Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ivy Chininta Budianty
"ABSTRAK
Sebuah kota tidak dapat dipisahkan hubungannya dengan masyarakat karena setiap individu yang tinggal di kota memiliki relasi dengan kota tersebut, hal ini disebabkan adanya pengalaman kehidupan mengenai kota yang dipahami sebagai dimensi pemaknaan ruang. Dalam dua korpus data berupa cerita pendek Netzliteratur yang berjudul Ber hrungspunkte karya Claudia Paal dan Bank karya Jasmin Bischlmeier, secara tidak langsung menggambarkan bagaimana tokoh-tokoh di dalam cerita memaknai ruang tempat dirinya berada. Untuk mengungkapkan hal tersebut, maka diperlukan teori mengenai ruang dan representasi kota, sehingga dapat diketahui pandangan tokoh mengenai ruang tempat dirinya berada yang mempengaruhi tingkah laku mereka serta bagaimana hal tersebut menggambarkan sebuah kehidupan di perkotaan.

ABSTRACT
A city and its inhabitants is an integral because every individual who lives in the city has a connection to the city, mainly because experience of living in the city is interpreted as dimentional understanding of city space. In two corps of data from short story Netzliteratur titled Ber hrungspunkte by Claudia Paal and Bank by Jasmin Bischlmeier, indirectly describes how the characters comprehend the space where they were. To convey this concept, a theory about the city space and city represetation is need to be established, so that it can be known the views of the characters about the space where they were affects their behavior and how it representating city life."
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Linda Putri Resmana
"ABSTRAK
Kehidupan sosial dalam masyarakat urban sangat bersifat heterogen. Masyarakat terbentuk karena adanya berbagai perbedaan di dalam ruang lingkup tersebut. Keheterogenitasan tersebut dapat dilihat dari perbedaan ras, bahasa, pendapat, tingkat intelegensi, pekerjaan, budaya, serta perbedaan status sosial dan ekonomi. Adanya fenomena tersebut dapat mengakibatkan munculnya suatu masyarakat yang multikultural. Peningkatan batas-batas pemisahan kelas sosial seseorang juga tidak dapat dihindari dalam fenomena tersebut. Karakteristik-karakteristik tersebut tergambarkan dalam kedua korpus data Netzliteratur yang digunakan penulis yang secara tidak langsung menggambarkan pola interaksi heterogenitas pada masyarakat urban dalam cerita. Untuk mengungkapkan karakteristik tersebut, digunakan beberapa teori tentang urban, khususnya mengacu pada keheterogenitasan masyarakat urban.

ABSTRACT
The social life in urban society is very heterogenous and can be seen from the differences of race, language, opinion, intelligence level, employment, culture, as well as the differences of social and economic status. Due to these differences in the area, a society is formed which eventually results in a multicultural society. Moreover, the increase of discrimination against someone in a social class cannot be avoided in this phenomenon. These characteristics can be represented in both corpus of data of Netzliteratur, where interaction heterogeneity is indirectly reflected in story. To explain these characteristics, the author uses a few theories about urban, especially in heterogeneity of urban society. "
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dear Sayidah Damanik
"Dinamika kehidupan urban di Tokyo sering dianggap dingin, individualistis, dan apatis, namun dalam serial Jepang Midnight Diner: Tokyo Stories yang tersedia di Netflix, hal itu diperlihatkan dengan cara yang berbeda, yakni hangat dan saling peduli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana omoiyari atau kepedulian terlihat dalam interaksi para tokoh, yaitu interaksi antara Master dan Pelanggan, serta interaksi di antara para pelanggan. Melalui pendekatan konsep omoiyari menurut Kazuya Hara dan urbanisme menurut Walter Benjamin, penelitian ini menemukan bahwa omoiyari yang muncul dalam bentuk doa, dorongan, bantuan, dan dukungan dapat berperan sebagai antidot terhadap isu psikososial yang dialami oleh karakter dalam serial Midnight Diner: Tokyo Stories. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa omoiyari yang ditampilkan dalam serial ini dapat menjadi solusi untuk isu psikososial yang dihadapi oleh masyarakat urban. Peran ini dapat tercapai melalui adanya pengamat yang peka, reflektif, dan simpatik terhadap dinamika kehidupan urban yang oleh Benjamin dikenal sebagai flaneur.

The urban life dynamics in Tokyo are often seen as cold, individualistic and apathetic but in the Japanese series Midnight Diner: Tokyo Stories on Netflix they are shown differently in a way that feels warm and caring. This study aims to analyze how omoiyari or caring appears in the interactions between the Master and the customers as well as among the customers themselves. Using the concept of omoiyari by Kazuya Hara and the theory of urbanism by Walter Benjamin, this study finds that omoiyari in the form of prayers, encouragement, help, and support can act as an antidote to the psychosocial issues faced by the characters in the series. The results show that omoiyari shown in this series can offer a solution to the psychosocial challenges in urban society. This role is made possible by the presence of an observer who is sensitive, reflective, and sympathetic to urban life which Benjamin refers to as the flaneur."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2025
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Jatna Supriatna
Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2021
304.2 JAT p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library