Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 59 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Albertus D Lesmono
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2002
T39971
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Penelitian pengolahan monasit telah menghasilkan proses pengambilan rare earth (RE) dengan rekoveri sebesar 62% melalui tahapan dekomposisi, pelarutan parsiil, pengendapan pH 6,3, dan pengendapan pH 9,8. Upaya efisiensi proses dilakukan pada tahun 2009 dengan penggunaan resin penukar ion, dan rekoveri RE meningkat menjadi 85%. Selain RE, diperoleh pula uranium dan thorium tetapi keduanya belum terpisahkan satu sama lain. Penelitian pemisahan U dari Th dengan umpan larutan hasil pelarutan endapan pH 6,3 dengan H2SO4 dilakukan menggunakan metode ekstraksi pelarut, dan pelarut yang digunakan adalah campuran dari Alamine-336, kerosin, dan isodekanol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimal pemisahan U dari Th dengan metode ekstraksi, dimana U terpisah dari Th semaksimal mungkin. Parameter penelitian meliputi pH umpan, perbandingan O/A, dan waktu ekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimal ekstraksi yaitu pH umpan 1,5 dengan perbandingan O/A = 5 dan waktu ekstraksi 5 menit, dan diperoleh persen terekstrak U sebesar 100% tetapi Th ikut terekstrak 32,44%. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pada kondisi optimal tersebut, Th dapat terpisah dari U sebesar 67,56%.
"
620 EKSPLOR 32:155 (2011)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sibarani, Mangasa
"Proses Ekvtraksi adalah proses perolehan suatu logam berharga secara kimia-meralurgi dengan mernisalz/can bahan sampingannya serra memisahkan logam tersebul dari perserg/awaannya di lialam mineral termasu/c pemurniannya (refinning)- Proses Elcstralcei ini berbeda dengan proses pemurnian byih lagam. Dimana pada proses pemurnian byih Iogam hanya meningkatkan lcadar b§ih Iogam dengan memisahkan secara p/risik. Dengan demilcian sgfat-syhl bgjilz Iogam dari pemurnian inf ridak berbeda sam sama fain. Lain halnya dengan melalurgi eksrra/div, dfmana terjadi perubahan sg/'at dari ba/:an awal terhadap produk ak/air.
Proses E/cstraksi Mg0 dari dolomit diawali dengarz crushing sampel dengan ukuran I hingga 2 cm, /femudian sampel dilakalsinasi unluk mendckompsisikan Ca,Mg(CO3)g menjadi senyawa Mg0 dan Ca0. Sampel hasi/ kalsinasi awal kemudian di slalcing. Endupan hasil slaking kemudian mengalami proses Ieahing. Filrral proses leaching kemudian dllpfsahkan dari erldapunnya, dimana bagian yang dzperlu/Zan untu/C prose.; seianjulnya adalah endapan Mg(0PU2. Proses yang rem/chir adalah kalsinasi a/(hir fer/zadap endapan Mg(OI~D2, dirnana ada proses ini dilakukan dengarz variasai tempera/ur dan waktu kalsinasi Variabel temperatur yang diguna/can adala/1 300 °C, 400 °C, 500 °C, 600 ?C dengan waklu ka1.vinasima.s'ing masing I jam. Sedcmgkan pada korldisi kedua, difaku/Can variasi wakru kasinusi I jam, 2 jam, 3 jam dan -Ijam dengan lemperalur kalsinasi 600 "C.l?roduk akhir hasil kalsinasi ak/:ir ini adalah senyawa MgO.
Dari hasi/ pengujian didaparhm bahwa peningkaran temperarur pada kalsinasi ak/fir akan menyebab/can penurunan /radar MgO, dan peningkatan wa/:tu ka/sirius! ukhir akan menyebablam penunmana kadar MgO.
Sebanya/< 12 gram do/omit mental: akan rlrenghasilkan .vekilar 7 gram dolmnit kalsin (haul kalsinasi awful). Dari penelitian ini, sebanyak 5 gram sampcf dolomil knlsin akan mengfrasilkan produk ak/1ir 2 gram MgO. Dolomii mental: dengan kadar Mg() 28,33%_ .vetefa/1 lcalsmasi awal akfm memiliki kadar Mg() .~rebe.sar 3/ ,I 5% dan nzcmiliki kudur Mg() sebesar 75_49% pacla produk akin:-_ jadi dalam pr0.s'e.s' ekstruksi ini lefj;1adipe;1i:zgkarr1n kadar Mg 0 .xebemr 42 I 6%."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S41462
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erlina Yustanti
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2004
T39752
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Kiki Marjuki
"Sistem Ekstraksi Informasi merupakan rangkaian proses untuk mendapatkan informasi dari suatu teks. Salah satu proses dalam Sistem Ekstraksi Informasi adalah Template Relation. Template relation bertugas mengenali relasi antar entitas bernama seperti person, organization, position, dan location. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengenalan relasi antara dua entitas (person-organization, organization-position, position-person) dan relasi antara tiga entitas (personorgnization- position). Pendekatan yang digunakan adalah machine learning dengan model ruang vektor. Pada pendekatan ini terdapat dua proses, yaitu proses training untuk pelatihan sistem dan proses testing untuk pengenalan sistem. Proses training menghasilkan pola-pola relasi untuk digunakan sistem pada tahap testing. Pada proses testing dicari nilai kesamaan (similarity coefficient) dari pasangan entitas pada dokumen testing dengan pola-pola relasi yang dihasilkan sebelumnya. Suatu pasangan entitas bernama dikatakan berhubungan atau berelasi jika nilai kesamaannya berada di atas nilai ambang (threshold). Uji coba menggunakan 120 dokumen yang berasal dari media masa online berbahasa Indonesia (www.kompas.com dan www.republika.co.id). 60 dokumen diantaranya digunakan sebagai dokumen training dan sisanya digunakan sebagai dokumen testing. Hasil uji coba sistem dapat mengenali relasi antar entitas pada teks dokumen dengan nilai F-measure sebesar 76,2% untuk relasi person-organization , 84,5% untuk relasi organization-position, 74,5% untuk relasi position-person, dan Fmeasure sebesar 74,9% pada relasi person-organization-position."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2006
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yayuk Hermawaty
"ABSTRAK
Crown ether merupakan salah satu jenis ligan yang bersifat selektif
dan banyak digunakan dalam proses pemisahan terutama untuk logam
golongan alkali dan alkali tanah. Pada penelitian ini, ligan tersebut dicoba
digunakan untuk membentuk senyawa kompleks dengan logam golongan
transisi. Penelitian ini menggunakan crown ether jenis 15-crown-5 dan logam
transisi chromium. Pengamatan terhadap pembentukan senyawa kompleks
dan variabel yang berpengaruh terhadap hasil ekstraksi dilakukan dengan
menggunakan spektrofotometer uv-visible dan spektrometer serapan atom
(AAS). Pada penelitian ini selain melihat kemampuan 15-crown-5 dalam
ekstraksi chromium, juga akan diamati berbagai faktor yang mempengaruhi
ekstraksi seperti pH, waktu ekstraksi, pasangan anion, hadirnya logam
alkali/alkali tanah serta uji recovery. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa
crown ether jenis 15-crown-5 dapat digunakan untuk melakukan ekstraksi
chrom (III) dari fasa air dan menariknya ke fasa organik, dengan stokiometri
kompleks antara chrom (III) dan 15-crown-5 adalah 1:1. Kondisi optimum
ekstraksi diperoleh pada saat pH 5 dan waktu ekstraksi 30 menit.
Pengamatan menunjukkan penambahan anion nitrat dapat meningkatkan %E
hingga 77,03% sedangkan penambahan anion asetat dan pikrat dapat
meningkatkan %E masing-masing hingga 77,48% dan 70,45%. Hasil
penelitian juga menunjukkkan hadirnya ion logam alkali/alkali tanah dalam
campuran akan menurunkan persen ekstraksi. Dari hasil uji recovery yang dilakukan dengan asam nitrat dan asam klorida, terlihat bahwa kompleks
chrom(III)-15-crown-5 yang sudah terekstrak ke fasa organik dapat ditarik
kembali ke fasa air. Diperoleh uji recovery dengan HNO3 1 M 43.69%, HNO3
2 M 55.63%, HCl 1 M 60.91%, dan HCl 2 M 75.27%."
2007
S30645
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irma Rumondang Lamria
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
T40071
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Proses ekstraksl pelarut banyak dlgunakan dalam lndustrl petroldmla, antara laln dalam pemumlan limbah, pemlsahan dan pemumlan beberapa logarn, sepertl tembaga, nlkel, uranium, dan Ialn-Iain. Pada proses ekstraksl pelarut, zat terlarut dipindahkan dari fasa calr yang satu ke fasa calr Iain yang tldak sallng larut.
Dalam tugas akhir inl, dilakukan penelitlan ekstrnksl logam nikel dengan Iarutan asarn 2_2 dimetll pentanoat (DMPA) pada berbagal kondlsl reaksi untuk memperkirakan lenls kompleks yang terbentuk dl fasa organlk. Metode spektrometrl lnframerah dtpalcal untuk mengamatl dan mengldentiikasl tlpe koordinasl pada kompleks tersebut. Sedangkan anallsa statistika dlpakal dalam pengolahan data, yang telah diperoleh dari penelitian sebelumnya, untuk mendapatkan rumus molekul kornpieks dl fasa organlk.
Dari pengamatan dengan spektrofotometer FFIR tidak dapat diidentlfikasl tipe koordlnasl dari kompleks nike!-DMPA karena vibrasi ikatan antara nikel dengan gugus karboksilat tidak cukup kuat untuk dideteksi oleh detektor FI`IR. Dengan metode statlstika, dlpernleh tlga macam rumus molekul kompleks nike!-DMPA yang mungkln terdapat pada fasa organik hasil ekstraksl yaiiu : N|(OH)R.3HR."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1996
S48899
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6   >>