Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 145 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Moore, H. Frazier
Bandung: Remaja Rosdakarya, 1981
659.2 Moo h
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Intermasa, 1992
659.2 JEF pt
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Septia Winduwati
Depok: Rajawali Pers, 2022
659.2 SEP m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
F. Katherina Rumambi
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S6115
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yanti Mala
"Opini Publik Terhadap Penyebaran Informasi Humas (Studi kasus jaringan transmisi tegangan iinggi di Kompleks perumahan Ciledug Indah Tangerang)"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1998
S4220
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vivi Andari
"Kesaling tergantungan fungsi humas dengan media mengakibatkan hubungan di antaranya terjalin secara unik. Tak jarang di antara mereka saling apriori terhadap antar profesinya, dan saling terjadi kesalah pamaman dalam menjalankan profesinya masing-masing. Fenomena apriori yang terjadi pada masing-masing profesi humas dan
wartawan) tersebut humas berusahan seharusnya tida menanggul anginya
terjadi, karena dengan melakuka kegiatan media relations yang tujuan utamanya untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak pers. Jika praktisi humas menjalankan prinsip-prinsip media
relations dengan baik, diharapkan hubungan yang terjalin
dengan pihak pers adalah hubunganan mutualisme (saling
menguntungkan ), hub ngan yang harmonis dan tidak saling
apriori terhadap profesi masing-masing. Kese n jangan yang
terjadi adalah praktis i hurnas s u~a h melaksanakan prinsip-
·•
prinsip good media r-ela t i ons, eta}2li tetap saja terjadi
kesalahpahaman pacta masing-masing pihak. Berarti dis ini
dapat diasumsikan terjadi kesenjangan pemahaman antara
jurnalis dan praktis i hurnas tentang fungsi kegiatan media
relations. Penelitian ini ingin membuktikan apakah benar
terj adi perbedaan persepsi an tara j urnalis dan praktisi
humas mengenai pelaksanaan fungsi media relations. Populasi dalam penelitian ini adalah para wartawan
surat kabar yang beredar di Jakarta dan pernah (dalam
satu tahun terakhir) atau sedang menjalankan hubungan
professional dengan PR, dan para praktisi PR
bidang media relations} yang bekerja di Jakarta.
pengambilan sampel yang digunakan adalah s~mple
(humas
Tehnik
random
sampling. Penelitian ini menggunakan met.oqe kuanti tat if
deskriptif, dengan metode pengumpulan data penyebaran
kuesioner. Metode analisa yang digunakan adalah
Independent-Samples T Test, mengingat skala yang
digunakan pada variable independent adalah nominal dan
pada variable dependent menggun kan skal a interval.
Setelah melalui pengolahan data dengan program SPSS ,
.hipotesis penelitian i ni terbukti bahwa s or perseps i
antara wartawan dan prakt · s i humas mengenai pelaksanaan
fungsi media re1ations adalah berbeaa. Dengan nila i sig.
0. 000 , yang artinya has i l peneli tian i ni dapat berlaku
pada ingka populasi.
Jaai dapat dis~mpulka n, t i da berfungsinya kegiatan
media relations s cara optimal dengan indika..tor adanya
hubungan yang tidak harmonis
baik antar a PR dan war12:awan,
dan kerj asama ang kurang
disebabkan karena terj adi
perbedaan perseps antara kedua belah p ihak mengenai
pelaksanaan fungsi media relations itu sendiri."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2002
S4067
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lolly Kasuma Dewi
"Masyarakat terus menerus berubah berkat berbagai pengaruh globalisasi yang mendunia, sehingga petugas humas harus selalu menyesuaikan bentuk, isi, susunan, arah dan hasil komunikasi demi mencapai tujuan organisasi yang telah disepakati. Sebagai sebuah pesantren yang bergerak dalam bidang sosial dan keagamaan, Daarut Tauhiid sangat didukung oleh sumber daya manusia yang memadai baik dari segi ilmu pengetahuan serta dari segi akhlak. Keberhasilan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, sebagai sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan dakwah didukung oleh kerjasama seluruh elemen organisasi. Dimana setiap elemen atau anggota organisasi menjalankan tugas dan perannya masing-masing dengan maksimal. Termasuk di dalamnya adalah departemen / divisi humas yang tentu saja memiliki peran besar dalam menginformasikan Daarut Tauhiid ke masyarakat luas. Sehubungan dengan hal tersebut, maka permasalahan yang muncul adalah bagaimanakah Humas DT melakukan program perencanaan untuk kegiatan komunikasi humas yang mereka lakukan? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kegiatan komunikasi yang dilakukan Humas DT dalam usahanya untuk menjalin komunikasi dua arah yang timbal balik dengan seluruh khalayak organisasinya. Sehingga dengan mengacu pada pokok permasalahan dan tujuan penelitian tersebut, digunakan model komunikasi menurut Harold Lasswell dan teori-teori kehumasan Frank Jefkins. Pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan data secara sistematis, faktual dan akurat dalam bentuk kalimat, pernyataan dan konsep. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta pengamatan di lapangan. Nara sumber pada penelitian ini adalah Divisi Humas Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid dan beberapa °rang jamaah DT sebagai informan. Kegiatan komunikasi yang dilakukan Divisi Humas Yayasan Daarut Tauhiid ditujukan untuk menjalin komunikasi dua arah secara timbal balik dengan khalayak internal maupun eksternalnya. Kegiatan komunikasi internal maupun eksternal yang dilakukan oleh Humas ini lebih mengarah pada upaya menciptakan suasana yang kondusif yang hangat dan kekeluargaan dengan seluruh khalayaknya. Hal ini berdasarkan pemikiran bahwa informasi yang disampaikan akan lebih efektif dan efisien jika dilakukan dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Sehingga akan berdampak pada meningkatnya motivasi kerja para santri karya dan usaha untuk memajukan Divisi Humas DT ini. Yang tujuan akhirnya adalah terciptanya citra yang positif terhadap organisasi Daarut Tauhiid sendiri. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan secara kualitatif terhadap informaninforman yang berkompeten, diperoleh hasil bahwa kegiatan komunikasi internal dan eksternal yang dilakukan Humas DT mampu menciptakan kondisi yang kondusif dan harmonis dengan seluruh khalayaknya. Disamping itu, hasil penelitian menunjukkan pula bahwa Humas DT kurang berperan dalam menciptakan citra yang positif mengenai DT karena peran tersebut telah diambil oleh pimpinan organisasinya."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
S4284
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
S5069
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
S5070
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>