Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 76 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Oxford: Oxford University Press, 2007
401.43 CON
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Raya Jayawati Ratnawilis Amanah Notonegoro
"ABSTRAK
Sebagai preposisi, kata terhadap memiliki makna yang berbeda-beda sesuai dengan konteksnya dalam kalimat. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik kata terhadap dalam kalimat. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kolokasi dan makna kata terhadap dalam kalimat beserta ciri-cirinya. Data pada penelitian ini berupa 598 token terhadap yang diperoleh dari laman Korpus Universitas Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (Creswell, 2016). Analisis kolokasi kata terhadap dilakukan dengan mengolah 598 token terhadap secara statistik untuk memperoleh kolokat kata terhadap. Sementara itu, analisis makna kata terhadap dilakukan dengan menganalisis data berdasarkan teori fungsi preposisi Ramlan (1980). Berdasarkan hasil analisis kolokasi kata terhadap, dapat disimpulkan bahwa kolokat kata terhadap berada di sebelah kiri kata terhadap, sedangkan kata yang terdapat di sebelah kanan kata terhadap merupakan variasi bebas (free combination) dari kata terhadap. Kemudian, kelompok kata yang memiliki frekuensi kemunculan bersama kata terhadap = 2 tergolong ke dalam kelompok, yaitu unidentified collocate dan false collocate. Berdasarkan hasil analisis makna kata terhadap, dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga jenis makna yang dimiliki oleh preposisi terhadap dalam kalimat, yaitu pada, kepada, dan untuk. Selain itu, peneliti juga menemukan beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh tiga makna yang dimiliki oleh kata terhadap.

ABSTRACT
As a preposition, terhadap has different meanings according to its context in sentence. The problem being addressed in this study is that how are the characteristics of terhadap in sentences. Based on that problem, the purposes of this study are to explain the collocation, meaning, and characteristics of terhadap in sentences. The data used in this study are 598 tokens of terhadap taken from the University of Indonesia s corpus page. The method used in this study is mixed method research (Creswell, 2016). The collocation analysis was carried out by processing 598 tokens statistically to obtain the collocates of terhadap. Meanwhile, the meaning analysis was carried out by analyzing data based on the preposition function theory by Ramlan (1980). Based on collocation analysis, it can be concluded that the collocates of terhadap are found on the left side of terhadap, while words found on the right side of terhadap considered as free combinations of terhadap. Then, word groups that have a frequency of occurrence along with terhadap = 2 belong to the group of unidentified collocate and false collocate. Based on meaning analysis, it can be concluded that there are three types of meanings that the preposition has in sentences, pada, kepada, and untuk. In addition, the researchers also found several characteristics possessed by the three meanings of terhadap."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Hadley, Alice Omaggio
Singapore : Heinle Cengage Learning, 2001
418.007 1 HAD t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Annisa Mardhatillah
"ABSTRAK
Intensifnya respon Indonesia terhadap isu IUU fishing pada akhir tahun 2014 hingga tahun 2016 telah mengidikasikan adanya upaya sekuritisasi isu ini oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Berdasarkan teori konteks dalam sekuritisasi milik Thierry Balzacq, penelitian ini menganalisis konteks apa yang mempengaruhi sekurtisasi isu IUU fishing tersebut. Metodologi yang digunakan adalah analisis konten terhadap lsquo;penyampaian-penyampaian rsquo; tentang IUU fishing oleh Pemerintah, artikel-artikel yang dimuat oleh media massa nasional, serta regulasi-regulasi dalam rezim IUU fishing regional dan internasional. Penelitian ini menemukan bahwa diskursus tentang IUU fishing di ranah domestik dan rezim internasional maupaun regional tentang IUU fishing merupakan konteks yang mempengaruhi sekuritisasi karena keduanya menjadi sumber makna tekstual dan sumber makna kultural tentang IUU fishing bagi Indonesia.

ABSTRACT
Indonesia rsquo s intensive response to IUU fishing by the end of 2014 until 2016 has been indicated Joko Widodo administration rsquo s securitization of this issue. In light of Balzacq rsquo s theory of context in securitization, this research analyzes the context which affects the securitization of IUU fishing in Indonesia. The methodology employed in this research is a content analysis of the speeches delivered by government officials, as well as editorials put forward by national media. In addition, it also looks at international IUU fishing regime rsquo s regulation. This research finds that the discourse on IUU fishing in domestic, international and regional IUU fishing regimes are the contexts which shape the frames of securitization by providing the source of textual and cultural meanings of IUU fishing for Indonesia."
2017
S67410
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hanika Zahra Minerva Pertiwi
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas variasi negasi bahasa Jepang. Sumber data yang digunakan adalah komik berjudul Kobayashi ga Kawaii Sugite Tsurai! vol. 2. Alasan pemilihan komik itu adalah komik Kobayashi ga Kawaii Sugite Tsurai! vol. 2 mengandung varian negasi yang cukup beragam. Data yang dijaring dalam studi ini ialah ujaran-ujaran dalam komik yang mengandung negasi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan enam tipe negasi, yaitu, (i) masenn, (ii) naii, (iii) nee, (iv) janee, (v) janeee dan (vi) jan. Penelitian ini mengidentifikasi variasi negasi dan karakteristiknya dengan menggunakan ancangan kualitatif dengan metode analisis data berdasarkan teori negasi Givon Tamly (1979) dan Dahl (1979). Konteks, dalam hal ini, latar belakang percakapan merupakan hal yang dipertimbangkan dalam menentukan makna dari variasi negasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan variasi negasi bahasa Jepang secara fonologis dan negasi penggunaan berdasarkan faktor sosial.

ABSTRACT
This research analysis variation of negation in Japanese language. The source of this research is Japanese comic Kobayashi ga Kawaii Sugite Tsuraii! Vol.2. Reasons for selecting comic Kobayashi ga Kawaii Sugite Tsuraii! Vol.2 because it contains a considerable variety of negations. The collected data is spoken language which contains negations. Based on analysis results found six negations, (i) masenn), (ii) naii, (iii) nee, (iv) janee, (v) janeee and (vi) jan. This research identifies variation of negation and the characteristic by using qualitative design with analysis methods based on negation theory by Givon Tamly (1979) and Dahl (1979). Context in this problem, conversation background are two main points to understand the meaning of negations. The results of this research showing Japanese variation of negations phonogically and usage based on factor social."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Isnaeni Fajar
"Kasus penistaan agama pada pilkada DKI tahun 2016 memberikan gambaran bagaimana evaluasi bias dapat terjadi dalam relasi antar kelompok di Indonesia. Selain karena faktor agama, persepsi ketidakadilan dapat menjadi basis evaluasi bias antar kelompok. Kami menduga bahwa perbedaan konteks adil tidak adil memiliki peran terhadap evaluasi bias. Studi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran persepsi ketidakadilan (vs. adil) terhadap evaluasi bias berdasarkan perspektif diri dan Tuhan (N = 219; M age = 21,63; 49% perempuan). Studi eksperimen ini menggunakan desain 2 (pengambilan perspektif: diri dan Tuhan; within) x 2 (konteks: adil vs. tidak adil; between) mixed design. Evaluasi bias diukur dengan menggunakan skenario pemberian hukuman orang ketiga dimana partisipan memiliki peran sebagai orang ketiga yang dapat memberikan hukuman kepada target outgroup (pemain fiktif). Hasilnya menunjukkan bahwa konteks tidak adil (vs. adil) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap evaluasi bias outgroup berdasarkan perspektif diri dan Tuhan. Evaluasi bias akan cenderung untuk lebih tinggi pada konteks tidak adil daripada konteks adil. Hasil ini memiliki implikasi bahwa dalam relasi antar kelompok persepsi ketidakadilan dan penggunaan perspektif diri (vs Tuhan) memiliki pengaruh terhadap evaluasi bias outgroup."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI, 2017
150 JPS 15:2 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi komputer pun telah berkembang dengan pesat. Sekarang ini telah dikenal sebuah teknologi komputer terbaru yang disebut pervasive computing. Pervasive computing merupakan sebuah teknologi yang bertujuan untuk mempermudah hidup manusia dalam aktivitas sehari-hari. Komputer akan bereaksi secara otomatis untuk memenuhi kebutuhan user bahkan ketika user tidak menyadari kehadirannya. Pervasive computing adalah teknologi yang memberikan kenyamanan bagi user karena user tidak perlu berinteraksi secara langsung terhadap sistem untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Hal ini dapat dilakukan karena komputer dapat memahami berbagai context atau informasi yang berhubungan dengan user. Context tersebut kemudian akan diproses dan hasilnya akan diberikan kepada user. Hal ini didefinisikan sebagai sistem pervasive computing yang bersifat context-aware. Sistem OurClass adalah contoh aplikasi teknologi pervasive computing yang bersifat context-aware. Dalam skripsi ini akan dibahas mengenai sistem identifikasi pada sistem OurClass. Jika ternyata user tersebut terdaftar dalam sistem, maka user baru kemudian akan dapat mengakses file-file yang ada di dalam sistem. Skripsi ini juga akan menjelaskan mengenai Graphical User Interface (GUI) dari program OurClass. GUI ini akan terdapat pada tiap-tiap komputer client sistem yang berfungsi supaya user dapat memanfaatkan sistem sesuai dengan keinginannya. Implementasi sistem identifikasi OurClass yang diujicobakan di laboratorium Multimedia Mercator Fakultas Teknik Universitas Indonesia menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan. Proses identifikasi yang terjadi hanya memakan waktu kurang dari satu detik untuk satu user pada kondisi bandwidth jaringan yang berbeda-beda."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
S40736
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Polanka, Sue
Hershey: Information Science Reference, 2012
025.524 POL e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Okke Saleha K. Sumantri Zaimar
"Sejak lama, masalah Majas telah banyak dibicarakan para pakar, baik dari bidang linguistik maupun sastra, namun tampaknya belum ada kejelasan tentang hal ini. Penelitian ini merupakan suatu usaha untuk menjelaskan pembentukan majas dari sudut pandang semantik. Dalam tulisan ini tidak dibahas semua majas, karena terlalu banyak yang perlu diteliti. Namun, ada hal-hal yang selama ini belum disinggung, dalam penelitian ini dibicarakan. Pada umumnya, pembicaraan tentang hal ini hanya melibatkan masalah makna, namun di sini hubungan antara penanda, petanda dan acuan pun disoroti.

Tropes and its formation. Tropes have always attracted the attention of specialists in linguistic as well as in literature, but it seems that there are still some problems which can not be solved, some topics are not yet explained clearly. This research is an effort to understand the formation of tropes from semantic point of view. It does not claim to analyse all tropes, because there are too many tropes to be analysed. By telling about the relation between the signifier, the signified and the referent, this research tries to achieve a better understanding of the problems related to the tropes."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2002
PDF
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8   >>