Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Anggie Harygustia
"Majalah internal adalah saluran komunikasi yang digunakan humas. Opini khalayak dapat menjadi masukan bagi majalah internal. Penulis meneliti bagaimana opini karyawan Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban terhadap majalah internal FLOEKSI. Penelitian bertujuan mengetahui opini karyawan terhadap majalah FLOEKSI.
Penelitian menggunakan paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan cara menyebarkan kuesioner. Sampel berjumlah 10% dari total populasi dengan tekhnik aksidental.
Responden berpendapat positif terhadap pemberitaan di majalah FLOEKSI. Walaupun frekuensi membaca responden kurang namun para responden membaca dengan ditail isi dari majalah FLOEKSI sehingga sisi kognisi mereka akan pemberitaan perusahaan terpenuhi. Karyawan setuju FLOEKSI adalah alat komunikasi yang baik bagi perusahaan. Hendaknya humas PLN mengemas rubrik dalam majalah FLOEKSI lebih ringkas tanpa mengurangi nilai pemberitaan.

Internal magazine is a communication?s channel used by public relations. Audience opinion can be an input for it. Author examines how Governmental Electricity Company Ltd. Transmission and Load Dispatch Centre?s employees' opinion about its internal magazine, FLOEKSI. Research aims to reveal employees? opinion about FLOEKSI.
This research uses positivism paradigm with quantitative descriptive approach by spreading the questionnaire with accidental sampling technique. Research?s sample is 10% from population.
Employees hold positive coverage given to news in FLOEKSI. Although there?s a little frequency in reading, respondents read FLOEKSI thoroughly to fulfill their wills of cognitions. Employees agree that FLOEKSI is a good communications? tool for company. Public relations shall be more simple in spreading its news without lessen the news value."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rena Bagliani
"PT Bank X Tbk pada periode tahun 2005 hingga 2008 telah melakukan proses sosialisasi budaya perusahaan yang baru, yaitu TIPCE (Trust, Integrity, Profesionalism, Costumer Focus, Excellence). Humas Bank X dalam mensosialisasikan TIPCE, menggunakan media internal yang salah satunya adalah Majalah Mandiri.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas Majalah Mandiri dalam pembentukan sikap karyawan terhadap budaya TIPCE. Penelitian ini menggunakan paradigma positivist dan pendekatan kuantitatif. Sifat penelitian yang digunakan adalah eksplanatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah majalah internal dapat mempengaruhi sikap karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menyebarkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Bank X yang berada di kantor pusat, dengan menggunakan teknik penarikan sampel random sampling.
Hasil penelitian mengemukakan bahwa Majalah Mandiri dapat dikatakan mencapai tahap efektif dilihat dari pengetahuan dan pendapat responden mengenai Majalah Mandiri. Sikap karyawan terhadap budaya TIPCE telah mencapai aspek konatif, dengan melewati tahap kognitif dan afektif. Bila dilihat pengaruhnya, Majalah Mandiri mempengaruhi sikap karyawan terhadap budaya TIPCE.
Dalam dimensi pengetahuan, pengetahuan karyawan terhadap ramuan isi dan distribusi majalah adalah dimensi yang paling mempengaruhi sikap karyawan terhadap budaya TIPCE. Sedangkan dalam dimensi pendapat, pendapat karyawan terhadap format media adalah dimensi yang paling mempengaruhi sikap karyawan terhadap budaya TIPCE. Apabila dilihat dari sikap yang terdiri dari dimensi Kognitif, Afektif dan Konatif, Pengetahuan terhadap majalah Mandiri paling mempengaruhi afektif atau perasaan karyawan terhadap budaya TIPCE. Kemudian Pendapat terhadap majalah Mandiri paling mempengaruhi kognitif atau pengetahuan karyawan.

PT Bank X Tbk during 2005 to 2008 period have done socialization of the new coorporate culture, TIPCE (Trust, Integrity, Profesionalism, Customer Focus, Excellence). PR of Bank X uses internal magazine ?Majalah Mandiri?, to socialize TIPCE.
The objective of this research is to find out the effectivity of Mandiri Magazine in forming employee?s attitude toward TIPCE. This Research uses positivist paradigm with quantitative, explanatif approach that aims to find out whether internal magazine can influence employee?s attitude. Data collection technique is questionaire. The population in this reseacrh is Bank X?s employee stationed in central office. This research utilizes stratified random sampling.
The outcome of this research exhibits the ability of Mandiri magazine to reach the effective level, based on the knowledge and opinion of the respondents on Mandiri magazine. Employee?s attitude toward TIPCE reach connative level, passing through cognitive and affective level.The relation between Mandiri magazine and employee?s attitude is quite strong. Mandiri magazine influence 24% of employee?s attitude toward TIPCE. The rest is influenced by other variables, other than Mandiri magazine.
In the knowledge dimension, the knowledge of employee towards the content and distribution of the magazine influence most of employee?s attitude toward TIPCE culutre. Meanwhile in opinion dimension, employee?s opinion toward media format influence the most of employee?s attitude toward TIPCE culture. Based on employee?s attitude that contains of cognitive, affective and conative. Knowledge of the Mandiri magazine influence the affective of employee towards TIPCE. And opinion towards Mandiri magazine influence cognitive of employee."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Patria Dhutani
"Dalam hal menata informasi yang beredar pada bagian internal perusahaan, pihak manajemen perusahaan harus berusaha melakukan sebuah tindakan kehumasan agar informasi yang akan disebarluaskan tidak mengandung ambiguitas. Hal tersebut dimulai dengan menentukan pola komunikasi dan faktor efektif dari komunikasi itu sendiri. Sebagai ujung tombaknya adalah media internal, salah satunya yaitu majalah internal. Proses elaborasi yang dimiliki Media Internal Pos Indonesia melalui Majalah Kabar Dari Pos dan Media Internal Pertamina dikembangkan melalui Majalah Energia. Dengan berintegrasi melalui media komunikasi internal 2.0, Majalah Kabar Dari Pos dan Majalah Energia hadir dalam bentuk digital sebagai sebuah adaptasi untuk kemajuan teknologi masa kini. Sehingga penulisan ini bertujuan untuk menganalisis komparasi majalah internal Kabar Dari Pos dan Energia sebagai media komunikasi internal 2.0. Hasilnya terlihat bahwa secara keseluruhan, kedua majalah tersebut memiliki desain dan struktur penulisan majalah yang baik. Namun, penyebarluasan kedua majalah belum optimal sehingga diperlukan pelaksanaan pembuatan majalah internal perusahaan yang lebih terencana serta terimtegrasi.

In structuring the information circulating on the part of company rsquo s internal, the management of company must struggle to take an act of public relations, in order to the information that would be disseminated not contain ambiguities. It begins by determining patterns of communication and effective factor from the communication itself. As the spearhead is internal media, one of which is magazine. The process of elaboration that owned by Pos Indonesia rsquo s Internal Media developed through by Kabar Dari Pos Magazine and Pertamina rsquo s Internal Media through by Energia Magazine. By integrating through internal communications media 2.0, Kabar Dari Pos Magazine and Energia Magazine come in digital form as an adaptation for today rsquo s technological advancements. So this paper aims to analyze the comparation of internal magazine Kabar Dari Pos and Energia as a medium of internal communication 2.0. The results show that overall, both magazines have good design and magazine writing structure. However, the dissemination of both magazines have not been optimized so it is necessary to have a more planned and integrated implementation of the company rsquo s internal magazine.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Anditha Eka Putri
"RINGKASAN EKSEKUTIF
Profil Perusahaan
Bank Mandiri didirikan pada tanggal 2 Oktober tahun 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia Pada tahun 1999 empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya Bank Dagang Negara Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia dilebur menjadi Bank Mandiri Saat ini Bank Mandiri tengah melaksanakan tahap transformasi lanjutan tahun 2010 2014 dengan melakukan revitalisasi visi yaitu Menjadi Lembaga Keuangan Indonesia yang Paling Dikagumi dan Selalu Progresif Sejalan dengan visi tersebut Bank Mandiri berambisi untuk masuk dalam jajaran Top 5 Bank di ASEAN pada tahun 2014.
Analisis Situasi
1. Bank Mandiri bertransformasi menjadi perusahaan yang berbasis Strategic Business Unit SBU sehingga masing masing direktorat mempunyai target sendiri.
2. Hal ini berdampak pada budaya kerja yang fulltime untuk mencapai target 3 Sementara itu penyebutan generasi X dan Y di lingkungan Bank Mandiri juga masih sangat terasa Sehingga menyebabkan kurangnya interaksi yang terjalin antar karyawan Bank Mandiri.
4. Diperlukan kegiatan internal relations untuk meningkatkan hubungan dan interaksi antar karyawan melalui beberapa program
Tujuan Program
1. Meningkatkan hubungan baik dan interaksi antar karyawan Bank Mandiri terutama bagi para karyawan generasi X dan generasi Y.
2 Menumbuhkan kedekatan antar karyawan yang dapat terjalin dengan baik sehingga penyebutan generasi X dan generasi Y di lingkungan kerja Bank Mandiri dapat dihilangkan.
Strategi Program
Meningkatkan interaksi antar karyawan melalui beberapa kegiatan Internal Relations
Khalayak sasaran
Publik internal Bank Mandiri di Gedung Plaza Mandiri Jl Jend Gatot Subroto Jakarta Selatan.
Pesan Kunci
Program internal relations dapat menjadi wadah untuk menjalin kedekatan antar keryawan di Bank Mandiri.
Usulan Program
1. Employee Gathering
2. Karnival Mandiri
3. Mandiri NightAnggaranRp 1 261 050 000
Jadwal Kegiatan
Juni Oktober 2015
Evaluasi
Tahapan evaluasi yang digunakan adalah
1. Tahap Input
2. Tahap Output
3. Tahap Outcomes
Setiap tahap memiliki tolak ukur dan instrumen masing masing

EXECUTIVE SUMMARY
Company Profile
Bank Mandiri was established on 2 October 1998 as part of the bank restructuring program of the Government of Indonesia In July 1999 four state owned banks Bank Bumi Daya Bank Dagang Negara Bank Exim and Bapindo were amalgamated into Bank Mandiri Bank Mandiri are now embarking on the second stage of our transformation process for the 2010 2014 period by revitalizing our vision To be Indonesia's Most Admired and Progressive Financial Institution Align with our vision we are determined to reach the ranks of the Top 5 Banks in ASEAN
Situation Analysis
1. Bank Mandiri has transformed into an Strategic Business Unit SBU company where each units has their own target
2. The transformation turns the company rsquo s working culture into target oriented which makes the employees work fulltime
3. Meanwhile the gap between the X and Y generation has become one of the company rsquo s internal problem Moreover the gap caused the lack of interaction between employees
4. Therefore internal relations activities are needed to increase relationship and interaction between employees through several programs
Purpose of the Program
1. To increase good relationship and interaction between employees especially between the X and Y generation
2. To create harmony between employees and to eliminate the gap between the X and Y generation Program StrategyTo increase interaction between employees through several internal relations programs
Target Audience
Internal stakeholders Bank Mandiri at Gedung Plaza Mandiri Jl Gatot Subroto Jakarta
Key Message
Internal Relations program as a place of to create harmony between employees in Bank Mandiri
Program Recommendation
1. Employee Gathering2 Karnival Mandiri3 Mandiri NightBudgetRp 1 261 050 000TimelineJune October 2015
Evaluation
Evaluation stage used
1. Input Stage
2. Output Stage
3. Outcomes Stage
Each stage has its own measurement and instument
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library