Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
Febriana
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2002
S6308
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
S4870
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Riris Monica Nadya
"Tesis ini membahas aktivitas arisan yang merupakan salah satu lembaga keuangan informal yang masih terus berjalan hingga saat ini. Penelitian ini lebih berfokus kepada lembaga keuangan informal yaitu arisan yang hingga saat ini dilakukan oleh suku Batak khususnya di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan studi empiris yang menggunakan metode campuran dengan desain deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan potensi arisan Batak. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa arisan Batak lebih menekankan pada fungsi sosial, secara ekonomi tidak efisien, dan tidak berpotensi untuk menjadi lembaga keuangan formal. Variabel dummy seperti usia, jenis kelamin, pendidikan dan pendapatan juga berpengaruh terhadap frekuensi keikutesertaan arisan Batak di DKI Jakarta.
Thesis is discussing about arisan activity which is one of the Informal Monetary Institute that still existing until now. This research is more focusing on Informal Monetary Institute which is arisan that has been doing by Batak especially in DKI Jakarta area. This research is an empirical study that using mixed methods with descriptive design with the purpose to describing the characteristic and potency of Arisan Batak. The data collection is by spreading questionnaire and deeper interview. This research shows that Arisan Batak is focusing on social function, economically inefficient, and do not have potential to become Formal Monetary Institute. Variable sample of Age, Gender, Education and Income are also influencing the frequency of joining Arisan Batak in DKI Jakarta."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Khadijah
"
ABSTRACTPenelitian ini membahas mengenai persepsi anggota arisan mengenai manfaat dari arisan. Dalam hal ini penelitian memfokuskan pembahasan mengenai apakah persepsi anggota arisan mengenai manfaat keuangan dari arisan dapat mempengaruhi keputusan mereka mengikuti kegiatan arisan. Apakah persepsi mengenai manfaat sosial juag dapat mempengaruhi huubungan diantara keduanya. Peneliti menemukan bahwasanya terdapat pengaruh yang positif antara persepsi anggota mengenai manfaat keuangan dari arisan terhadap keputusan mengikuti arisan. Namun, sebaliknya persepsi manfaat sosial tidak mempengaruhi keputusan anggota mengikuti arisan. Persepsi manfaat sosial memiliki potensi menjadi penguat/pelemah hubungan antara persepsi manfaat keuangan dan keputusan mengikuti arisan dilihat dari hasil pengujian yang dilakukan.
ABSTRACTThis study discusses the perception of arisan members regarding the benefits of arisan. In this case the research focuses on the discussion of whether the perception of arisan members regarding the financial benefits of arisan can influence their decision to participate in arisan activities. Whether perceptions of social benefits can also influence the relationship between the two. The researcher found that there was a positive influence between members perceptions of the financial benefits of social arisan on members decisions to join arisan. However, on the contrary the perception of social benefits does not affect the decision of members to join arisan. The perception of social benefits has the potential to be a reinforcer/weakener of the relationship between the perception of financial benefits and the decision to join arisan viewed from the results of the tests conducted."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Catherine Sukutania
"Dalam arisan, terdapat hubungan perikatan antara anggota arisan dengan ketua atau pemilik arisan terkait. Adapun umumnya, arisan dilaksanakan hanya dengan adanya kesepakatan secara lisan antara anggota dan ketua. Kegiatan arisan online tidak luput dari berbagai masalah seperti lalainya para pihak dalam melaksanakan kewajibannya. Skripsi ini akan secara spesifik membahas perkara pada putusan Nomor 1/Pdt.G. S/2021/PN Trt mengenai arisan online. Pemilik arisan dalam putusan merupakan seseorang yang belum cakap untuk melakukan hubungan hukum perikatan. Terlebih, pemilik arisan memberikan pernyataan yang tidak benar mengenai arisannya kepada anggota-anggota arisannya. Kedua hal tersebut tentu saja mempengaruhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata dan Pasal 46 ayat (2) PP PSTE. Atas kelalaian pemilik arisan yang tidak membayarkan uang arisan anggotanya, anggota arisan akhirnya mengajukan gugatan kepada pemilik arisan. Atas gugatan tersebut, hakim atas dasar keadilan dan kepatutan memutus bahwa anggota arisan akan mendapatkan ganti rugi sebesar uang arisan yang disetorkannya kepada pemilik arisan. Di lain sisi, bunga konventional dalam perjanjian tersebut tidak dipenuhi oleh Hakim karena tidak berdasar oleh hukum. Hal tersebut tidaklah benar adanya karena sebenarnya telah diatur dalam Pasal 1246 KUHPerdata. Di lain sisi, keputusan Hakim dibuat berdasarkan wewenangnya sebagaimana diatur dalam UU Kekuasaan Kehakiman. Skripsi ini akan membahas keabsahan perjanjian arisan online, pengajuan gugatan wanprestasi, dan konsep ganti rugi dalam putusan tersebut.
In arisan, there is an engagement relationship between members of the arisan and the chairman or owner of the arisan. In general, arisan is carried out only with an oral agreement between the members and the chairman. Online arisan activities are not free from various problems such as the negligence of the parties in carrying out their obligations. This thesis will specifically discuss the case in decision Number 1/Pdt.G. S/2021/PN Trt regarding online social gathering. The owner of the arisan in the decision is someone who is not yet competent to enter into a legal relationship. Moreover, the owner of the arisan gave incorrect statements regarding his arisan to his arisan members. Both of these affect the legal terms of the agreement as stipulated in Article 1320 of the Civil Code and Article 46 paragraph (2) PP PSTE. Due to the negligence of the arisan owner who did not pay the arisan members' money, the arisan member finally filed a lawsuit against the arisan owner. Based on the lawsuit, the judge on the basis of fairness and propriety decided that the members of the arisan would receive compensation in the amount of the arisan money that they deposited with the arisan owner. On the other hand, conventional interest in the agreement is not fulfilled by the Judge because it is not based on law. This is not true because in fact it has been regulated in Article 1246 of the Civil Code. On the other hand, judge decisions are made based on their authority as stipulated in the Judicial Powers Law. This thesis will discuss the validity of the online arisan agreement, filing a default lawsuit, and the concept of compensation in the decision"
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Kartika Putri Larasati
"Tingkat konsumsi rokok dan jumlah perokok di Indonesia sangat tinggi. Padahal, dampak negatif merokok terhadap kesehatan sudah diketahui oleh masyarakat umum. Biaya langsung dan tidak langsung akibat merokok juga bernilai signifikan terhadap individu dan masyarakat, bahkan secara global. Hal ini meningkatkan urgensi pengendalian tembakau yang juga relevan dengan 6 dari 17 target SDGs. Menggunakan variabel partisipasi kegiatan/program sosial dan partisipasi dalam arisan sebagai determinan modal sosial, studi ini meneliti bagaimana pengaruh modal sosial terhadap perilaku merokok individu usia produktif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Indonesian Family Life Survey (IFLS) tahun 2014, menggunakan metode Logistic Regression. Hasilnya, diketahui bahwa partisipasi dalam arisan memiliki pengaruh yang signifikan dan negatif, sedangkan partisipasi kegiatan/program sosial tidak memiliki pengaruh signifikan.
The level of cigarette consumption and the number of smokers in Indonesia are very high. In fact, the negative impact of smoking on health is well known to the general public. The direct and indirect costs of smoking are also of significant value to individuals and society, even globally. This increases the urgency of tobacco control which is also relevant to 6 of the 17 SDGs targets. Using the variables of participation in social activities/programs and participation in arisan as determinants of social capital, this study examines how social capital influences the smoking behavior of individuals of productive age. The data used in this study is the 2014 Indonesian Family Life Survey (IFLS), using the Logistic Regression method. As a result, it is known that participation in arisan has a significant and negative effect, while participation in social activities/programs does not have a significant effect."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Yudhistiro Nugroho
"Skripsi ini merupakan kajian budaya arisan yang diteliti melalui aspek filsafat. Dengan membahas neo-pragmatisme lewat proses pengolahan informasi yang terdapat dalam komunikasi intrapersonal, maka terbentuklah konsep keuntungan yang merupakan imbas dari kepentingan subjektif manusia. Munculnya budaya arisan menjadi konsekuensi yang cukup logis atas dasar pengetahuan manusia yang berbeda satu sama lain. Meskipun demikian, perbedaan itulah yang justru membuat kegiatan arisan penting untuk disepakati dan kemudian dapat memenuhi berbagai kepentingan subjektif. Pada budaya arisan, ditemukan beberapa faktor yang menjelaskan alasan kegiatan ini tetap berlangsung hingga sekarang. Tujuan skripsi ini adalah menjelaskan bahwa budaya arisan merupakan kegiatan yang dilakukan masyarakat demi pemenuhan kepentingan subjektif.
This thesis is a study which examined social gathering culture through the philosophical aspects. By discussing the neo-pragmatism through the processing of the information contained in the intrapersonal communication, the concept of profit, which is the impact of subjective human interests, is formed. The emergence of arisan culture become a quite logical consequence on the basis of human knowledge that are different from each other. However, it is the differences that make arisan an important social gathering event that needs to be agreed, to meet the varied subjective interests. In the culture of arisan there are a number of factors which explain why this activity is still ongoing until now. The purpose of this thesis is to explain that the arisan culture is a social interaction that is done to fulfill subjective interest."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S43550
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library