Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Indah Lukitasari
Abstrak :
Gap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki dan perempuan cenderung stagnan dalam 3 dekade terakhir, berbeda dengan kondisi banyak negara lain yang semakin mengecil. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pembangunan ekonomi terhadap partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia dalam kurun waktu 1986- 2018. Berbeda dengan penelitian yang ada di Indonesia sebelumnya yang banyak melihat kondisi mikro yang mempengaruhi perempuan untuk masuk dalam angkatan kerja, penelitian ini melihat kondisi makro yang terjadi di Indonesia dengan menggunakan metode balanced panel data. Penelitian dilakukan di 26 provinsi yang sudah ada di Indonesia sejak tahun 1986. Hasil penelitian menunjukkan pembangunan ekonomi berpengaruh pada TPAK perempuan dengan membentuk pola U. Partisipasi perempuan tinggi saat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sangat rendah, selanjutnya peningkatan share lapangan usaha primer dalam PDRB akan menurunkan partisipasi perempuan, namun saat share lapangan usaha sekunder dan tersier meningkat perempuan akan kembali masuk dalam pasar kerja meskipun hasilnya tidak signifikan. Kondisi tersubut disebabkan banyak provinsi di Indonesia langsung langsung berpindah ke lapangan usaha tersier dari lapangan usaha primer. Peningkatan penduduk perkotaan akan menurunkan partisipasi angkatan kerja perempuan. Sedangkan meningkatnya TFR, persentase perempuan berpendidikan tinggi, dan rata-rata upah mendorong perempuan untuk masuk dalam angkatan kerja.
Gender gap between female and male labor force participation rate tend to stagnant in the past three decades, contrary to many other countries which just narrowed the gap. This study attempts to identify the effects of economic development to female labor force participation in 1986-2018 in Indonesia. Vice versa to other previous research in Indonesia that use micro analysis to find condition that affects female join the labor force, this study use macro conditions by using balanced panel data method. The research focus in 26 provinces have existed in indonesia since 1986. The results show economic development has significant effect on female labor force participation and form a UShaped pattern. Female labor force participation is high when the gross regional domestic product (GRDP) is low. Increasing share of primary sector in the GRDP will decrease female participation, but when the share of secondary and tertiary sector are advance, women will re-enter the labor market, though it is insignificant. It could be caused by directly moved from primary to tertiary sector in many provinces. An increase of urban dwellers will reduce female LFPR. While increase in Total Fertility Rate (TFR), percentage of female with high educated and wage rate encourage female into the labor force.
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T54950
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ferry Agung Yulianto
Abstrak :
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan-hubungan antara ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat dengan PDRB Perkapita, angkatan kerja, pendidikan, dan kesehatan. Ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat dalam penelitian ini menggunakan Gini ratio, angkatan kerja diukur dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), pendidikan diukur dari Angkatan Partisipasi Sekolah (APS) SMA, dan kesehatan diukur dari rasio jumlah Dokter dengan Puskesmas. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel dengan objek penelitian pada keuangan daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah selama periode 2009-2015. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa secara simultan, PDRB Perkapita, TPAK, pendidikan dan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat di Jawa Tengah. Secara parsial, PDRB Perkapita berpengaruh positif terhadap ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat di Jawa Tengah, TPAK dan pendidikan berpengaruh negatif terhadap ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat di Jawa Tengah. Sedangkan kesehatan yang diukur dari rasio jumlah Dokter dengan Puskesmas tidak berpengaruh terhadap ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat di Jawa Tengah.
ABSTRACT This study aimed to analysis the correlations between communitys income disparity and Gross Regional Domestic Product (GRDP) Percapita, labor force, education and health sectors. The communitys income disparity is measured by gini ratio, the labor force is measured by labor force participation level, education sector is measured by school participation level, and health sector is measured by the ratio of doctor number to community health center. The study used panel data regression model which involving the data of municipalities and regencies financial reports in the Central Java for period 2009-2015. The result indicated that simultaneously, GRDP Percapita, labor force participation level, education and health sectors have significant effects on communitys income disparity in the Central Java. Partially, GRDP Percapita has positive effects on the communitys income disparity in the Central Java, labor force participation level and education sector have negative effects on the communitys income disparity in the Central Java. Meanwhile, the health sector is measured by the ratio of doctor number to community health center has no significant effects on the
2017
T52646
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library