Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Muhamad Hanafiah
"Perkembangan teknologi internet menyebabkan kemunculan banyak inovasi dan perilaku baru. Beberapa diantaranya adalah kemunculan influencer dan perilaku online shopping melalui media sosial. Penelitian terdahulu menemukan bahwa metode pemasaran story telling oleh influencer mampu memperkuat hubungan antara identitas sosial dan niat beli. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara identitas sosial dan niat beli, kredibilitas sumber dan niat beli, dan dampak story telling antara hubungan identitas sosial dan niat beli; serta antara hubungan kredibilitas sumber dan niat beli. Penelitian menggunakan data dari 532 partisipan dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis regresi berganda menemukan bahwa identitas sosial dan niat beli mampu memprediksi peningkatan niat beli. Adapun hasildari analisis moderasi story telling tidak menemukan efek moderasi yang signifikan pada kedua hubungan tersebut.
Online technology advancement causes lots of innovations and new behaviors. Some of which are the appearance of social media influencer and online shopping behavior. Previous study found that story telling method as a means for marketing moderates the relationship between social identity and purchase intention. This study aims to explain the relationship between social identity and purchase intention, source credibility and purchase intention, also the effect of story telling in the relationship between those two. The study uses the data of 532 participants that centered around the age of 24. Multiple regression analysis shows that social identity and source credibility significantly predicts purchase intention. Meanwhile, moderation analysis shows that story telling does not have significant affect on those two relationship."
Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Candy Bestari Purnomo
"Milenial dan Gen Z saat ini sudah mulai aktif dan mendominasi ranah ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, BNI sebagai entitas perbankan melihat bahwa diperlukan strategi untuk menarik segmen milenial dan Gen Z. Influencer adalah medium yang dipilih oleh BNI karena mereka merupakan medium yang populer di kalangan milenial dan gen z, kemudian juga harganya yang low cost namun high exposure. BNI menggunakan Korea Reomit, yang tinggal di Seoul dan memiliki audiens yang mayoritasnya adalah orang Indonesia, untuk memperkenalkan BNI yang telah go global di Korea. Influencer merupakan sumber pesan yang memiliki atribut credibility dan attractiveness. Penelitian ini ingin melihat hubungan credibility dan attractiveness influencer dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand trust. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan non-probability sampling dengan teknik convenience sampling. Partisipan penelitian ini adalah 120 orang berusia 18-35 dan telah melihat video Korea Reomit mengenai BNI Cabang Korea Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa source attractiveness dan source credibility memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap brand trust.
Millennials and Gen Z are now starting to be active and dominate the economic sphere in Indonesia. Therefore, BNI as a banking entity sees that a strategy is needed to attract the millennial and Gen Z segments. Influencers are the media chosen by BNI because they are popular media among millennials and gen z, they are also cost-effective. BNI used Korea Reomit, who lives in Seoul and has an audience whose majority is Indonesian, to introduce BNI, which has gone global in Korea. Influencers are sources that have credibility and attractiveness attributes. This study aims to see the relationship between credibility and attractiveness of influencers in increasing consumer’s brand trust. This study uses a quantitative methodology with non-probability sampling and convenience sampling technique. The participants of this study were 120 people aged 18-35 years and had seen the Korea Reomit video about BNI South Korea Branch. Based on the research results, it is found that source attractiveness and source credibility have a significant relationship toward brand trust."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library