Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Shintania Rahmadhika
"Tulisan ini membahas tentang karmaphala yang terkandung dalam lakon Semar Lahir. Lakon Semar Lahir yang dibawakan oleh Ki Dalang Bima Setya Aji memiliki konsep ajaran karmaphala sebagai salah satu hasil pemikiran Jawa yang menjadi dasar dalam bertingkah laku pada kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian terhadap lakon ini bertujuan untuk menguraikan konsep karmaphala melalui citra, magisitas, mitos, dan simbol dari tokoh Semar. Saratnya nilai filosofis yang interpretatif menjadi pertimbangan dan salah satu masalah dalam melakukan penelitian ini. Uraian terhadap konsep karmaphala menjadi tujuan penelitian. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam memudahkan pengumpulan data dan mendeskripsikan tulisan dengan jelas serta terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Semar memiliki citra dan simbol bagi konsep karmaphala dan dapat dinyatakan bahwa lakon ini sangat berpengaruh pada budaya hidup orang Jawa, yang selalu berhati-hati dalam bertindak dan bertingkah supaya selalu aman dan selaras dalam menjalani hidup. Dengan demikian bisa mewujudkan karmaphala yang sesuai dengan apa yang telah dilakukan semasa hidup.
This paper discusses the karmaphala contained in the play Semar Born. The play Semar Born by Bima Setya Aji has the concept of karmaphala teachings as one of the result of Javanese thought which becomes a base in behaving in life. The research was conducted using a qualitative descriptive method. The research on this play to describe the concept of karmaphala through images, magistracy, myths, and symbols of the Semar character. The abundance of interpretive philosophical values is a consideration and one of the problems in conducting this research. The proof of the concept of karmaphala is the aim of the study. Qualitative descriptive method was used to facilitate data collection and to describe wriring, clearly, and structured. The results showed that Semar’s charachter has images and symbols for the concept of karmaphala and it can be stated that this play is very influential on Javanese culture. Who are always carefull in acting so that they are always safe and harmony in living the life."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Ni Luh Putu Sri Wirayuni
"Menurunnya self-efficacy dan kemandirian ADL pada pasien post operasi ORIF fraktur ekstremitas bawah berdampak pada kualitas hidup pasien. Upaya meningkatkan Self-efficacy dilakukan dengan tele-edukasi sebagai suatu bentuk edukasi yang mendorong terjadinya proses pembelajaran sehingga pasien mau melakukan latihan ROM untuk meningkatkan kemandirian ADL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tele-edukasi dengan menggunakan prinsip Bali Karmaphala terhadap self-efficacy dan kemandirian ADL pada pasien post ORIF ekstremitas bawah. Desain Penelitian ini adalah quasi-experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group design pada 56 responden (kontrol dan intervensi) post operasi ORIF fraktur ekstremitas bawah (n1=n2=28). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan tele-edukasi ROM dengan menggunakan prinsip Bali Karmaphala terhadap self-efficacy dan kemandirian ADL dengan p value = 0,001 (p value < α=0,05).
Tele-edukasi ROM dengan menggunakan prinsip Bali Karmaphala merupakan salah satu pilihan edukasi untuk meningkatkan self-efficacy dan kemandirian ADL pada pasien post ORIF fraktur ekstremitas bawah.
Decreased self-efficacy and ADL independence in postoperative lower extremity fracture ORIF patients have an impact on the patient's quality of life. Efforts to increase self-efficacy are carried out with tele-education as a form of education that encourages the learning process so that patients want to do ROM exercises to increase ADL independence. in patients with lower extremity ORIF. This Design study is a quasi-experimental approach with a pretest-posttest with control group design on 56 respondents (control and intervention) postoperatively ORIF lower extremity fracture (n1=n2=28).ROM tele-education using the Balinese Karmaphala principle is an educational option to increase ADL self-efficacy and independence in post-ORIF lower extremity fracture patients."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library