Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Andes Rizky
"Telah dilakukan penelitian untuk membuat material komposit dengan menggunakan poxy sebagai matriks dan woven roving E-Glass sebagai fiber. Pembuatan material enggunakan metode Vacuum Assisted Resin Infussion (VARI). Material dibuat dengan struktur serat terjalin 0°, 45°, dan -45° yang disusun sebanyak tujuh lapis. Uji tarik dilakukan untuk mengukur kekuatan mekanik material dan membandingkannya dengan hasil perhitungan menggunakan MATLAB 7.0.1. Pengujian dilanjutkan dengan penyinaran ultraviolet-A pada panjang gelombang 340nm yang lama penyinarannya divariasikan selama 10 jam, 20 jam, dan 30 jam. Kemudian, dilakukan kembali uji tarik dan didapatkan penurunan kuat tarik maksimum sebesar 28,22% sesudah penyinaran 30 jam, sedangkan modulus elastisitas relatif tidak berubah. Kerusakan yang terjadi akibat penyinaran pada ermukaan fiber dan matriks dilihat dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM).

An experiment to make composites using epoxy as a matrix and woven roving E-Glass as a fiber was produced by a Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) method. The laminate systems consisted of seven woven fiber laminas with a pattern of 0°, 45°, and -45° degrees of orientation. Tensile properties of composites were obtained and compared with the result of MATLAB 7.0.1 program calculation The specimens were exposed by an ultraviolet-A (λ=340nm) with exposure period of 10, 20, and 30 hours The environmental tested specimens were followed by tensile test. The Ultimate Tensile Stress (UTS) of the composite decreased by 28,22% after 30 hours exposure. However, there was no reduction in the stiffness values. The Failure surfaces of specimen were observed using Scanning Electron Microscope. Failure was dominated with matrix rupture in transverse direction. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S666
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Alwi Rifqi
"Material komposit sangatlah populer dalam beberapa dekade terakhir karena massanya yang ringan dan harganya yang relatif murah disertai dengan kekuatan mekanik yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan sifat mekanik dan kerusakan yang terjadi dari komposit sandwich dengan inti honeycomb polipropilen dan kulit epoksi/serat karbon yang difabrikasi dengan CPA (Cold-Press Adhesive) dan VARI (Vacuum-Assisted Resin Infusion). Terdapat empat pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu uji densitas, uji tarik, uji tekan, dan uji lentur. Pengamatan kerusakan dilakukan sebelum dan sesudah pengujian dilakukan. Kedua komposit sandwich memiliki nilai densitas yang rendah, yaitu; (0,42 ± 0,03) g/cm3 dan (0,56 ± 0,04) g/cm3 masing-masing untuk komposit sandwich yang dibuat dengan teknik fabrikasi Cold-Press Adhesive (CPA) dan VARI. Komposit sandwich CPA dan VARI mempunyai kekuatan mekanik yang relatif sama, yaitu (14,79 ± 6,11) MPa dan (13,09 ± 2,53) MPa untuk kuat lentur; (1,87 ± 0,17) MPa dan (1,5 ± 0,17) MPa untuk kuat tekan; dan (0,36 ± 0,06) MPa dan (0,33 ± 0,04) MPa untuk kuat tarik. Kerusakan pada inti terjadi pada sampel setelah pengujian lentur dan tekan, sedangkan kerusakan pada kulit terjadi pada sampel setelah pengujian lentur dan tarik. 

Composite materials are so popular in the last few decades as lightweight and relatively cheap with high mechanical properties. The purpose of this research was to compare the mechanical properties and failures of sandwich composites with polypropylene honeycomb as core and epoxy/carbon fiber as skin fabricated with CPA (Cold-Press Adhesive) and VARI (Vacuum-Assisted Resin Infusion). Four testing methods were used in this research, namely density measurement, tensile, compressive, and bending tests. Failure observation was conducted before and after mechanical tests. Densities of the two sandwich composites were (0,42 ± 0,03) g/cm3 and (0,56 ± 0,04) g/cm3 for CPA and VARI consecutively. Sandwich composites fabricated with CPA and VARI had a relatively similar mechanical strength values; in the amount of (14,79 ± 6,11) MPa and (13,09 ± 2,53) MPa for bending strengths, (1,87 ± 0,17) MPa and (1,5 ± 0,17) MPa for compressive strengths, and (0,36 ± 0,06) MPa and (0,33 ± 0,04) MPa for tensile strengths. Failure of the core was occurred in the bending and compressive test samples, meanwhile failure of the skin was occurred in the bending and tensile test samples."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurunnadriyah Adya
"Komposit sandwich merupakan salah satu material yang banyak digunakan sebagai material penyusun rancang bangun struktur ringan karena memiliki perbandingan strength to weight yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat mekanik komposit sandwich dengan kulit epoksi berpenguat woven roving glass fiber dan inti honeycomb polypropylene dengan metode fabrikasi cold press-adhesive dan Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI). Uji tekan, uji tarik, serta uji lentur dilakukan untuk mengetahui kekuatan mekanik, pengamatan morfologi komposit sandwich sebelum dan sesudah pengujian dilakukan untuk mengetahui kerusakan material komposit sandwich tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan komposit sandwich metode VARI memiliki sifat mekanik yang lebih baik dibandingkan komposit sandwich metode cold press-adhesive, yaitu memiliki kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur secara berurutan sebesar (2,21 ± 0,02) MPa, (0,36 ± 0,04) MPa, dan (26,87 ± 0,30) MPa.

Sandwich composite is one of the materials that has been widely used as a material for lightweight structures because it has a high strength-to-weight ratio. Sandwich composites with woven roving glass fiber reinforced epoxy skin and honeycomb polypropylene core and their mechanical properties was studied. This research aimed to compare mechanical properties of sandwich composites woven roving glass fiber reinforced epoxy skin and honeycomb polypropylene core with cold press-adhesive and Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) fabrication methods. Compression, tensile, and flexural tests were carried out to determine the mechanical strengths, while morphological observations of the sandwich composites before and after the tests were observed to determine the failures. The results showed that the sandwich composites fabricated by VARI method had better mechanical properties than ones by the cold press-adhesive method, with compressive, tensile, and flexural strength were (2.21 ± 0.02) MPa; (0.36 ± 0.04) MPa; and (26.87 ± 0.30) MPa, respectively."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizqi Akmalia Jailani
"Indonesia merupakan negara yang sering terjadi gempa bumi, sehingga pengembangan material konstruksi tahan gempa menjadi sangat penting. Di sisi lain, limbah pertanian seperti serat daun nanas (PALF) memiliki postensi besar untuk dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat mekanik komposit sandwich epoksi yang diperkuat serat daun nanas (PALF) sebagai skin dan busa poliuretan (PU) yang diperkuat selulosa nanofibril (CNF) serat kenaf sebagai core. Komposit skin (EP/PALF) difabrikasi dengan metode VARI (Vacuum Assested Resin Infusion). Sedangkan EP/PALF dan PU serta PU/1wt CNF, PU/3wt CNF, dan PU/5wt CNF digabungkan dengan metode cold press. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan CNF pada core busa PU meningkatkan kekuatan tekan hingga mencapai (4,88 ± 0,62) MPa dan modulus tekan sebesar (14,01 ± 1,95) MPa pada EP/PALF-PU/5wt CNF. EP/PALF-PU memiliki nilai tarik dan lentur tertinggi yaitu masing-masing sebesar (0,15 ± 0,09) MPa dan (7,79 ± 0,34) MPa. Penambahan CNF menurunkan kinerja tarik dan lentur EP/PALF-PU akibat aglomerasi dan void yang tidak merata. Dengan demikian, formulasi CNF pada busa PU terbukti efektif dalam meningkatkan sifat tekan.

Indonesia is a country frequently affected by earthquakes, making the development of earthquake-resistant construction materials highly essential. On the other hand, agricultural waste such as pineapple leaf fiber (PALF) holds significant potential for utilization. This study aimed to determine mechanical properties of an epoxy sandwich composite reinforced with pineapple leaf fiber (PALF) as the skin and polyurethane (PU) foam reinforced with cellulose nanofibrils (CNF) from kenaf fiber as the core. The skin composites (EP/PALF) were fabricated using the Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) method, while the EP/PALF skin and PU foam core – including PU/1wt CNF, PU/3wt CNF, and PU/5wt CNF- were constructed using the cold press method. The results showed that the addition of CNF to the PU foam core increased the compressive strength to (4,88 ± 0,62) MPa at EP/PALF-PU/5wt CNF. Moreover, the highest tensile and flexural strengths were observed at EP/PALF-PU, with the values of (0,15 ± 0,09) MPa and (7,79 ± 0,35) MPa, respectively, while the addition of CNF in PU reduced the tensile and flexural performance due to agglomeration and uneven void distribution. Thus, the CNF formulation in PU foam has proven effective in enhancing compressive properties. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Satrio Febriyanto
"Telah dilakukan penelitian untuk membuat material komposit sandwich dengan menggunakan epoxy dan lamina E-glass sebagai kulit dan polyurethane foam sebagai inti. Pembuatan material menggunakan metode Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI), dan dibagi menjadi empat jenis material. Uji tarik dan uji tekan dilakukan untuk mengukur kekuatan mekanik material dan mengkarakterisasi jenis spesimen yang baik untuk digunakan dalam aplikasi kapal bersayap Wing in Surface Effect-8 (WiSE-8). Dari hasil pengujian didapatkan kekuatan mekanik terbaik dari panel III yang memiliki empat lapisan fiber dengan arah serat 0o, 90o, +45o, -45o dengan kuat tarik dan kuat tekan masing?masing bernilai 28,18 MPa 5,75 MPa. Kerusakan yang terjadi pada material berupa patahan yang dimulai dengan kegagalan pada inti dilanjutkan dengan kegagalan pada kulit akibat pengujian mekanik dilihat dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM).

Sandwich composite materials consisting of epoxy and lamina E-glass as the facing layer dan polyurethane foam as the core layer. The materials were manufactured using a Vacuum Assisted Resing Infussion (VARI) method, the products were classified into four types of panels, panel I, II, III, and IV. Tensile and flextural tests applied to the materials to measure the mechanical strengths and to characterize whether is applicable for WiSE-8 application. The mechanical properties were obtained from panel III which consisted of four layers and a fibre direction of 0o, 90o,+45o, -45o. The tensile and flextural strengths were 28,18 MPa and 5,75 Mpa respectively. Scanning Electron Microscope (SEM) observation of the mechanical tested sampler showed that the failure of the materials started from the core and propagated to the facing layer."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2011
S1161
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library