Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 220 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Heany, Donald F.
New York : Ronald Press, 1968
658.403 8 HEA d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Allan R. Rahadian
"Proyek mahasiswa yang dilaksanakan oleh tim penulis adalah Pengembangan Prototipe Sistem Knowledge Management untuk Tugas Akhir, Proyek Mahasiswa, dan Kerja Praktek(SIRIS) di Fakultas Ilmu Konputer UI(Fasilkom UI). Tujuan dari sistem ini adalah sebagai media untuk pengelolaan knowledge sharing riset yang berfokus kepada prosedur dan proses tugas mata kuliah Kerja Praktek, Proyek Mahasiswa dan Tugas Akhir sebagai sumber.
Fasilkom UI tentu saja memiliki kaitan erat dengan manajemen serta distribusi pengetahuan yang merupakan buah pikiran, baik dari hasil penelitian, pengembangan perangkat lunak maupun penerapan sistem informasi dalam suatu organisasi. Dalam proses distribusi pengetahuan manusia, sedikit banyak akan ada pengetahuan yang tidak terdata atau tersimpan. Knowledge Management merupakan suatu solusi untuk memecahkan masalah dalam distribusi dan penyimpanan pengetahuan.
Aplikasi Sistem Knowledge Management untuk Tugas Akhir, Proyek Mahasiswa, dan Kerja Praktek(SIRIS). Aplikasi ini diharapkan dapat memfasilitasi knowledge sharing khususnya mengenai Tugas Akhir, Proyek Mahasiswa, dan Kerja Praktek. Aplikasi ini terbagi dalam beberapa modul antara lain forum, berita, perpustakaan, informasi, dan sebagainya."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2004
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tanamal, Jeremias
"Proyek mahasiswa bertujuan untuk mengembangkan prototipe Project Knowledge Management System. Sistem ini merupakan suatu sistem manajemen proyek berbasis Knowledge Management yang didukung oleh antarmuka dan hubungan ke sumberdaya eksternal. Dalam pengembangan protipe sistem, Penulis memakai studi kasus Proyek Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2004. Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan KPU untuk memiliki Sistem Informasi yang akan digunakan untuk mendukung segala proses yang berhubungan dengan Pemilu, baik dari segi penghitungan suara, pendaftaran pemilih, keuangan, administrasi maupun persiapan Pemilu yang terangkum dalam Sistem Informasi Komisi Pemilihan Umum (SI KPU). Secara khusus prototipe sistem ini dimaksudkan untuk membantu Project Management Officer (PMO) KPU dalam melaksanakan 5 fase Project Management yaitu Project Origination, Project Initiation, Project Planning, Project Execution & Control dan Project Close Out. Dengan mengimplementasikan Knowledge Management ke dalam Project Management, diharapkan knowledge yang ada sekarang dan yang akan diperoleh nantinya dapat disimpan dan dipelihara untuk dipakai di masa mendatang sehingga organisasi tidak kehilangan aset intelektualnya walaupun proyek (Pemilu) sudah selesai. Terdapat empat faktor yang mempengaruhi kelangsungan suatu proyek, yaitu Cost (Biaya), Procurement (Pengadaan), Quality (Kualitas) dan Time (Waktu). Project Knowledge Management System yang Penulis kembangkan terdiri atas empat modul yang mengelola empat faktor ini, yaitu modul Cost Management, Procurement Management, Quality Management, dan Time Management. Manajemen keempat faktor diatas bukanlah suatu hal yang mudah, karena kegagalan dalam mengendalikan salah satu faktor dapat berakibat besar bagi kelangsungan proyek. Karena itulah sistem ini dinilai pantas untuk dikembangkan."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Penelitian ini mengkaji upaya pemanfaatan data dan informasi arkeologi melalui penerapan teknologi hypertext terhadap dokumen-dokumen yang menghimpun informasi tentang proses pemugaran dan perawatan Candi Borobudur. Proses ini merupakan salah satu wujud dari upaya arkeologi dalam memberi sumbangan kepada pembangunan bidang kebudayaan. Selama ini, penelitian arkeologi sudah mengkaji 358 situs di Indonesia, untuk mengungkapkan kehidupan masyarakat di masa lalu. Hasil penelitiannya memberikan sumbangan berupa data tentang kesatuan sosial budaya Indonesia. Dengan data itu, dapat dilakukan upaya mengenal jatidiri bangsa. Selain itu, sebagai ciri utamanya, disiplin arkeologi mengupayakan pelestarian temuan-temuannya (Mundardjito, 1994: 2). Pelestarian ini memungkinkan sebuah sites dikaji secara mendalam, kontekstual, tahap demi tahap dan terus menerus. Situs, dengan demikian, menjadi sumber data abadi bagi upaya mengenal jatidiri bangsa.
Dari masa ke masa, temuan arkeologi akan terus bertambah. Benda-benda cagar budaya akan bertambah; situs akan semakin banyak ditemukan. Data arkeologi yang terus bertambah ini harus difungsikan secara maksimal sebagai pemberi sumbangan kepada pembangunan nasional. Moratto dan Kelly (dalam Schiffer, 1978: 25) menyatakan bahwa "arkeologi harus dapat berpartisipasi dalam upaya mempertemukan ilmu dan masyarakat demi kebaikan bersama". Untuk ini, data dan informasi arkeologi harus dapat dijadikan landasan bagi pengambilan keputusan yang sekaligus mempertimbangkan nilai penting (significance) dari sebuah situs dihadapkan dengan kepentingan-kepentingan lain. Data dan informasi arkeologi mempunyai posisi sentral dalam upaya mempertemukan kepentingan ilmiah dengan kepentingan lain, seperti kepentingan pembangunan prasarana, pengembangan industri, pemukiman penduduk, dan sebagainya. Dengan kata lain, kepentingan membangun untuk masa depan dapat dilaksanakan tanpa melupakan upaya memahami jati diri lewat tinggalan-tinggalan peradaban masa lalu, kalau kita memiliki cukup data untuk menetapkan perlakuan apa yang akan dikenakan kepada sebuah situs. Dari sinilah timbul upaya untuk ini menghimpun data tersebut ke dalam suatu wadah yang lazim disebut pangkalan data (database). Pangkalan data ini menjadi bagian dari sistem yang menyimpan data arkeologi dan memungkinkan seseorang memakai data itu untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan. Sistem ini disebut sistem temu-kembali informasi (information retrieval system). Jika sites adalah sumber data, maka sistem ini adalah upaya lebih lanjut untuk "mengawetkan" data yang didapat dari situs.
Penelitian ini beranggapan bahwa upaya ini tidak harus hanya berhenti pada penghimpunan data dan penemuannya kembali. Jika himpunan data arkeologi ini terus bertambah, maka diperlukan satu langkah lagi agar himpunan tersebut berfungsi maksimal. Untuk itu, diperlukan sebuah sistem informasi yang memanfaatkan teknologi hypertext. Sistem kemudian perlu diuji untuk melihat apakah data dan informasi tentang proses pemugaran dan perawatan Candi Borobudur dapat ditampilkan melalui teknologi ini.
Dalam penelitian ini, hypertext diterapkan pada dokumen pemugaran dan pelestarian Candi Borobudur. Dokumen ini merupakan hasil kegiatan bidang khusus (arkeologi), sehingga penelitian ini diharapkan dapat mengkaji persoalan-persoalan yang muncul akibat faktor dokumen, isi dokumen, piranti lunak (software) dan pemakai akhir (end users). Dengan demikian, penelitian ini dapat memberi sumbangan pengetahuan tentang pembuatan dan pembacaan hypertext di bidang arkeologi khususnya dan di bidang informasi umumnya."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1997
LP-Pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
"The purpose of this research is to analyze the problems that exist in a company engaged in the sales of paper cutting machine that is on sale systems that are running on the company, identifying the needs of enterprise information and designing information systems that are able to meet the company’s information needs. The used methodology is the method of analysis and design methods. The analysis method is library research, observation, survey of the old system, the identification of information needs and interviews. While the design method used is Object Oriented Analysis and Design (OOAD).The achieved results are in the form of sales information system for paper cutting machine distributor in the form of application design to improve the sales system, which is still done manually. The conclusion is a computerized information system sales can solve problems that occur on the old systems and procedures in the company.
"
621 COMMIT 5 (1-2) 2011
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Hosizah
"Saat ini rumah sakit di Indonesia mengalami perubahan sebagai dampak adanya perubahan lingkungan lokal dan global, bergeser dari lembaga sosial menjadi lembaga usaha yang berarti bahwa pengelolaannya dari not for profit menjadi for profit. Rumah sakit masa kini harus menyadari kebutuhan masyarakat yang terus berubah, kemajuan teknologi, perang antar pesaing dan turunnya kesetiaan pelanggan. Oleh karena itu, dibutuhkan Sistem Informasi Pemasaran (SIP).
SIP dapat membantu rumah sakit dalam pengambilan keputusan yang tepat dan akurat. SIP terdiri dari pencatatan internal, intelijen pemasaran, riset pemasaran dan analisis pendukung keputusan. Pencatatan internal bersumber dari rekam medis dan catatan keuangan rumah sakit. Delapan elemen penting dapat dihasilkan melalui SIP yaitu: Memperoleh infomasi perubahan pasar; biaya yang diperlukan; Informasi kompetisi, perubahan kebutuhan masyarakat; Menetapkan tujuan pemasaran agar jelas dan terarah; penampilan masalah yang ada; Penentuan target pemasaran yang tepat; Gambaran implementasi dari strategi yang dibuat; Beberapa Cara dan alat promosi yang bisa dipilih; Pengukuran dan pemantauan pelaksanaan cara pemasaran.
Rekam Medis sebagai data internal dapat mendukung keputusan pemasaran terhadap 4 elemen di atas atau sekitar 50% dari delapan elemen yaitu lnformasi kompetisi, perubahan kebutuhan masyarakat; Menetapkan tujuan pemasaran agar jelas dan terarah; Penampilan masalah dan pelanggan yang ada; Penentuan target pemasaran yang tepat. Di RS "A" yang sudah tersedia rekam medis elektronik kenyataannya belum optimal dijadikan basis data SIP dan laporan yang dibutuhkan oleh direktur dan wadir tidak tersedia secara rutin karena: masih dilakukan secara manual. Untuk itu perlu dirancang SIP berbasis rekam medis sehingga dapat tercapai optimalisasi manajemen pemasaran RS "A".
Metode pengembangan SI yang digunakan adalah SDLC melalui tahapannya yaitu identifikasi masalah; peluang dan tujuan; penentuan syarat dan analisis kebutuhan; merancang sistem yang akan direkomendasikan; mengembangkan dan mendokumentasikan perangkat lunak; serta ujicoba dan simulasi prototipe.
Hasil penelitian ini adalah diperolehnya prototipe SIP berbasis Rekam Medis yang dapat menghasilkan informasi secara rutin baik bulanan maupun tahunan dalam bentuk label, grafik dan peta guna kepentingan Direktur, Wadir Medis dan Wadir Keuangan dan Layanan Umum dalam rangka optimalisasi manajemen pemasaran RS "A" Jakarta. Beberapa indikator yang dihasilkan yaitu rata-rata kunjungan pasien RS per hari, rata-rata pasien RS per Mari, rata-rata pasien baru per hari, loyalitas pasien dan persentase pasar tertembus. Agar pelaksanaan SIP ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan, dibutuhkan pemahaman tentang pemasaran termasuk SIP berbasis Rekam Medis oleh Unit PUP dan perlu dikembangkan Iebih lanjut analisis keputusan pemasaran berdasarkan diagnosa pasien.

Nowadays, Indonesia hospitals have many changes as the effect of local and global environmental changes, which turn from social institution into money oriented institution which means that the management is changed from not for profit becomes for profit. Recent hospitals should realize public needs which keep changing, technological advance, battle among competitors, and the decrease of customers? loyalty. That is why Marketing Information System is needed.
Marketing Information System can help hospitals in taking right and accurate decisions. It contains of internal records, marketing intelligence, marketing research and decision support analysis. Internal records are taken from medical record and hospitals' financial record. Eight major elements can be produced through marketing information systems, those are: receiving of markets' changes; expenses needed; competition information, changes of publics needs; deciding clear and accurate goal of exact target markets; implementation illustration of strategy that that can be chooses; measuring and monitoring the marketing application.
Medical record as the internal data can support marketing decision of 4 elements above or approximately 50% of total 8 elements which are competition information; changes of public needs: deciding clear and accurate goal of marketing; showing problems present customers; deciding exact target market. In hospital "A" where electronic medical record is already available it is not optimal to be marketing information system data based and the reports needed by the Director and Vice Director is not continuously available since it is still done manually. That is why I am needed to design marketing information system based on medical record to achieve optimal marketing management of "A" Hospital.
Methodology of the development information system used is System Development Live Cycle (SDLC) through many steps which are: problem identification, opportunity and purpose; determining requirement system; developing and documenting software; and also testing and prototype simulation.
This research produce marketing information systems prototype with medical record based which can produce continuous information either monthly or annually in the forms of tables, graphics and maps for the needs of the Director, Medical Vice Director, Financial Vice Director and Public Service in order to optimize the marketing management of Hospital "A" Jakarta. Some indicators produced are average of inpatient per day, outpatient per day, average new patient per day, patient loyalty and continuality and target market percentage. In order to make this marketing information system works properly, it is needed an understanding about marketing includes marketing information system with medical record based by Marketing and Development Unit and it is needed to develop further marketing decision analysis based on patient diagnose.
"
Depok: Universitas Indonesia, 2006
T19359
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Post, Gerald V.
New York: McGraw-Hill, 2003
658POSM002
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Lumban Gaol, Chr Jimmy
Jakarta: Grasindo, 2008
658.4038 GAO s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Irpan Maulana
"Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) yang diselenggarakan oleh Panitia Pusat SPMB terdiri dari beberapa proses, diantaranya: proses pembuatan soal, proses pendaftaran peserta ujian, proses ujian, proses penilaian, pengumuman hasil SPMB, dan lain-lain. Proyek mahasiswa ini hanya difokuskan kepada proses pembuatan soal ujian SPMB, yaitu mencoba mengembangkan model sistem basis data yang mendukung proses pembuatan soal ujian. Proses pembuatan soal terdiri dari beberapa sub proses utama, seperti proses penulisan soal, proses review soal, dan proses perakitan soal. Selama ini, proses pembuatan soal dilakukan secara manual sepenuhnya. Kemudian dari Ketua Tim Pembuat Soal menginginkan adanya sebuah aplikasi yang dapat mendukung proses ini dengan baik. Tujuan dari proyek mahasiswa ini adalah mengembangkan aplikasi bank soal elektronik untuk mendukung proses pembuatan soal ujian.
Dalam proyek mahasiswa ini, penulis menggunakan metodologi Rapid Aplication Development (RAD) dengan Prototyping. Dengan menggunakan metode Rapid Prototyping, pertama-tama penulis mengumpulkan semua kebutuhan pengembangan sistem, kemudian dikembangkan working prototype berdasarkan kebutuhan yang diperoleh, setelah itu working prototype tersebut dievaluasi apakah telah sesuai dengan kebutuhan yang ada. Prototype akan selalu dikembangkan sampai sistem terdefinisi dengan baik, setelah sistem terdefinisi dengan baik kemudian sistem tersebut dikembangkan berdasarkan prototype yang sudah dibuat sebelumnya.
Sebagai hasil, penggunaan aplikasi ini sudah dapat mengakomodasi proses pembuatan soal berbasis IT, namun untuk implementasi awalnya oleh Panitia Pusat SPMB, ada beberapa bagian proses yang masih dilakukan dengan tidak menggunakan IT."
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2006
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayu Putera
"Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia adalah sebuah laboratorium yang telah berkiprah cukup lama di bidang kesehatan di Indonesia. Sebagai salah satu instansi yang cukup berpengaruh, laboratorium ini mengalami masalah dalam melaksanakan kegiatan kerjanya sehari-hari. Masalah yang dialami antara lain adalah, sering terjadi hilangnya data karena pencatatan hanya dilakukan diatas kertas biasa dan juga tidak adanya sejarah seseorang karena tidak adanya media penyimpanan data pasien yang memadai.
Laporan ini akan menceritakan mengenai proses pembuatan sistem yang akan digunakan di laboratorium mikrobiologi secara tahap demi tahap. Dimulai dari tahap perencanaan proyek, analisa sistem, desain sistem, sampai ke tahap implementasi dan pengujian. Di bagian akhir dari laporan ini juga akan diberikan saran serta kesimpulan yang diperoleh selama melakukan proyek akhir mahasiswa ini termasuk dampak yang terjadi di dalam laboratorium mikrobiologi ini.
Sistem yang baru ini mampu membuat alur kerja mereka menjadi lebih teratur, lebih terdokumentasi, dan juga sistem yang baru ini memiliki pencatatan sejarah pasien yang dapat berguna untuk melihat data pasien. Pendekatan yang akan digunakan adalah pendekatan analisa berbasis obyek sehingga dalam dokumen ini juga akan dimasukkan diagram-diagram pendukung laporan seperti use case diagram dan activity diagram. Di dalam laporan ini juga akan diberikan tampilan sistem untuk memberi gambaran mengenai sistem yang dibuatoleh tim."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2005
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>