Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
Nasution, Mustafa Edwin
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1978
S16408
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Tavri D. Mahyuzir
Jakarta: Elex Media Komputindo, 1995
004.21 TAV a
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Tavri D. Mahyuzir
Jakarta: Elex Media Komputindo, 1995
004.21 TAV a
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Edi Yanto
Abstrak :
Industri Mikro dan Kecil (IMK) merupakan salah satu motor penggerak yang krusial bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Populasi industri mikro dan kecil yang merupakan kelompok ekonomi skala kecil yang menyerap banyak tenaga kerja dan memiliki pola yang tersebar mendominasi struktur industri nasional. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMK dengan pertumbuhan ekonomi daerah berupa PDRB per kapita dan PDRB sektor manufaktur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel tahun 2010-2013 dan fokus pada variabel unit IMK, tenaga kerja IMK dan output IMK. Hasil penelitian menunjukan IMK berkontribusi positif dan signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah meskipun bersifat inelastis dimana produktivitas dan daya saing IMK masih lemah.
Small and Micro Industries (SMI?s) is one of the crucial driving force for development and economic growth in Indonesia. The population of micro and small industries which is a group of small-scale economies with labor intensive group, it has spread in pattern and dominates the national industrial structure. The goal of this study is determining the relationship between the SMI?s and regional economic growth such as GDP per capita and GDP of the manufacturing sector. The research using method of panel data regression from year 2010-2013 and focus on SMI?s unit variable, labor and output. The research results showed a positive and significant SMI?s contribution in influencing the regional economic growth although inelastic relationship where productivity and competitiveness of SMI?s is still weak.
Depok: Universitas Indonesia, 2016
T44786
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Muhammad Ardian Pratama
Abstrak :
ABSTRAK
Daerah penelitian merupakan wilayah kerja PT. Pilona Tanjung Lontar yang
terletak di barat daya, sub cekungan palembang selatan. Terdapat lapangan minyak
A, B, C dan D yang beroperasi hampir 20 tahun. Keempat lapangan ini berproduksi
minyak dari Batu Pasir Formasi Muara Enim dan menjadi fokus reservoar pada
penelitian ini. Lokasi penelitian yang dinamakan Lapangan B-1, merupakan area
perluasan (?step out?) dari lapangan B. Hasil interpretasi seismik menyatakan
bahwa Lapangan B-1 merupakan sayap antiklin dari struktur lapangan B sehingga
kecil kemungkinan akumulasi hidrokarbon pada daerah rendahan dan tiada aktivitas
lanjut untuk pengembangan. Akan tetapi pada daerah sayap antiklin berpeluang
terdapatnya akumulasi hidrokarbon berupa perangkap stratigrafi yang disebabkan
perubahan fasies secara bertahap ke arah vertikal yang ditunjukkan oleh indikasi
isolated strong amplitude dibeberapa penampang seismik. Kombinasi analisis data
sumur, analisis inversi seismik dan analisis AVO ini dilakukan agar dapat
mengevaluasi indikasi perangkap stratigrafi dan memetakan prospek hidrokarbon
pada area ini. Berdasarkan hasil inversi bandlimited, Lapangan B-1 terdapat
anomali lokal yang memiliki nilai impedansi akustik dan densitas yang relatif lebih
besar daripada daerah disekitarnya yang juga berkorelasi dengan hasil analisis AVO
yang dicurigai sebagai akumulasi hidrokarbon pada perangkap stratigrafi. Hasil
analisis atribut AVO intercept*gradient didapati anomali nya berupa kelas 2p yang
berarti batu pasir tersaturasi dengan minyak.
ABSTRACT
The research area is the working area of PT. Pilona Tanjung Lontar is located in the
southwest, sub basin palembang south. There are oil fields A, B, C and D which
operates nearly 20 years. The fourth field is producing oil from Muara Enim
Formation Sandstone and the focus of the reservoir in this study. Location of the
study, called Fields B-1, an expansion area ( "step out") from the field B. The results
of the seismic interpretation states that Fields B-1 is a wing of the anticline structure
of the field and making it less likely the accumulation of hydrocarbons in the lower
area and no further activity for development. On the other side, the presence of
hydrocarbon accumulation at wing area anticline in the form of stratigraphic traps
caused gradual facies changes in the vertical direction indicated by the indication
of some isolated strong seismic amplitude. The combination of well data analysis,
analysis of seismic inversion and AVO analysis is performed in order to evaluate
the indication of stratigraphic traps and map hydrocarbon prospects in this area.
Based on the results bandlimited inversion, Field B-1 there is a local anomaly that
has an acoustic impedance value and relative density larger than the area around it
is also correlated with the results of AVO analysis of suspected hydrocarbon
accumulation in stratigraphic traps. The results of the AVO attribute analysis
intercept * gradient anomalies found his form of class 2p means sandstone saturated
with oil.
2016
T46262
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Augustinus Arif Sartono
Abstrak :
Lapisan Stellite 6 dibuat dengan berbagai laju bubuk yang masuk dalam plasma pada proses pelapisan dengan teknik Plasma of Transferred Arc-Welding (PTAW). Sampel kemudian diperiksa dengan EDX, SEM dan XRD. Dari analisa data XRD serta pengukuran kekerasan, diperoleh bahwa kekerasan maksimum terjadi pada laju bubuk 1,6 Lb/jam atau ( 0,73 kg/jam) dan menurun terhadap laju bubuk.
......Stellite 6 film was made by Plasma of Transferred Arc-Welding ( PTAW ), its powder deposition rate was varied. The specimen was then examined by EDX, SEM and XRD. The XRD analysis and hardness measurement show that the optimum hardness happened at powder flow rate 1,6 Lb/hr ( 0,73 kg/hr ) and it's decrease as function of powder rate deposition.
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2008
T21375
UI - Tesis Open Universitas Indonesia Library
Veto Tyas Indrio
Abstrak :
Tulisan dalam skripsi ini mencoba melihat dampak pendalaman sektor keuangan terhadap pertumbuhan pendapatan perkapita pada provinsi - provinsi di Indonesia. Periode penelitian dibagi menjadi dua yaitu 1988-1997 dan 2004-2011 berdasarkan pada perbedaan jumlah provinsi di kedua periode tersebut. Dengan estimasi data panel ditemukan korelasi positif dari pendalaman sektor keuangan terhadap pertumbuhan pendapatan perkapita di Indonesia baik pada periode 1988-1997 dan 2004-2011, kesimpulan yang didapat mendukung adanya keterlibatan sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Pertumbuhan pendapatapan perkapita akan datang seiring dengan pendalaman pada jumlah tabungan masyarakat dan kredit modal aktif.
......This paper examines the effect of financial deepening and income percapita growth with Indonesia provinces as the main object. Based on the difference number of provinces, there are two period of time on this paper 1988-1997 and 2004-2011. Empirical results show that financial deepening can affect income percapita growth on both period and support the existence of relation between financial deepening and growth. The growth of income percapita appears to be favoured more by development on saving and credit
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55102
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library