1960 an dan sampai sekarang, hasil-hasil itu terus mengalami penurunan. Bahkan beras yang merupakan kebutuhan pokok penduduk, sebagian harus dibantu dengan didatangkan dari luar daerah. Keadaan ini selalu ditimpahkan kesalahan pada sistem kehidupan sosial masyarakatnya, dianggap statis, tidak berkembang, tidak dapat menyesuaikan diri, kolot dan sebagainya.
Akan tetapi mereka sering tidak memahami bahwa perubahan kehidupan sosial masyarakat, juga dapat menjadi penyebab menurnnya hasil produksi pertanian. Misalnya meningkatnya tuntutan terhadap kesejahteraan sosial masyarakat dapat mempengaruhi pola tingkah laku dalam menggunakan sumberdaya alam. Timbulnya upaya dengan maksud menaikkan daya dukung lingkungan, tetapi sering terjadi sebaliknya yakni menurunnya daya dukung lingkungan. Yang pada gilirannya membawa dampak pada sistem lain, dan diantaranya menurunnya hasil produksi pertanian.
Bertitik tolak dari pemikiran itu kami mencoba mengadakan
penelitian pada dinamika kehidupan sosial masyarakat Nias
dalam kaitannya dengan keserasian ekosistem. Yang meniadi
masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Sejauh mana dan
faktor apa yang mendorong terjadinya perkembangan/Perubahan
pada sistem kehidupan sosial masyarakat ; (2) bagaimana
fungsi perubahan terhadap ekosistem.
Penelitian bertujuan : (a) untuk dapat mengidentifikasi
dipertimbangkan untuk mengadakan proyeksi terhadap pola-pola
kehidupan masa mendatang serta (b) dapat mengetahui
kemungkinan kebijaksanaan dan mekanisme pengendalian sosial
untuk membatasi gangguan terhadap ekosistem yang sebaik?
baiknya.
Adapun vaniabel yang diteliti yaitu perkembangan sistem
pencaharian hidup, mulai dari stadium antropòsere I sampai
dengan stadium antroposere V. Dengan indikator : faktor yang
mendorong mereka melakukan dan tidak melakukan sistem
pencaharian itu ; bagaimana dampak sistem pencaharian itu
terhadap unsur ekosistem ( lingkungan alam ); bagaimana
keadaan hasil yang diperoleh dengan keadaan lìngkungan itu ?
Penelitian ini dilakukan di daerah Nias, dengan ernpat
kecamatan sebagai sampel lokasi, setiap kecamatan itu
ditetapkan empatdesa/kelurahan yang menjadi sampel lokasi.
Sampel lokasi ditentukan secara stratifeld sampling
berdasarkan purposive sample. Setiap desa/kelurahan sampel
lokasi ditetapkan dua orang informan puposive sample.
Sedangkan responder, ditetapkan sebanyak 100 orang yang
diambil dari setiap sampel lokasi yang jumlahnya didasarkan
Pada Perentase. jumlah rumah tangga yang terdapat pada
Masing-masing kecamatan dan desa/kelurahan sampel lokasi itu.
Data diperoleh dengan cara ; Wawancara dengan para informan
angket utuk dijawab oleh para responden, pengamatan
lapangan dan menelaah bahan?bahan bacaan yang berkaitan
dengan penelitian.
Adapun hasil penelitian dapat disimpulkan secara ringkas
sebagai berikut :
(1) Dinamika yang terjadi dalam sistem kehidupan sosial
masyarakat Nias dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, pada
saat ini telah berada dan beradaptasi dengan semakin
terkosentrasi pada sitem pencaharian agraris ( tingkat
kehidupan manusia pada stadium antroposere IV ).
(2) Adaptasi yang dilakukan pada setiap tahap stadium
kehidupan itu ( stadiurn antroposere I, II dan III ),
walaupun telah berada pada sistem pencaharian agraris,
selalu meniadi penyebab dan menyebabkan rnenurunnya
kualitas lìngkungan hidup alam. Seperti menjadi
langkanya berbagai jenis Flora dan fauna, menyempitnya
areal hutan, rusaknya ekosistem pantai dan sebagainya.
(3) Si Dinamika kehidupan sosial masyarakat Nias yang
menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan hidup alam
Terutama seperti semakin tingginya pertumbuhan penduduk,
semakin menyebarnya kemiskinan dan ketidak tahuan,
integrasi budaya dan luar. Sehingga hal ini
mempengaruhi sistem interaksi masyarakat itu terhadap
lingkungan hidup alam. Misalnya sikap penggunaan
sumberdaya alam yang tak bijaksana, intensif dan
ekstensifnya penggunaan sumberdaya alam dan sebagainya.
Keadaan ini membawa dampak pada sistem lain, diantaranya
menurunnya hasi produksi pertanian.

ABSTRACT
Nias is an island in the area of west Sumatera. This
districts is part of the province of north Sumatera. Most of
it population are farmers and fisherman. Initially, Nias
products and exports are copra, rubber, rice, nutmeg, coffee
and pigs. As of 1960, results of said products decrease.
Rice, as a primary need, must be imported.
Thus may be caused by the system of its social life which is
not developing and unable to cope with the present situation.
Thus resulting in the decrease of the agricultural product.
Based On this reality, we are trying to make a re.1m12
reserach on the social life of the Nias community, connected
to the dynamics of the adapted interrelated ecosystem. The
question in this research are : (1) What factors are
connected to development of the social life of the community?
(2) what is the impact of the development on the ecosystem?
the purpose of this research are : (a) to identyfy the social
life of the Nias community ; factors that must be considered
for the projections of its life design and (b) the
possibility of common social mechanisme to overcame
disturbances on the ecosystem.
The variable to research is the system of their means of
living, starting from stadium antroposere I till stadium
antroposere V. An indicator : system to perform the means of
living ; how the impact works regarding the ecosystem
( natural environment ) ; and what is the result of the
persent natural enveronment ?
A reserach was made in the Nias area, with fours districts
( kecamatan ) as an example, and each district was chosen as
four country/district ( desa/kelurahan ) as location example.
Then the location was each village/village head was drawn up
by two infromants. While a respondent was drawn up 100
persons based on its total percentage of hauses at each
district and village.
Data werw gathered from ; interviews with informants,
circulation of questionnaires, observation on the spot an
recing materials connected to this research.
Conclution of this research :
(1) The dynamics accured on the system of the social life of
Nias community in fulfilling the needs of life adapted to
agriculture ( human life on stadium antroposere IV ).
(2) Adapted at each stadium of living ( stadium antroposere
I, II, and III ). Although a system on agriculture was
reached always causing a decrease in the quality of
natural environment. For instances flora and fauna,
forest, sea coastr, etc.
(3) Social life of Nias community which its decrease in the
quality of the environment of nature. Mostly, the
increase of its population, poverty and ignorance of
cultural integration from outside. Such effecting the
interaction system on the people towartds the natural
environment. Such as benefinting from natural sources,
and the like, also an un avourable impact on other
systems, like the decrease in the result of agriculture.
"
1990
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hakawa, T.
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1983
499.2 HAK s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Solapung, Dominatrix Roselina
"Bahasa Nias chusus dialek Nias Utara mengenal dalam 1. Phonetik; 2. Phonemik; Phonem2 masing2 mempunjai alophon. Djadi berdasarkan penjelidikan kami jang sederhana kami mendapat kesimpulan bahwa Bahasa Nias dialek Nias Utara mempunjai 2 phonem..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1962
S11267
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Delft: Volkenkundig Museum Nusantara, 1990
730.095 98 NIA
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Lase, Apolonius
Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2011
R 499.223 LAS k
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud, 1984
499.25 MOR
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"The Multi Donor Fund for Aceh and Nias (MDF) and the Java Reconstruction Fund (JRF) have played significant roles in the remarkable recovery of Aceh, Nias and Java, following some of the worst disasters in Indonesia in recent years. The MDF and the JRF, which is patterned after it, are each considered a highly successful model for post-disaster reconstruction. This paper presents the lessons from the MDF and JRF's use of large-scale, government-implemented community driven development programs to deliver reconstruction at the village level in Aceh, Nias and Java. It documents how local level recovery using a community driven approach can result in not only cost effective physical outputs, but also empowered communities with greater capacities and more prepared to face future disasters. The MDF and JRF experiences have demonstrated many less tangible social benefits. These include faster social recovery from the impact of disasters and increased confidence and capacities of local actors to engage in local level planning. Most importantly, the community driven approach to reconstruction empowers victims of natural disaster to become key agents in their own recovery. "
Jakarta: Multi Donor Fund, 2012
363.348 ADA I
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
"The Multi Donor Fund for Aceh and Nias (MDF) and the Java Reconstruction Fund (JRF) have played significant roles in the remarkable recovery of Aceh, Nias and Java, following some of the worst disasters in Indonesia in recent years. The MDF and the JRF, which is patterned after it, are each considered a highly successful model for post-disaster reconstruction. This paper discusses the value of a phased approach to post-disaster reconstruction as a successful means to manage short-term expectations while delivering long-lasting, results of high quality. The natural disasters of late 2004 and early 2005 left a trail of human loss and destruction in Aceh and Nias. There was huge pressure on all actors involved in the reconstruction process to act fast and get projects ready for implementation. The MDF adopted a phased approach to the reconstruction. The implementation of nearly all projects in the roads sub-sector was fully satisfactory, with positive economic benefits attributable to the various projects. Most of the projects under the MDF infrastructure portfolio placed significant emphasis on capacity building to enhance the sustainability of assets created. The MDF's experience in implementing its large-scale infrastructure program offers many lessons for future reconstruction efforts in similar contexts in Indonesia elsewhere."
Jakarta: Multi Donor Fund and Java Reconstruction Fund, 2012
363.348 EFF III
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: MDF-JRF Secretariat, World Bank Office,, 2012
363.348 MOR IV
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>