Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ispahan Setiadi
"Persoalan mengenai pendirian rumah ibadah yang masih sering terjadi dan kerap berujung pada konflik. Benih konflik yang terjadi pada pendirian Gereja Bernadet sudah ada sejak Tahun 1990 namun tidak diselesaikan secara tuntas. Konflik semakin melebar dan jauh dari pokok pemasalahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik yang terjadi serta pola penanganannya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa akar permasalahan konflik adalah adanya pengaruh fundamentalisme dalam beragama. Konflik semakin berkembang ketika isu-isu keagamaan digunakan untuk membangun solidaritas konflik. Konflik diperburuk dengan adanya konflik vertikal antara tokoh masyarakat dengan Pemerintah Daerah. Dalam menyikapi konflik masyarakat menunjukan sikap negatif dan perilaku koersif. Akibatnya konflik semakin mengakar dan berdampak pada menurunnya stabilitas daerah dan diikuti melemahnya ketahanan daerah. Dalam penanganan konflik menggunakan strategi manajemen konflik melalui pengendalian sosial.

The onging problems about the establishment of house of worship often ended with conflict. The seeds of conflict in the establishment of Bernadette Church has existed since 1990 but was not fully resolved. As the result, the conflict widened and led from subject matter. This study was conducted by using qualitative approach which aimed to analyze the dynamics of the conflict as well as the pattern of treatment. The results of the study revealed that the root cause of the conflict is the effect of religious fundamentalism. The number of conflicts were growing when religious issues used as the cause to build solidarity conflict. The conflict exacerbated by the presence of vertical conflict between community leaders and local government. In addressing conflict, community showed negative attitudes and coercive behavior. As the result, the conflict was deeply rooted, the stability of the region diminished and regional resilience weakened. In resolving the conflict, writer used conflict management strategy through social control.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Audiska Adawiyah
"ABSTRAK
Artikel ini membahas tentang masjid Cut Meutia yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya gedung ini merupakan kantor biro arsitek N.V. De Bouwploeg. Seiring berjalannya waktu dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Menteng, gedung ini dijadikan masjid atau tempat beribadah umat muslim. Karena gedung ini dilestarikan oleh Undang-Undang Bagunan Cagar Budaya maka bentuk awal gedung ini tidak boleh dirombak. Artikel ini memaparkan bagian-bagian gedung yang diubah dan disesuaikan untuk memenuhi prasyarat rumah ibadah umat muslim. Temuan penelitian di lapangan menunjukkan adanya penyesuaian bangunan yakni pemindahan tangga, peletakan karpet yang menunjukkan arah kiblat, penambahan ruangan untuk wudhu, dan perbaikan tempat mimbar.
ABSTRACT
This article describes Cut Meutia Mosque located in Menteng, Central Jakarta. In the past, this building was an architectural office N.V. De Bouwploeg. As time passes, to meet the needs of the people in the area of Menteng, the building was used as a place of worship of Muslims or mosque. The building is preserved by the Law on Cultural Heritage buildings, thus it is not allowed to remodel the building. This article describes the parts of the building that were changed and adapted to fulfil the requirements of Muslims 39 house of worship. The research findings in the field showed their adjustment to the transfer of building stairs, laying carpet which shows the direction of Kiblah, adding room for the ablutions, and the repair of the podium."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library