Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Moch. Subari Djunaedi
"Sehubungan dengan kebijakan Departemen Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka menyongsong Era Globalisasi, membutuhkan profesionalisme yang tinggi bagi sumber daya manusiannya (SDM). Program Diploma III Farmasi salah satu Jenjang Pendidikan Tinggi (JPT) Kesehatan harus dapat menyiapkan tenaga yang disesuaikan dengan situasi yang ada dan professional yang dibutuhkan oleh pelayanan kesehatan di bidang kefarmasian dan yang mampu mengembangkan pengetahuan dalam melaksanakan tugasnya.
Dalam melaksanakan suatu proses belajar mengajar (PBM) yang baik, diperlukan kemampuan mendidik dari para dosennya, materi pelajaran yang sesuai dengan tuntutan, penggunaan media pengajaran yang efisien dan efektif, alat-alat yang sesuai dan prosedur evaluasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan melihat tentang pelaksanaan pengalaman belajar praktek (PBP) di laboratorium Farmasetika.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan mengumpulkan data dari hasil wawancara mendalam terhadap para dosen pengawas praktek dan dosen responser, FGD terhadap mahasiswa serta hasil. observasi pelaksanaaan PBP di laboratorium Farmasetika AKFAR DEPKES RI Jakarta tahun ajaran 2001-2002.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dosen pengawas PBP maupun dosen responser dalam melaksanakan semua pentahapan praktek resep mulai dari penerimaan resep sampai menyerahkan obat, secara umum belum baik karena 7 (tujuh) kompetensi yang diharapkan oleh para pengelola apotek hanya 1 (satu) kompetensi yang diprioritaskan dalam PBP yaitu keterampilan meracik obat. Keterampilan yang lainnya hanya sepintas lalu, sehingga kompetensi lulusan tidak dapat memenuhi kompetensi yang diharapkan oleh para pengelola apotek.
Untuk meningkatkan kompetensi lulusan perlu diadakan penerapan metode simulasi apotek dalam melaksanakan tahap-tahap sirkulasi resep seperti penerimaan resep, memberikan harga, menulis etiket, menulis kopi resep, meracik obat, mengemas obat dan menyerahkan obat.
Based on the policy of Ministry of Health Republic of Indonesia in the occasion of towards Globalization Era, it needs high professionalism for their human resources. The program of D3 Pharmacy is one of the Colleges in health that should prepare the qualified and professional of their human resources that needed by the health service in pharmacy who is capable develop the knowledge and doing their task.
In doing the process of good teaching, it is need the ability to educate from those lecturers. The objective of this study is to determine on the implementation of job training at the pharmacy laboratory.
This study used qualitative method; the data is collected by in-depth interview to those lecturers whose control the job training and respond the question. The Focus Group Discussion is conducted to the students, and the result of observation to the implementation of Job Training at the Pharmacy Laboratory of AKFAR DEPKES RI, Jakarta in 2001-2002.
The results of study showed that both the lecturer who control the job training and the lecturer who was responding the question in doing their practice, it is starting from receive the prescription up to submit the medicine. In general, it has not showed in good yet, because there are 7 competencies that it is hoped by the management of Drug Store, but only one competence that is becoming priority in job training i.e. the ability to prepare medicine. The other skills as a glance, so the competence of their graduation could not answer the competence that is hoped by the management of Drug Store.
To increase the competence of their graduation it needed to conduct application of the simulation method at the Drug Store in doing the steps of circulation of prescription, such as receive prescription, giving price, write etiquette, write prescription copy, prepare medicine, packed the medicine and submit it.
"
Depok: Universitas Indonesia, 2002
T11478
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Safira Rizky Fidiana
"Kesehatan merupakan suatu keadaaan sehat secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga setiap orang dapat menjalankan hidup secara produktif. BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik bertanggung jawab kepada Presiden untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan yang memiliki pendanaan dari pengumpulan iuran para peserta BPJS Kesehatan (BPJS Kesehatan, 2020). Program Rujuk Balik (PRB) merupakan salah satu program untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis, khususnya penyakit diabetes melitus, hipertensi, jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), epilepsi, stroke, schizophrenia, dan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang sudah terkontrol/stabil namun masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan dalam jangka panjang (BPJS Kesehatan, 2014a). Manfaat yang diperoleh dari PRB bagi pasien yakni kemudahan akses dalam pelayanan kesehatan. Pasien yang terdiagnosis penyakit kronis tidak perlu ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) karena pengobatan dapat diperoleh di FKTP pilihan pasien dengan memperhatikan jarak, pelayanan, tenaga kesehatan, fasilitas, dan lain-lain. Klinik Pratama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan menerapkan PRB tentu memerlukan perencanaan yang komprehensif. Oleh karena itu, Praktik Kerja ini bertujuan untuk agar calon Apoteker dapat membuat rancangan Klinik Pratama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagai Pelayanan Rujuk Balik serta menilai kelayakan suatu klinik pratama yang dirancang. Metode yang digunakan untuk penyusunan laporan tugas khusus ini dilakukan dengan studi literatur data sekunder yang didapatkan dari penelusuran Pustaka melalui website BPJS, website E-Katalog LKPP, website PTSP serta peraturan perundang-undangan. Berdasarkan Praktik Kerja ini menunjukkan bahwa Klinik pratama Andara memiliki payback period selama 2,4 tahun dan layak untuk didirikan

Health is a state of being physically, mentally, spiritually, and socially healthy so that everyone can live a productive life. BPJS Health as a public legal entity is responsible to the President for administering the Health Insurance program which has funding from the collection of contributions from BPJS Health participants (BPJS Health, 2020). Referral Program (PRB) is one of the programs to increase access to health services for BPJS Health participants who suffer from chronic diseases, especially diabetes mellitus, hypertension, heart disease, asthma, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), epilepsy, stroke, schizophrenia, and Systemic Lupus Erythematosus (SLE) which is controlled/stable but still requires long-term treatment or nursing care (BPJS Kesehatan, 2014a). The benefits obtained from DRR for patients are easy to access to health services. Patients diagnosed with chronic diseases do not need to go to Advanced Health Facilities (FKTL) because treatment can be obtained at the FKTP of the patient's choice by taking into account distance, services, health workers, facilities, and others. Primary Clinics that work together with BPJS Health and implement DRR certainly require comprehensive planning. Therefore, this Work Practice aims to enable pharmacist candidates to design a Primary Clinic in collaboration with BPJS Health as a Referral Service and assess the feasibility of a primary clinic design. The method used for the preparation of this special task report is carried out by studying literature on secondary data obtained from library searches through the BPJS website, LKPP E-Catalog website, PTSP website, and laws and regulations. Based on this work practice, it shows that Andara Pratama Clinic has a payback period of 2.4 years and is feasible to establish."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Azhar Jaya
"In order to face an economic crisis and a free trade era nowadays, every company has to manage its activities effectively and efficiently, not forget to mention in the case of hospitals that always offer services. Medicine logistics and pharmaceuticals are basically one of the critical factors in the day-to-day activities. Besides, these factors directly affect services that are given by the hospital to the patient, as well as need a lot of extra money to be allocated. The research particularly concentrates on the RSKD as RSKD is now facing quite a big problem in its over stocked medicine and pharmaceuticals. This focuses on the cycle of the logistics generally in order to observe the said over stocked.
This descriptive analytic research uses case study method and qualitative analysis approach. In-depth interview has been conducted in order to gather data accurately, supported by the observation on the site and research on related resourceful documents. Triangulation data method is implemented in for validation data in this case.
The final research found the critical result: there is no formulism in RSKD, ineffective plan method, unorganized logistic procedures, inefficient warehouse system, lack of inspections authority, and no integrate management information system.
The suggestions to solve the above-mentioned problems that RSKD is facing are: RSKD has to set up the formulism as standard of the usage of medicine and pharmaceuticals. Aside from that, a better plan method should be supported by the epidemiology indicators, well organized logistic plan to order to minimize the lead time, ignore distribution system in the warehouse, and last but not least, improve management information system in a proper way.

Dalam menghadapi krisis moneter dan era perdagangan bebas ini, setiap perusahaan harus dapat mengelola kegiatan secara efektif dan efisien, termasuk didalan hal ini adalah Rumah Sakit sebagai suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa.
Logisitik obat dan bahan farmasi merupakan salah satu sektor kegiatan yang penting dalam kegiatan operasional. Kegiatan logistik obat dan bahan farmasi ini selain berpengaruh langsung terhadap pelayanan yang diberikan kepada pasien, juga menyita anggaran yang cukup besar.
Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) yang mempunyai masalah di bidang logistik farmasi yaitu terjadinya penumpukkan obat dan bahan farmasi yang cukup besar. Fokus penelitian ini dilakukan terhadap siklus logistik secara menyeluruh untuk mengetahui sebab terjadinya penumpukkan obat dan bahan farrnasi tersebut.
Penetitian ini bersifat deskriptif analitik dengan metode telaah kasus dan pendekatan pemecahan masalah secara kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cars wawancara mendalam, observasi dilapangan dan penelitian dokumen-dokumen yang berbubungan dengan Siklus logistik Obat dan bahan farrnasi. Validasi data dilakukan dengan cara triangulasi data.
Dari penelitian tersebut didapatkan hasil penelitian yang menyebabkan terjadinya penumpukkan stock obat dan bahan farmasi adalah tidak terdapatnya formutarium di RSKD, metode perencanaan yang kurang tepat, prosedur pengadaan barang yang terlatu panjang, sistem penyimpanan yang tidak efsien, pengawasan yang lemah serta tidak adanya sistem informasi manajemen yang terpadu.
Sedangkan saran untuk memperbaiki hal tersebut adalah pihak RSKD perlu segera mungkin menetapkan formularium untuk dijadikan standar pemakaian obat dan bahan farmasi, metode perencanaan perlu dilengkapi dengan memasukkan indikator.﷓indikator epidemiologi, pengajuan rencana pengadaan yang lebih awal untuk memperkecil waktu tunggu pengadaan barang, penghapusan gudang distribusi untuk memperkecil cadangan persediaan, peningkatan pengawasan dan pengadaan sistem informasi manajemen yang terpadu."
2000
T3341
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riyandini Fairuz Nurpratami
"ABSTRAK
Praktek kerja profesi di Apotek Kimia Farma Nomor 50 Bogor yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 bertujuan agar peserta PKPA dapat memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam mengelola apotek, serta melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan peraturan yang berlaku; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di apotek; memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian. Pada pelaksanaan PKPA, penulis melakukan tugas khusus yaitu PIO online dengan tujuan untuk memberi informasi secara cepat kepada pelanggan Apotek Kimia Farma No. 50 Bogor, dan meningkatkan eksistensi apoteker di mata masyarakat.

ABSTRACT
Internship at Apotek Kimia Farma No. 50 Bogor was held at August 2016, aims to the internship participants have knowledges about pharmacist rsquo s role and responsibility to manage the drug store, and to do pharmaceutical care based on the government regulation to have knowledges, skills, and experiences how to do a pharmaceutical care at drug store to have knowledges about the real pharmacist rsquo s problem and to learn strategies and activities to improve the pharmaceutical care. During the internship, the author did a special task about PIO online that aims to give information quickly to the customers Apotek Kimia Farma No. 50 Bogor, and to improve the existence of pharmacist in the public."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Intan Fikri Purnama Sari
"ABSTRAK
Praktik kerja profesi di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Periode Bulan Februari Tahun 2018 bertujuan untuk memahami peranan, tugas, tanggung jawab apoteker di Suku Dinas Kesehatan terutama di bagian Seksi Sumber Daya Kesehatan SDK dan memiliki wawasan, pengetahuan, ketrampilan, dan pengalaman praktis melakukan pekerjaan di Pemerintahan. Tugas khusus yang diberikan yaitu berjudul ldquo;Rekapitulasi Apotek dan Toko Obat di Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Periode Bulan Februari Tahun 2018 rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus di Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur adalah untuk mengetahui jumlah apotek dan toko obat yang baru dibuka dan ditutup dan persebaran masing-masing toko obat dan apotek di tiap kecamatan yang terletak di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

ABSTRACT
Internship at Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Period February 2018 aims to understand the role, duties and responsibilities of pharmacists in the in the Health Office, especially in the Health Resources Section SDK section and have insight, knowledge, skills and practical experience work in Government. The special assignment given is Summary of Pharmacies and Drug Stores in East Jakarta Period February 2018 . The purpose of this special assignment in East Jakarta Sub-Dept. Of Health is to know the number of pharmacies and drugstores newly opened and closed and the distribution of each drugstore and pharmacy in each sub-district located in East Jakarta."
2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tambunan, Riski Amanda
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur bertujuan untuk memahami tugas pokok dan fungsi Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur dan memahami tugas pokok dan fungsi bagian Seksi Sumber Daya Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Kota Administasi Jakarta Timur Sedangkan tujuan dari tugas khusus yang berjudul Pemutakhiran Data Apotek Apotek Rakyat Toko Obat dan Sarana IRTP di Wilayah Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur hingga April 2014 adalah untuk memperoleh jumlah apotek apotek rakyat toko obat dan sarana IRTP yang mengurus perizinan di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur sampai dengan bulan April 2014 Dari hasil pemutakhiran data diperoleh jumlah apotek sebanyak 444 sarana jumlah apotek rakyat 180 sarana 148 toko obat dan 260 sarana IRTP dan 872 nomor PIRT

Apothecary Profession Internship at Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur aims to understand principal duties and functions of Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur and also to understand principal duties and functions of Seksi Sumber Daya Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Kota Administasi Jakarta Timur While the purpose of special assignment being titled ldquo Pemutakhiran Data Apotek Apotek Rakyat Toko Obat dan Sarana IRTP di Wilayah Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur hingga April 2014 rdquo is to achieve total of Apotek apotek rakyat toko obat and sarana IRTP that administering their license in Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur until April 2014 From the result it is achieved that total of pharmacy is 444 180 citizen pharmacy 148 drug store 260 IRTP and 872 PIRT numbers."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Satya Muslimah
"Praktik kerja profesi di Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur Periode Bulan Mei Tahun 2018 bertujuan agar mahasiswa memiliki pengetahuan, wawasan, pengalaman serta keterampilan dalam melakukan pekerjaan di Suku Dinas Kesehatan, mahasiwa mengetahui dan memahami tugas pokok dan fungsi Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur, serta mahasiswa dapat memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian di Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur dan mempelajari strategi yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Praktik kerja profesi ini dilaksanakan selama tiga minggu dengan tugas khusus yaitu ldquo;Pemutakhiran Data Perizinan Apotek dan Toko Obat di Wilayah Jakarta Timur Periode Januari-Mei Tahun 2018 rdquo;. Tujuan dari tugas khusus ini adalah mendata dan merekapitulasi data pendampingan perizinan apotek dan toko obat periode Januari sampai dengan Mei 2018 di wilayah Jakarta Timur.

Internship at East Jakarta Sub Department for Health Period May 2018 aims to have knowledge, insight, experience, and skills in practicing at Sub Department for Health, to understand the roles and responsibilities of Sub Department for Health in East Jakarta, as well as to have the insight of pharmaceutical practice issues and learn strategies to overcome related issues. This internship at was conducted for three weeks with special assignment Update Licensing Data of Pharmacies and Drug Stores in the Area of East Jakarta Period January until May 2018 . The purpose of this special assignment is record and recap of the accompanying licensing data of Pharmacies and drug stores period January until May 2018 in the area of East Jakarta. "
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library