Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Budi Haryanto
"

Tanda tangan elektronik diharapkan dapat mempercepat transaksi elektronik di lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah, tetapi penerapannya lambat. Sejak tanda tangan elektronik yang disetujui pemerintah pada 2008 hingga sekarang, jumlah organisasi yang memanfaatkan tanda tangan elektronik masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah organisasi yang memiliki layanan online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan pegawai di organisasi untuk tetap melanjutkan atau tertarik untuk memanfatkan tanda tangan elektronik. Tanda tangan elektronik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tanda tangan elektronik bersertifikasi atau tanda tangan digital. Survei dilakukan kepada pengguna dan calon pengguna di lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja yang terintegrasi Technology Acceptance Model (TAM) dan Technology-Organization-Environment (TOE) dalam disiplin ilmu sistem informasi. Berdasarkan 192 tanggapan, kerangka penelitian divalidasi. Ada tujuh faktor pendorong yang berhasil diidentifikasi. Tujuh faktor pendorong tersebut adalah perlindungan keamanan, kebutuhan internal, pelatihan dan edukasi, kebijakan pemerintah, penyedia layanan/vendor, kemudahan penggunaan yang dirasakan, dan manfaat yang dirasakan. Hasil penelitian ini memperluas penelitian tentang model penerimaan teknologi, khususnya model integrasi TAM-TOE, dan memperluas penelitian tentang adopsi tanda tangan elektronik. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah, vendor tanda tangan elektronik, dan organisasi untuk meningkatkan pemanfaatan tanda tangan elektronik.


Electronic signatures are expected to speed up the electronic transactions in government agencies and non-governmental organizations, but its adoption is slow. Since the government-approved electronic signature in 2008 until now, the number of organizations that utilize electronic signatures is still very small compared to the number of organizations that have online services. The purpose of this study is to identify the factors that determine employees in the organization to continue or are interested in utilizing electronic signatures. The electronic signature referred to in this study is certified electronic signature or digital signature. The survey was conducted on users and prospective users in government agencies and non-government organizations. The research uses an integrated framework  Technology Acceptance Model (TAM) and Technology-Organization-Environment (TOE) in information systems discipline. Based on 192 responses, the research framework is validated. There are seven driving factors that successfully identified. The seven driving factors are security protection, internal need, training and education, government policy, vendor support, perceived ease of use, and perceived usefulness. The results of this study broaden research on technology acceptance models, specifically the TAM-TOE integration model, and expand research on the adoption of electronic signatures. The findings of this study can be input for the government, electronic signature vendors, and organizations to increase the utilization of electronic signatures.

"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia , 2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Umda Nafia Yasin
"ABSTRAK
Tujuan dari survei literatur ini adalah untuk meninjau penelitian yang sebelumnya telah dilakukan terkait faktor adopsi bank syariah secara umum selama tahun 2007 sampai dengan 2016 dan untuk mengetahui faktor apa saja yang signifikan memengaruhi adopsi konsumen terhadap bank syariah. 40 artikel jurnal dari pangkalan data yang dilanggan Universitas Indonesia maupun yang tersedia secara bebas di Google Scholar dipilih untuk ditinjau dan dikelompokkan berdasarkan teori difusi inovasi milik Rogers 1983 , aspek demografik konsumen dan faktor lainnya seperti aspek syariah maupun kompetitor bank syariah itu sendiri. Dari artikel yang terpilih, dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilakukan di negara dengan Muslim sebagai mayoritas seperti Malaysia dan Pakistan. Selain itu, religiusitas dan kesadaran konsumen, bersama dengan keunggulan bank, kredibilitas, kenyamanan, biaya dan aspek syariah bank merupakan faktor-faktor yang paling sering dibahas dan terbukti signifikan dalam memengaruhi proses adopsi konsumen terhadap bank syariah.

ABSTRACT
The purpose of this literature survey is to review the academic literatures related to consumers rsquo adoption factors of Islamic bank in general that were published within 10 years, from 2007 to 2016 and to identify factors that significantly affect the adoption. In order to do so, 40 journal articles from University of Indonesia subscribed database and Google Scholars were chosen, reviewed and classified according to Rogers rsquo Diffusion of Innovations theory, consumer rsquo s demographic and other factors such as sharia value and Islamic banks rsquo competitors. From those articles, it can be concluded that most studies used quantitative approach and conducted in Muslim majority countries such as Malaysia and Pakistan. Consumers rsquo religiosity and awareness along with Islamic banks rsquo relative advantage, credibility, convenience, cost and sharia value are most discussed and proven significant in affecting consumers rsquo adoption of Islamic banks."
[;, ]: 2017
S68912
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library