Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Brimanti Jaya
"Skripsi ini membahas tentang pelaksanaan operasi penyamaran polisi terhadap pengungkapan kasus peredaran narkotika. Penelitian ini merupakan studi kasus dari penanganan peredaran narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara mendalam semi struktur kepada anggota polisi di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Selain itu, dilakukan observasi langsung terhadap ruang lingkup di Ditresnarkoba dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kelemahan dalam operasi penyamaran polisi dalam mengungkap kasus peredaran narkotika yang telah dilaksanakan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dengan memanfaatkan data hasil wawancara serta data kasus di Ditresnarkoba, penelitian ini menunjukkan bahwa operasi penyamaran dalam proses penyelidikan kasus kejahatan narkotika direpresentasikan melalui rapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa operasi penyamaran merupakan pengaplikasian dari intelligence policing dan perilaku anggota penyamaran dapat dipengaruhi oleh budaya polisi yang ada di Ditresnarkoba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelemahan dan hambatan dalam operasi penyamaran yang berasal dari keterbatasan sumber daya manusia pada keahlian penyamaran. Hasil penelitian ini menekankan pada rekomendasi untuk meningkatkan kinerja anggota polisi dengan mengadakan pelatihan khusus operasi penyamaran.

This thesis discusses the implementation of police undercover operations against the disclosure of narcotics trafficking cases, with a case study of the handling of narcotics trafficking by the Narcotics Directorate of Polda Metro Jaya. This study uses a qualitative approach through semi-structured in-depth interviews with police officers at the Narcotics Directorate of Polda Metro Jaya. Using direct observations within the scope of the Narcotics Directorate and secondary data collection, the results indicate that there are weaknesses in police undercover operations in uncovering narcotics trafficking cases carried out by the Narcotics Directorate Polda Metro Jaya. By utilizing interview data and case data at the Narcotics Directorate, this study shows that there are meetings to discuss undercover operations investigating narcotics crime cases. This study indicates that undercover operations are the application of intelligence policing, and the police culture can influence the behavior of undercover members in the Narcotics Directorate. The study results indicate that there are weaknesses and obstacles in undercover operations that stem from limited human resources in undercover skills. The results of this study emphasize recommendations to improve the performance of police officers by conducting special training in undercover operations."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elliora Khassyah Adlkireina
"Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan fenomena kompleks yang tidak hanya melibatkan kekerasan, tetapi juga berbagai aspek lainnya yang menjadi akar penyebab, seperti konstruksi gender, patriarki, dan maskulinitas. Pihak yang menjadi korban tidak hanya perempuan, tetapi juga anak, terlepas ia mengalami kekerasan atau tidak. Karena itu, upaya penanganan kasus KDRT oleh petugas polisi harus memenuhi segala unsur yang dapat menyesuaikan kondisi kerentanan korban. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan petugas polisi dalam menangani kasus KDRT yang dapat menjadi tantangan untuk mencapai aspek kesejahteraan korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara semi-terstruktur. Subjek penelitian adalah petugas polisi yang ditentukan dari tiga lokasi penelitian yang berbeda, yakni Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan, Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa, dan Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Setiabudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman petugas polisi mengenai KDRT dan viktimisasi korban, baik perempuan maupun anak, tidak cukup memadai sehingga berdampak pemaknaan petugas serta upaya penanganan yang dilakukan. Petugas polisi cenderung tidak melibatkan anak dalam upaya penanganan sehingga hak partisipasi anak menjadi tidak tercapai. Pemahaman serta perilaku dalam upaya penanganan dapat dipengaruhi oleh budaya polisi yang berkembang dalam lingkungan kepolisian, baik secara nasional, okupasional, dan organisasional. Selain itu, petugas polisi tidak dibekali materi atau pelatihan yang berkaitan dengan isu KDRT, khususnya mengenai kerentanan yang dimiliki korban perempuan dan anak. Akibatnya, tidak hanya kemampuan empati petugas melemah, petugas polisi juga dihadapi tekanan akan produktivitas yang membuat mereka cenderung menangani kasus dengan sekadar berfokus pada unsur-unsur administrasi.

Domestic violence is a complex issue that involves not only acts of violence, but also deeper root causes, such as gender construction, patriarchy, and masculinity. The victims are not limited to women, but children are also affected, whether they experience violence or not. Therefore, police handling of domestic violence cases must take into account various factors related to the victims' vulnerability. This study aims to identify the challenges faced by police officers in handling domestic violence cases, especially those that hinder efforts to ensure the well-being of victims. This research used a qualitative approach through semi-structured interview techniques. The research subjects involved police officers from three locations: the Women and Children Protection Unit of the South Jakarta Metro Police, and the Criminal Investigation Units of both the Jagakarsa and Setiabudi Metro Police. The results shows that police officers have a limited understanding of domestic violence and its impact on women and children, which affects their interpretation and handling of cases. This lack of understanding affects the way cases are handled. Police officers tend not to involve children in handling efforts,  which results in the neglect of their right to participate. Understanding and behavior in handling efforts can be influenced by the police culture that develops in the police environment, both nationally, occupationally, and organizationally. Furthermore, police officers are not provided with materials or training related to domestic violence issues, especially regarding the vulnerabilities of women and child victims. As a result, not only are officers' empathy skills weakened, police officers are also under pressure to meet productivity targets, which leads them tend to handle cases by focusing solely on administrative elements. "
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alfa Nurul Atika
"Tulisan ini membahas mengenai penerapan diskresi polisi dalam proses penyelidikan kasus tindak pidana narkotika dan pencucian uang dari hasil kejahatan narkotika yang dilakukan di lingkup Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dengan memanfaatkan data hasil wawancara serta data kasus di Ditresnarkoba, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan diskresi dalam proses penyelidikan kasus kejahatan narkotika dan pencucian uang direpresentasikan melalui penyaringan perkara. Diskresi yang dilakukan pada proses penyelidikan kejahatan narkotika dan pencucian uang merujuk pada situasi penerapan diskresi oleh pandangan Wilson. Penerapan diskresi dilakukan dengan mempertimbangkan adanya faktor internal direktorat yang terkait dengan nilai organisasi di lingkup Ditresnarkoba. Identifikasi lima pendekatan normative order meliputi aturan hukum; kontrol birokrasi; pengalaman; kemampuan; dan moralitas memberikan penjelasan bahwa nilai dan budaya organisasi di Ditresnarkoba dapat menjadi pengaruh perilaku polisi terkait penerapan diskresi."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library