Ditemukan 68 dokumen yang sesuai dengan query
Jimenez, Ricardo
San Diego: Academic Press , 1991
621.39 JIM d
Buku Teks Universitas Indonesia Library
New York: McGraw-Hill, 1984
621.381 9 ELE
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Chichester: Wiley Blackwell, 2015
612.78 HAN
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
New York: IEEE Press, c1979
621.381 9 AUT
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Wiyanto, Asul
Jakarta: Grasindo, 2006
302.2242 Wiy t
Buku Teks Universitas Indonesia Library
HTET HTET
"本論文は,ミャンマー語話者が日常生活において何か話を切り出そうとする場合,あるいはコミュニケーションを円滑に進めていこうする場合に用いる言語表現について,社会言語学的な観点から記述したものである。人間同士がコミュニケーションを取る際,社会的文脈に応じた多種多様な表現を使って会話を進めるものである。本論文では,こうした表現の中でも,ミャンマーならではのあいさつ言葉やその他の類似したはたらきを持つ表現に焦点を当てて記述する。"
Osaka: Graduate School of Language and Culture, Osaka University, 2019
400 FRO 2 (2019)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Malden, MA: Blackwell Publishing, 2005
R 401.9 HAN
Buku Referensi Universitas Indonesia Library
New York: IEEE Press, 1979
621.399 SPE (1)
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Vania Aramita Sari
"
ABSTRAKFungsi bicara adalah tujuan utama palatoplasty, namun tidak terdapat evaluasi jangka panjang untuk fungsi bicara pada rumah sakit kami yang merupakan rumah sakit rujukan nasional yang memiliki pusat sumbing dan kraniofasial satu-satunya di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan data awal dengan evaluasi fungsi bicara pasien pasca palatoplasty antara Oktober 2010-Desember 2012 dengan kata asesmen persepsual teradaptasi berbahasa indonesia, dan menjabarkan faktor yang mempengaruhi fungsi bicara. Dua puluh tiga total sampel diukur untuk tingkat artikulasi di mana 17 (74%) pasien memiliki produksi normal dari mayoritas fonem, dan 6 (26%) pasien memilki distorsi predominan dari fonem. Penilaian hipernasalitas normal pada 12 (52%) pasien, ringan pada 5 (22%) pasien dan sedang pada 6 (26%) pasien. Penilaian inteligibilitas suara secara dominan normal di mana semua kata dapat dimengerti pada 17 (74%) patients dan sisanya yaitu 6 (26%) pasien membutuhkan perhatian pendengar. Kemampuan velofaringeal baik pada 16 (70%) pasien, sedang pada 1 (4%) pasien dan buruk pada 6 (26%) pasien.
ABSTRACTSpeech is the primary goal of palatoplasty, however, there is no current data available about the long term speech evaluation after palatoplasty in our hospital which is the national referral hospital that has the only cleft craniofacial center in Indonesia. The initial data of speech outcome is required for further research which assessment should be standardized and applicable to Indonesian children that mostly speak bahasa. This study aims to get initial data by evaluating speech outcome of patients that underwent palatoplasty between October 2010-December 2012 with adapted perceptual assessment words in Indonesian language, and describe factors influencing speech. Total 23 samples were measured for articulation rating where 17 (74%) patients had normal production of majority of phonemes, while there were 6 (26%) patients had predominantly distortion of phonemes. The hypernasality rating were normal in 12 (52%) patients, mild in 5 (22%) patients and moderate in 6 (26%) patients. The speech intelligibility rating were dominantly normal which all speech is understood in 17 (74%) patients and the rest of 6 (26%) patients were listeners attention needed. The velopharyngeal competence were good in 16 (70%) patients, fair in 1 (4%) patients and poor in 6 (26%) patients."
2018
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Darwin Cuputra
"Salah satu kendala terbesar manusia untuk memahami suatu informasi adalah bahasa. Informasi yang ada saat ini berjumlah sangat banyak dan telah dapat disediakan dalam bermacam-macam bentuk mulai dari yang paling sederhana yaitu teks hingga yang lebih canggih dengan menggunakan berkas suara. Informasi yang disediakan dalam berkas suara akan lebih mudah dimengerti oleh manusia, tetapi tetap saja informasi ini tidak lepas dari permasalahan utama yaitu bahasa. Dengan adanya permasalahan diatas, dilakukanlah pengembangan sistem penerjemahan suara ke suara untuk bahasa Indonesia ke bahasa Inggris yang memungkinkan penerjemahkan berkas suara berbahasa Indonesia menjadi suara dalam bahasa Inggris sehingga kendala pemahaman untuk kedua bahasa tersebut dapat dikurangi. Pengembangan sistem penerjemahan suara ke suara ini melibatkan sistem pengenalan suara yang memungkinkan pengubahan data suara menjadi teks, mesin penerjemah yang memungkinkan komputer untuk melakukan penerjemahan teks dari satu bahasa ke bahasa lain dan sistem sintesis suara yang memungkinkan komputer untuk menghasilkan suara dari teks. Pada penelitian ini, terdapat tiga macam data yang digunakan yaitu rekaman percakapan, rekaman novel dan rekaman menggunakan telepon. Akurasi tertinggi dari hasil yang dikeluarkan oleh sistem pengenalan suara adalah pengenalan kata sebesar 96.10% untuk rekaman percakapan dan pengenalan kalimat sebesar 83.70% untuk rekaman percakapan. Untuk mesin penerjemah, akurasi tertinggi yang diperoleh adalah sebesar 0.38 pada rekaman percakapan, sedangkan akurasi sistem sintesis suara adalah 34% untuk rekaman menggunakan telepon.
The biggest challenge for human to understand information is language barrier. Nowadays, the number of information has grown rapidly and the information is available from text to multimedia such as audio or speech. The information presented in a speech document can be understood more easily by human; however, this information is difficult to be translated into another language. The development of Indonesia - English speech to speech translation system enables the translation of Indonesian speech into English speech. The development of speech to speech translation system involves the speech recognition system which enables the conversion of speech data into text, machine translation system which enables the computer to translate texts form one language to another and a speech synthesis system which enables the computer to produce speech form texts. There are three kinds of speech data that are used on this research: conversation and novel sentences recorded using a speech recorder and conversation sentences recorded using mobile telephone. The highest accuracy for speech recognition system`s output is 96.10% for the word recognition and 83.70% for the sentence recognition on conversation speech. For the machine translation, the highest accuracy is 0.38 for conversation recorded using a speech recorder, while the speech synthesis system achieves the highest accuracy of 34% for the conversation recorded using mobile telephone."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library