Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Syabika Muhammad
"Penelitian ini merupakan upaya untuk memprediksi hasil akhir dari ukuran butir pada paduan A356 aluminium dalam proses pendinginan. Analisa termal dilakukan utamanya menggunakan curva pendinginan, dengan bantuan software buatan sendiri yang mengandalkan media pemrograman yakni MATLAB/MathWorks dalam pengerjaannya. Selain itu, pengolahan data eksperimen empiris melalui metode statistika juga dilakukan untuk dapat memformulasikan rumus untuk melakukan prediksi ukuran butir usai dilakukan pendinginan, agar mendekati perhitungan asli. Software yang telah selesai dibuat digunakan untuk memproses hasil perekaman dari data logger dan thermocouple, sehingga menjadi sajian visual agar memudahkan proses Analisa. Perhitungan parameter dan prediksi ukuran butir dibuat sedemikian rupa agar pengerjaannya otomatis di dalam software, sehingga pengguna hanya perlu melakukan interpretasi. Dalam kasus ini, parameter yang dipakai adalah KF16, lereng grafik dari Al, tf, serta laju pendinginan keseluruhan. Meskipun pada akhirnya, tf adalah yang paling efektif untuk dijadikan parameter.
This research is an attempt to predict the final result of grain size in A356 aluminum alloy in the cooling process. Thermal analysis is carried out mainly using a cooling curve, with the help of homemade software that relies on media programming, namely MATLAB/MathWorks in its execution. In addition, empirical experimental data processing is also carried out to be able to formulate a formula for predicting grain size after cooling, so that it is close to the original calculation. The software that has been completed is used to process the production results from the data logger and thermocouple, so that it is visual to facilitate the analysis process. The calculation parameters and grain size predictions are made in such a way that the processing is automated in the software, so that users only need to interpret. In this case, the parameters used are KF16, the slope of Al, tf, and the total cooling rate. Although in the end, tf is the most effective for parameterization."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Zhavira Yasmine
"Inokulasi dan penambahan elemen paduan umum digunakan dalam industry besi tuang (cast iron) untuk mendapatkan mikrostruktur tertentu. Silicon adalah salah satu elemen paduan yang paling penting dan sering ditambahkan dalam bentuk FeSi. Untuk menyelidik efek ini, potongan besi tuang dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil dan dicairkan untuk dicelupkan sampel FeSi. Dalam eksperimen ini, temperature pencelupan yang dipilih adalah 1350 ̊C, 1420 ̊C dan 1490 ̊C. Analisa dari mikroskop optik dan scanning electron microscope (SEM) menunjukkan bahwa penambahan FeSi menghasilkan perbedaan kurva pendinginan dan pembentukan zona reaksi. Studi mikrostruktur menunjukkan bahwa penambahan FeSi menghasilkan pembentukan grafit.
Inoculation and adding alloying elements are commonly used in cast iron industry in order to obtain certain microstructure. Silicon is one of the most important alloying elements and often added by FeSi. To investigate these effects, cast iron scraps were cut into smaller sizes and melted for the FeSi samples to be dipped into. The dipping temperatures chosen for the experiment are 1350 ̊C, 1420 ̊C and 1490 ̊C. Optical microscope and scanning electron microscope analysis does show that FeSi addition resulted in different cooling curves and formation of reaction zones. Microstructural studies show that FeSi addition resulted in graphite formation.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library