Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 442 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Boston: McGraw-Hill, 1998
004.023 INF
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Levinson, Paul
London: Routledge, 1977
302.23 LEV s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
M. Arsyad Sanusi
Jakarta: Dian Ariesta, 2004
381.142 ARS t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Curtin, Dennis P.
New York: McGraw-Hill, 1998
004CURP001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Bagus Widyanto
"Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) merupakan sebuah organisasi yang menggunakan Teknologi Informasi secara ekstensif untuk mendukung Sistem Informasi di dalamnya. Sebagai sebuah fakultas, Fasilkom UI menjalankan berbagai proses bisnis dalam kegiatan sehari-harinya, baik proses bisnis yang menyangkut bidang akademik, maupun proses bisnis lain yang menunjang kegiatan akademik tersebut.
Pada proses bisnis di Fasilkom UI, ditemukan permasalahan seperti terdapatnya beberapa proses bisnis yang pada pelaksanaanya, sudah menyimpang dari Surat Keputusan (SK) yang telah ditentukan, dan proses bisnis yang berjalan tanpa memiliki SK sebagai landasan pelaksanaan. Oleh sebab itu student project ini merupakan suatu riset yang bertujuan untuk mengulas proses bisnis yang terjadi di Fasilkom dan membakukan proses bisnis tersebut."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Faisal Reza
"Seiring perkembangan teknologi, pemanfaatan dari pengembangan ilmu pengetahuan tersebut harus selalu ditingkatkan. Khususnya dalam hal menciptakan keamanan dan ketertiban di Indonesia. Sementara jumlah proporsi polisi dan warga yang tidak ideal, 1:900, Kepolisian Republik Indonesia masih menggunakan cara manual yang tidak efektif dalam mengidentifikasi pelaku kejahatan. Yaitu membuat sketsa wajah pelaku kejahatan dan mencari kemiripan wajah dengan citra-citra wajah yang ada di basis data Kepolisian. Sistem Identifikasi Buron bagian Alis dibuat untuk memperbaiki ketidakefektifan proses tersebut. Sistem Identifikasi Buron bagian Alis merupakan sub-bagian dari sistem Identifikasi Buron yang menggunakan bagian-bagian wajah lainnya untuk proses identifikasi. Untuk mencari yang paling efektif dalam mengukur kemiripan alis, maka penelitian ini membandingkan dua metode yang diganakan untuk melakukan ekstraksi. Yaitu Eigenface dan Klustering K-Means dengan Koreksi Gamma. Selain itu, penelitian ini juga membagi alis menjadi lima kategori, tebal, tipis, sambung, normal, dan sedang. Citra wajah yang digunakan berasal dari citra mahasiswa Universitas Indonesia (UI) angkatan 2007 sebanyak 500 buah. Citra alis diperoleh dari data wajah tersebut yang di crop secara manual. Keseluruhan data ini diperoleh dari Pusat Pengembangan Sistem Informasi (PPSI) UI. Setiap metode akan diuji dengan memberikan lima template dari lima kategori yang berbeda untuk diuji kemiripannya. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa Eigenface memiliki akurasi sebesar 64.64%, sedangkan Klustering K-Means dengan Koreksi Gamma memiliki akurasi sebesar 74.75%. Diharapkan hasil penelitian ini bisa membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Theresia Budiyanti
"Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membuat komputer semakin banyak digunakan sebagai alat bantu dalam menjalankan kegiatan industri dan bisnis. Piranti lunak yang digunakan oleh komputer memegang peranan yang sangat penting. Jika penggunaan piranti lunak tersebut menghasilkan galat (error), maka dunia industri atau bisnis tersebut dapat mengalami kerugian. Untuk menjamin bahwa piranti lunak tersebut bebas dari galat, maka pengembangan piranti lunak tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan metode B. Metode B adalah suatu metodologi formal yang digunakan dalam pengembangan piranti lunak, mulai dari spesifikasi sampai dengan implementasi piranti lunak. Dari suatu spesifikasi awal yang bersifat abstrak dan modular, akan dilakukan beberapa tahap refinement sampai mencapai suatu model yang lebih konkrit, yang merupakan kode programnya. Spesifikasi awal tersebut dikembangkan secara matematik sesuai dengan spesifikasi awalnya, sehingga kebenaran piranti lunak tersebut dapat dijamin. Fokus pada tugas akhir ini adalah menelaah refinement dengan metode B dan menerapkannya terhadap suatu studi kasus aplikasi perbankan yang diajukan oleh Martin B¨uchi. Penerapan metode B ini menggunakan alat bantu Atelier B. Hasil penerapan refinement dengan metode B pada studi kasus aplikasi perbankan itu menguatkan bahwa penerapan metodologi formal pada suatu aplikasi dapat menjamin kebenaran aplikasi tersebut. Walaupun penerapan refinement dengan metode B membutuhkan lebih banyak biaya, aplikasi yang dihasilkan dapat dijamin bebas dari galat yang dapat mengakibatkan kerugian besar."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2006
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>