Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 22 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agus Halim
"Dewasa ini, proses kalibrasi robot semakin dibutuhkan, terutama proses kalibrasi yang cepat, akurat dan ekonomis, dimana kalibrasi robot dilaksanakan untuk mengembalikan kondisi yang diinginkan untuk digunakan dalam pengembangan pemrograman rangkaian Flexible Manufacturing System (FMS) secara tak langsung (Offline Programming System) pada robot yang berfungsi sebagai pemindah benda kerja dan atau ke dalam pencekam mesin secara pick and place. Permasalahanya adalah bagaimana mendapatkan metode yang cocok dan peralatan bantu yang berfungsi dalam mengumpulkan data akurasi dan mampu ulang robot secara titik ke titik, yang selanjutnya akan digunakan dalam proses kalibrasi selanjutnya.
Pada penelitian ini akan dibahas tentang rancangan metode pengukuran menggunakan prinsip alam berupa pantulan sinar laser, pada prinsipnya sinar laser berdaya rendah (0.5 mW) ini akan dipantulkan oleh reflektor yang terpasang pada robot, pantulan sinar tersebut akan terproyeksi pada layar dan ditangkap oleh kamera digital. Data citra (image) dengan format file Joint Photografic Expert Group (JPG) yang kemudian diolah menggunakan piranti Iunak untuk mendapatkan niiai penyimpangan posisi yang terjadi pada robot.
Nilai penyimpangan terhadap akurasi dan mampu ulang robot berkisar antara 1° sehingga metode ini dapat di pakai untuk melakukan kalibrasi titik ke titik (point to point). Dari hasil analisa, nilai akurasi robot didapatkan sebesar 0.012 ° 8.523 %, nilai mampu ulang sebesar 0.010° 8.523 % terhadap sumbu putar x yang sejajar dengan permukaan bumi dan 0.009? 7.618 %, O.1B7° 7.618 pada sumbu putar z yang tegak lurus permukaan bumi, dan ketidakpastian komulatif yang terjadi pada keseluruhan proses adalah sebesar 7.875 % untuk sinar laser 1 (vertikal) dan 9.263 % pada pengukuran sinar2 (horisontal).
Proses kalibrasi menggunakan metode laser daya rendah dan pengolahan citra ini merupakan perintis dalam bidang kalibrasi robot di lingkungan Universitas Indonesia.

Nowadays, robotics calibration process is more needed, especially which is fast, accurate and relatively cheap process, robot calibration is to make a robot back to expected condition , in which is used in developing Offine Programming System (OLP) to program the Flexible Manufacturing System (FMS) Cell where sequential robot movement is being use to pick and place work piece in or out the machine. The problem is how to have a method and device to collect data accuracy and repeatability point to point from the robot. Which is going to be used for the next calibration process.
This research will discuss about the measurement design in calibration processing using natural phenomenon approach, as reflected laser beam. Principally, low power (0.5 mW) laser beam is being reflected through the reflector that stick on the robot, then the beam will return to projector screen and being caught by the digital camera. Date file image with JPG Format will be processed using software to get miss positioning data happened to that robot.
Accuracy and repeatability deviation value from the robot achieve below 1° so the method will be able to used in point to point calibration. From the analytic result, robot miss accuracy rotation through perpendicular rotating axis of the world surface is about 0.0?l2° 8.523 % for accuracy, O. 009° 7.618 % for repeatability, o.o1o° 8.523 %, 0.187° 7.618 % and through perpendicular of screen surface , and cumulative uncertainty device and process is about 7.875% in vertical and 9.263% in horizontal measurement.
Calibration processing using low power beam and image processing become the pioneer in robot calibration field at University of Indonesia."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T2783
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Deni Syafril
"Sensor RH perlu dikalibrasi terlebih dahulu untuk memperoleh tingkat akurasi yang bagus. Mengkalibrasi instrumen kelembaban relatif secara akurat dan efisien tidak mudah, untuk itu dibuatlah sebuah instrumen berbasis PC yang diharapkan bisa melakukan pengukuran impedansi atau kalibrasi dengan lebih efektif. Instrumen ini dibangun dengan sebuah DAQ eksternal, sensor RH SHT11, heater, signal generator, dan signal conditioning. Proses kalibrasi dilakukan di dalam sebuah chamber yang tertutup rapat. Modul sensor RH yang akan dikalibrasi dan sensor RH SHT11 diletakkan di dalam chamber, di dalamnya dimasukkan larutan garam jenuh NaCl sebagai RH referensi. Chamber kemudian di masukkan ke dalam sebuah wadah tanpa tutup yang berisi air. Air berfungsi sebagai media untuk menaikkan temperatur di dalam chamber pada nilai tertentu dengan cara menghidupkan atau mematikan heater secara otomatis melalui relay yang dikontrol dengan program visual basic pada PC. Signal generator dikontrol melalui program pada PC untuk memberikan nilai tegangan dan frekuensi tertentu sebagi input bagi modul sensor RH. Data-data hasil pengukuran yang berupa nilai temperatur, %RH, dan nilai impedansi ditampilkan pada monitor PC dan langsung tersimpan ke dalam database. Setelah dilakukan pengujian pada instrumen ini, akhirnya berhasil didapatkan data hasil pengukuran berupa nilai temperatur, RH, impedansi (Z), dan tegangan. Data-data yang diperoleh tersebut menunjukkan pengaruh perubahan RH terhadap impedansi, yaitu berbanding terbalik. Ketika RH turun, nilai impedansi dari modul sensor RH ini naik. Pada frekuensi triger 1 KHz, kenaikan impedansi lebih terlihat dibandingkan dengan frekuensi yang lebih tinggi, yaitu 10 KHz. Instrumen ini diharapkan dapat digunakan untuk melakukan pengkalibrasian dan pengukuran impedansi modul sensor RH dengan lebih mudah dan efektif."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S29125
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cacuci, Dan Gabriel
"This book addresses the experimental calibration of best-estimate numerical simulation models. The results of measurements and computations are never exact. Therefore, knowing only the nominal values of experimentally measured or computed quantities is insufficient for applications, particularly since the respective experimental and computed nominal values seldom coincide. In the authors view, the objective of predictive modeling is to extract best estimate values for model parameters and predicted results, together with best estimate uncertainties for these parameters and results. To achieve this goal, predictive modeling combines imprecisely known experimental and computational data, which calls for reasoning on the basis of incomplete, error-rich, and occasionally discrepant information."
Berlin: Springer Nature, 2019
e20507008
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Gunarto
"Semua image yang diambil dengan menggunakan kamera mengalami distorsi. Distorsi tersebut dapat disebabkan oleh lensa, pembuatan yang kurang sempurna, posisi dari sensor kamera bahkan oleh suhu maupun getaran [1]. Oleh karena itu untuk mendapatkan informasi image yang diperoleh dari scene seperti bentuk dari objek, jarak antara mereka, dan lainnya, kamera harus dikalibrasi.
Pada skripsi ini dilakukan simulasi dan analisa unjuk kerja dari camera calibration dengan menggunakan model extended Direct Linear Trarsformation. Dengan menggunakan model ini akan didapatkan parameter-parameter dari kamera sehingga memungkinkan didapatkan informasi image yang diperoleh dari scene.
Dalam simulasi, digunakan masing-masing 20 image checkerboard yang diperoleh dengan menggunakan kamera yang bergerak serta kamera yang diam. Selain mendapatkan nilai parameter-parameter dari kamera juga dilakukan perbandingkan nilai paramerer yang didapat dan pengujian kestabilan model yang digunakan.
Dari hasil simulasi dan analisa didapatkan bahwa nilai focal length pada camera calibration dengan menggunakan kamera bergerak memiliki standar deviasi terhadap nilai rata-rata focal length yang lebih kecil jika dibandingkan dengan camera calibrafion dengan menggunakan kamera yang diam, dengan nilai standar deviasi terkecil adalah 1,353 pada fel = 2257,416 pixel, dan fc2 = 1,680 pada fc2 = 2210,693 pixel. Nilai kesalahan pixel sumbu-x terbesar berada pada pembacaan 16 image bernilai 5.828 pixel dan pada sumbu-y berada pada pembacaan 19 image bernilai 4,482 pixel. Keduanya terdapat pada proses camera calibration dengan menggunakan kamera diam. Sedangkan untuk kestabilan model, camera calibration dengan menggunakan kamera diam mempunyai nilai kestabilan paramefer yang lebih baik dibandingkan dengan kamera bergerak. Nilai standar deviasi setiap parameter kamera diam yang lebih baik dari kamera bergerak adalah fc1, fc2, vo dengan nilai masing-masing adalah 153.300, 148.597, 158,646."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S39296
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anis Zukri
"Persaingan di antara industri jasa pelayanan kalibrasi saat ini semakin meningkat. Hal ini salah satu disebabkan adanya kebijakan pemerintah di bidang penerapan Sistem Standarisasi dan Pengawasan SNI, sehingga memberikan peluang kepada pihak lain di luar instansi pemerintah untuk lebih terlibat dalam penerapan Sistem Standarisasi tersebut. Pihak lain di luar instansi pemerintah misalnya Perusahaan-perusahaan milik pemerintah (BUMN) ataupun perusahaan swasta murni baik perusahaan dalam negeri ataupun luar negeri. Persaingan antar perusahaan-¬perusahaan tersebut ikut memperebutkan pasar yang sudah ada, sehingga produsen/pemberi jasa kalibrasi akan bersaing baik dalam harga maupun kualitas yang harus di berikan kepada pelanggan.
Di samping itu, makin meningkatnya pengetahuan dan tuntutan pembeli menyebabkan posisi pertawaran pembeli menjadi lebih kuat dibanding produsen. Hal ini menuntut produsen untuk terus berusaha mencari cara agar pembeli tetap masih bisa dipengaruhi. Salah satu cara untuk mempengaruhi pembeli dapat dilakukan dengan menerapkan strategi mute, yaitu membuat mutu produkljasa yang sesuai dengan harapan pembeli atau bahkan melebihi harapan pembeli, sehingga pembeli menjadi loyal dan tidak berpaling ke produsen lain.
Untuk dapat menghasilkan mutu produk/jasa yang memiliki daya saing, diperlukan suatu sistem untuk memenangkan persaingan. Perusahaan dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik dan kepuasan kepada pembeli/pelanggan. Salah satu cara Balai Kalibrasi Dit. PPMB dalam memberikan pelayanan yang baik adalah dengan Sistem Manajemen Mutu yang saat ini banyak diadopsi adalah ISO 17025. Hal ini yang mendorong penulis untuk mengadakan penelitian mengetahui kualitas jasa pelayanan kalibrasi Balai Kalibrasi Dit. PPMB yang mengacu pada model SERVQUL-nya Zeithaml, Parasuraman dan Berry meliputi dimensi : reliability, assurance, tangible, emphaty serta responsiveness.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan kalibrasi terhadap keunggulan daya saing. Penelitian dilakukan di Balai Kalibrasi Dit. PPMB Departemen Perdagangan Jakarta. Penelitan dilakukan dengan cara metode survey lapangan. Survey lapangan dilakukan untuk mengetahui persepsi pelanggan, yaitu dengan memberikan pertanyaan terstruktur (kuesioner) yang berkaitan dengan penilaian responden atas diterapkannya sistem pelayanan kalibrasi oleh Balai Kalibrasi Dit. PPMB yang berhubungan dengan penilaian terhadap kualitas pelayanan kalibrasi dan keunggulan daya saing.
Untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara kualitas pelayanan kalibrasi, keunggulan daya saing, dilakukan penelitian yang bersifat ekplanatif yaitu dengan menguji sainpai seberapa jauh pengaruh hubungan di antara variabel variabel tersebut. Pengujian pengaruh variabel kualitas pelayanan kalibrasi terhadap keunggulan daya saing digunakan analisis korelasi yang langsung diolah dengan Program Statistical Package for Social Science (SPSS 12.0) yang sudah terintegrasi pada komputer sehingga diperoleh koefisien korelasi dan pengujian signifikansi statistik.
Dari hasil pengolahan data secara statistik melalui proses komputasi mengenai pengaruh kualitas pelayanan kalibrasi terhadap keunggulan daya saing menghasilkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,920 menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan kalibrasi dengan keunggulan daya saing. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kalibrasi berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap keunggulan daya saing.

The competition among calibration service industries currently has increased. One of the reasons why it happens is the existence of the government policy in the implementation of SNI (Industrial National Standard) Standardization and Control System which makes it possible for other parties outside the government institutions to be more involved in the Standardization. System implementation. The examples of other parties outside the government institutions are state-owned companies (BUMN) or private companies, both domestic and international companies. The competition among companies has resulted in the struggle to penetrate the existing market; as a result, the producer/provider of calibration service will compete both in price and in quality which they offer to the customers.
In addition, the increasing buyer's knowledge and demand has caused their bargaining position to become stronger than the producer's. Consequently the producers have to do their best to find a way in order that the buyer can still be influenced. One way to influence buyer can be conducted by applying the quality strategy, that is to make the quality of the product/service match with or even exceeds the buyer's expectation; as a result the buyer becomes loyal and not switch to other producers.
To be able to produce competitive product/service quality, a system is required to win the competition. Companies are required to give good service quality and satisfaction to customers. One way that the Calibration Center - Directorate of Commodity Quality Supervision and Control can give good service is with Quality Management System, such as ISO 17025, which is currently adopted by many companies. It is for this reason that the writer conducts a research to discover the service quality of the Calibration Center - Directorate of Commodity Quality Supervision and Control, with reference to SERVQUL model of Zeithaml, Parasuraman and Berry, which covers the dimensions of reliability, assurance, tangible, empathy and responsiveness.
The objective of this research is to explain the effects of the quality of calibration service on the competitive advantage. The research is conducted at the Calibration Center - Directorate of Commodity Quality Supervision and Control, the Ministry of Trade, Jakarta. The research is conducted by means of field survey method. The field survey is conducted to find out the customer's perception, by giving structured questions (questionnaire) related to the respondent's evaluation on the implementation of the calibration service system by the Calibration Center - Directorate of Commodity Quality Supervision and Control, which is connected with the evaluation on the quality of calibration service and the competitive advantage.
To find out about the cause and effect relation between the quality of calibration service and the competitive advantage, a research is conducted which is explanative in larure. i.e. by testing the extent of the effect of the correlation between the variables. The testing of the effect of the variable of calibration service quality on the competitive advantage is conducted by means of the direct correlation analysis which is processed with the Program of Statistical Package for Social Science (SPSS 12.0) integrated with the computer so that the correlation coefficient is obtained and the statistical significance testing can be conducted.
From the result of the statistical data processing through the computation process on the effect of the quality of calibration service on the competitive advantage, the correlation coefficient (R) is obtained equal to 0.920 indicating the existence of strong correlation between the quality of calibration service and the competitive advantage. It shows that the quality of calibration service has a significant effect on the competitive advantage.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
T21539
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zhang, Beiwei
"In this book, the design of two new planar patterns for camera calibration of intrinsic parameters is addressed and a line-based method for distortion correction is suggested. The dynamic calibration of structured light systems, which consist of a camera and a projector is also treated. Also, the 3D Euclidean reconstruction by using the image-to-world transformation is investigated. Lastly, linear calibration algorithms for the catadioptric camera are considered, and the homographic matrix and fundamental matrix are extensively studied. In these methods, analytic solutions are provided for the computational efficiency and redundancy in the data can be easily incorporated to improve reliability of the estimations. This volume will therefore prove valuable and practical tool for researchers and practioners working in image processing and computer vision and related subjects."
Dordrecht, Netherlands: Springer, 2012
e20397933
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
"Multivariate calibration model can be used as an alternativemethods to predict the concentration of a gingerol compound....."
IPTEKAB
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Budi Rochmanto
"ABSTRAK
Suatu instrumen ukur yaitu flowmeter yang dipakai dalam operasi kerja fluida gas yang spesifik seperti media yang bertekanan tinggi memerlukan suatu pendekatan khusus dalam melakukan kalibrasi atau pengujian. Pembahasan yang cukup penting dalam hal ini adalah prinsip dasar dari kerja alat ukur tersebut dan pemahaman mengenahi seberapa besar sifat properties suatu media kerja yang diberikan berpengaruh terhadap mekanisme flowmeter yang bersangkutan, karena berkaitan dengan validitas hasil ukur. Untuk ini penelitian dilakukan dengan pengambilan data, secara pendekatan dan aktual untuk suatu flowmeter tertentu pada kondisi yang berbeda-beda maupun secara analisa teoritis. Untuk kalibrator menggunakan perhitungan aliran dari orifice plate sebagai referensi pada proses kalibrasinya.
Dari kajian tersebut dihasilkan suatu proses perhitungan yang lebih tepat dalam menunjang kegiatan kalibrasi flowmeter gas (spesifik) dalam bentuk metode atau formula sehingga diperoleh hasil kalibrasi yang lebih representatif dalam penerapannya. Hasil yang diberikan diharapkan lebih aplikatif dan akurat untuk diterapkan dalam proses penggunaan flowmeter gas pada berbagai kondisi pemakaian atau lebih bersifat universal. Selanjutnya dilakukan perbandingan dan analisa dengan metode teoritis serta pengukuran pada media aktual untuk mengetahui tingkat kesalahan dari metode yang dibuat dalam mendapatkan kurva hasil kalibrasi.

ABSTRAK
An instrument measuring the flowmeter is used in the operation of gas fluid working as a media-specific high-pressure requires a special approach in performing the calibration or testing. The discussion is quite important in this regard is fundamental mechanism of this instrument and understanding how much the nature of the properties of a given working medium affects the working principles of the relevant flowmeter, which related to the validity of an outcome measure. For this research, conducted with data acquisition, the approach and the actual for a particular flowmeter in different conditions as well as theoretical analysis. For the calibrator using the calculation of the flow from the orifice plate as a reference in the calibration process.
From these studies, produced a more precise calculation process in supporting the activities of gas flowmeter calibration (specific) in the form of the method or formula to obtain the calibration results are more representative in its application. Results expected more applicable given and accurate to be applied in the process of using gas flowmeter at various usage conditions or more universal. Furthermore, to compare and theoretical analysis method and also measurement of the actual media to know the error rate of the method made in obtaining the calibration curve"
Universitas Indonesia, 2010
T29012
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3   >>