Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Adrian Christianto
"Pola pergerakan pemain sepakbola dapat menjadi kajian geografi yang berskala mikro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pergerakan pemain kunci dan keseluruhan tim pada sebuah pertandingan sepakbola. Pola pergerakan pemain sepakbola dapat dikaji dengan menggunakan heatmap. Pola pergerakan pemain kunci pada pertandingan Final Liga Champions 2015 Juventus Vs Barcelona akan mempengaruhi pola pergerakan keseluruhan pemain dalam pertandingan dengan pendekatan spatio-temporal. Hasil analisis heatmap menunjukan bahwa pola pergerakan pemain dapat berupa pola pergerakan yang terorganisir, acak, dan mengelompok pada area tertentu. Pola pergerakan pemain kunci yang terorganisir akan direspon dengan pola pergerakan tim yang mengelompok. Pola pergerakan tim yang mengelompok pada area tertentu akan direspon dengan pola pergerakan tim yang terorganisir oleh tim lawan.

Players Movement Pattern in Football Game became one of micro scale geographical study. The purpose of this research is to determine the movement pattern of key player and the whole team in a football match. Football player movement patterns can be analyze using the heatmap. Key player movement in Champions League Final 2015 Juventus Vs Barcelona affect the overall pattern of movement of players in the game with spatio-temporal approach. Movement patterns will affect the scheme of the team that is also influenced by factors such as passes and shots on goal. Key players movement pattern will affect the movement pattern of the two teams. The resulting pattern can be categorized as organized, random, and clustered movement patterns in certain areas. An organized key player movement pattern in his position will be responded with movement patterns clustered by team. Movement patterns of teams clustered in certain areas will be responded with organized movement patterns team by the opposing team.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2016
S63386
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Imaduddin Zanki
"Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan sistem robotik otomatis bernama Robo-X dalam proses pengujian kualitas jaringan WiFi di lingkungan perusahaan. Selama ini, pengujian WiFi dilakukan secara manual oleh tenaga teknis yang berpindah secara fisik menggunakan perangkat uji, metode yang dinilai tidak efisien dan berisiko terhadap konsistensi hasil. Robo-X dikembangkan untuk merespons permasalahan tersebut dengan menggabungkan sistem navigasi otomatis, sensor pemindai sinyal, serta aplikasi pengumpulan data berbasis seluler. Metodologi yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif eksperimental dengan membandingkan efektivitas metode manual dan otomatis dalam berbagai parameter, seperti durasi pengujian, jumlah titik sampling, kekuatan sinyal rata-rata (RSSI), serta efisiensi biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Robo-X mampu mengumpulkan data hingga empat kali lebih banyak dibanding metode manual, menyelesaikan proses uji dalam waktu 53% lebih singkat, serta menghasilkan RSSI dengan deviasi kurang dari 0.2 dBm. Validasi visual melalui SSIM dan Bhattacharyya Distance juga menunjukkan bahwa peta sinyal yang dihasilkan Robo-X memiliki tingkat kemiripan yang tinggi terhadap metode manual. Dari sisi ekonomi, Robo-X memungkinkan penghematan biaya operasional hingga 85% per sesi. Berdasarkan temuan tersebut, Robo-X dinilai layak diimplementasikan sebagai solusi pengujian jaringan WiFi yang efisien, akurat, dan terstandarisasi dalam skala industri.

This study aims to assess the feasibility of deploying an automated robotic system named Robo-X for evaluating WiFi network quality in corporate environments. Traditionally, WiFi testing has been conducted manually by technical personnel who physically move across locations using testing equipment—a method considered inefficient and prone to inconsistency in data acquisition. Robo-X was engineered to address these challenges by integrating autonomous navigation capabilities, signal-scanning sensors, and a mobile-based data acquisition application. The research adopts a quantitative experimental approach by comparing the effectiveness of manual and automated testing methods across several parameters, including test duration, number of sampling points, average of Receive signal strength Indicator (RSSI), and cost efficiency. The findings reveal that Robo-X is capable of collecting up to four times more data than the manual method, completing test cycles 53% faster, and producing RSSI measurements with a deviation of less than 0.2 dBm. Visual validation using Structural Similarity Index Measure (SSIM) and Bhattacharyya Distance further confirms that the signal heatmaps generated by Robo-X closely resemble those obtained through manual procedures. From an economic perspective, Robo-X demonstrates the potential to reduce operational costs by up to 85% per testing session. Based on these results, Robo-X is deemed a viable and scalable solution for efficient, accurate, and standardized WiFi network testing in industrial settings. "
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library