Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 38 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Johnson, Edward L.
Bandung: ITB Press, 1991
543.089 4 JOH b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kristulovic, Ante M.
New York: John Wiley & Sons, 1982
574.192.85 KRI r
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Johnson, Edward L.
Bandung : ITB Press, 1991
543.84 JOH d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nurrotul Fajriyah
"ABSTRAK
Perkembangan makanan kesehatan atau suplemen makanan didorong oleh kebutuhan masyarakat yang cenderung mengonsumsi zat gizi tidak seimbang sehingga berisiko terkena penyakit degeneratif. Lutein berguna untuk mencegah penyakit AMD (Aged-related Macular Degeneration) dan banyak dijual dalam bentuk suplemen makanan. Suplemen makanan yang diedarkan harus memenuhi persyaratan keamanan, mutu dan khasiat untuk melindungi masyarakat dalam mengonsumsi suplemen makanan.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode analisis lutein dengan kondisi yang optimal dan tervalidasi serta menetapkan kadar lutein dalam satu sampel suplemen makanan untuk kesehatan mata dengan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Analisis dilakukan secara kromatografi cair kinerja tinggi dengan menggunakan kolom fase terbalik (C18) Kromasil™ ( 25 cm x 4,6 mm), fase gerak metanol-diklormetan (60:40) dengan kecepatan alir 2,1 ml/menit. Lutein dalam standar dan sampel diekstraksi terlebih dahulu dengan pelarut campuran metanol-petroleum eteretil asetat (1:1:1) sebelum disuntikkan ke KCKT.
Hasil uji validasi menunjukkan bahwa metode ini telah memenuhi syarat uji presisi (koefisien variasi < 2%), koefisien korelasi (r) sebesar 0,9992, dan akurasi (99,94 ± 0,00135)% serta dengan menunjukkan batas deteksi dan batas kuantitasi berturut-turut sebesar 0,0094 μg/ml dan 0,0314 μg/ml. Hasil analisis terhadap satu sampel menunjukkan kadar rata-rata lutein (100,60 ± 0,00026)%.

ABSTRACT
Healthy food or dietary supplement blooming which is urging by people's need which tend to consume unbalanced-nutrient food substances that could make degeneration deseases. The efficacy of lutein is preventing AMD (Aged-related Macular Degeneration) which is sold freely in form of dietary supplements. The dietary supplements must fill the requirement of safety, quality, and efficacy to protect people in consuming dietary supplement.
The purposes of this research were to get the optimum analysis method of lutein and its validation and lutein concentration determination in one sample of dietary supplements for eye health by high performance liquid chromatography. The systems of high performance liquid chromatography consisted of a (C18) reversed-phase column Kromasil™ (25 cm x 4,6 mm), with methanol-dichlorometan (60:40) as mobile phase and flow rate 2,1 ml/minute. Standard and sample of lutein were extracted with solvents of metanol-petroleum eter-etil asetat (1:1:1) before injected to HPLC.
This method has passed the requirement of precision (coefficient variation < 2%), coefficient corelation (r) 0,9992, and accuration (99,94 ± 0,00135)% that showed limit of detection and quantitation 0,0094 μg/ml and 0,0314 μg/ml respectively. The result of analysis showed the average concentration of lutein in one sample of dietary supplement was (100,60 ± 0,00026)%.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2009
S32962
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Mulyana
"Sediaan sirup multivitamin banyak beredar di pasaran dewasa mi; dan digunakan untuk inengobati penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin,, mencegah defisiensi vitamin dan untuk merangsang perturnbuhan.
Komponen-komponen yang umumnya terdapat dalam sirup multivitamin adalab : vitamin Bi, vitamin B2, vitamin B6, nikotinarnid, vitamin A, vitamin B12, vitamin C, Vitamin D, Ca-panthotenat dan asarn amino. Sulit untuk nienetapkan ka dar beberapa koinponen tersebut serempaR tanpa melakukan pemisahan terlebih dahulu. Metoda krointografi cair kinerja tinggi digunakan untuk rnemisahkan komponen-kornponen yang terdapat dalam sirup multivitarnin.
Tujuan penelitian mi adalah untuk memperoleh kondisi analisa yang optimum untuk penetapan kadar vitamin Bi, vitamin 32, vitamin 36 dan nikbtinamid secara serepac, yang terdapat dalam sirup multivitamin.
6 sampel sirup multivitamin (A,B,C) Droduk PMDN dan (D',.E,.F) produk PMA, telah ditetapkan kadar vitamin Bi, vi tamin B2, vitamin B6 dan nikotinamid-nya; dengan kondisi analisa : fasa gerak campuran metanol-air yang mengandung 5 mN Na-oktansulfonat, 1,36% YB2PO4: pH 3,5 ( 3:7 ); kecepatan aliran. 0,5 ml per menit; dan deteksi UV (270 nm.).
Dari 6 sampel tersebut, kadar vitamin B2 cderung rendah ( 20,41-47,44% ) cian pada tiga sampel (L, .E F) ka dar nikotinamid juga cenderung rendab ( 86,29-88,30% ).

There are a lot of multivitamin syrup preparations On the market to day, they are used in therapy of avitaminosis diseases, preventing vitamin deficiency and stimulatinggrowth.
The common componentst of multivitamin syrup are vitamin Bi, vitamin B2, vitamin B6, niacinamide, vitamin A, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, Ca-panthotenate and amino acid. The simultaneous determination of--the components without preceeding separation are complicated. The method of high performance liquid chromatography is used to separa te the components of multivitamin syrup.
The purpose of this study is to find an optimal condition, for simultaneous determination of vitamin Bi, vitamin B2, vitamin B6 and niacinamide in multivitamin syrup.
6 sample of multivitamin syrups .( A,B,C from PJ4DN 1 s ma nufacture and D,L,F from PMA's manufacture); vitamin Bl, vi tamin B2, vitamin B6 and nia,cinamide concentration have been- determinated. The conditions mobile phase are 30% inetha nol-70% 5:mN sodium octanesulfonate in 1,36% KH 2PO4 pE 3,5; flow rate 0,5 ml per minute and detection by UV at 270 rim.
Concentration of vitamin Bi in all sample are low (20,41-47,44%) and concentration of niacinamide in three sample (L',E & F) are low as well (86,29-88,90%).
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1990
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ajeng Yuanita
"Akrilamida diketahui dapat menyebabkan kanker pada sekitar 2 % kasus tiap tahun (di Swedia), ditemukan pada makanan yang diproses menggunakan suhu tinggi (di atas 120oC). Pada penelitian ini dilakukan analisis akrilamida dalam kopi instant secara kromatografi cair kinerja tinggi. Kondisi analisis menggunakan kolom C18 dengan detektor UV-Vis pada panjang gelombang 210 nm, fase gerak 3,5 mM asam fosfat 85% dalam asetonitril-air (5:95), laju alir 0,5 ml/menit. Waktu retensi yang dibutuhkan akrilamida 6,7 menit. Sampel diekstraksi menggunakan diklorometana dan etanol dengan perbandingan 1:20, kemudian ditarik kembali menggunakan air. Hasil penelitian ini menunjukkan presisi <2% dan akurasi antara 80- 110%. Kurva kalibrasi dilakukan pada rentang 0,0250-0,4000 μg/ml menghasilkan linieritas 0,999956 dengan batas deteksi 0,0047 μg/ml; dan batas kuantitasi 0,0155 μg/ml. Kadar akrilamida dari 3 sampel kopi instant, dua diantaranya mengandung akrilamida dengan kadar masing-masing sebesar 6,5570 ng/g dan 2,3628 ng/g.

Acrylamide is known to be the caused of cancer about 2% cases per year (in Sweden), found in food processed using the high temperature (above 120oC). In this experiment, acrylamide analysis was conducted in instant coffee using High Performance Liquid Chromatography. The analysis condition was performed by using C18 column with UV-Vis detector at the wavelength of 210 nm, the mobile phase was 3.5 mM phosphoric acid 85% in acetonitrile-water (5:95) with flow rate of 0,5 ml/minute. The retention time of acrylamide was 6.7 minutes. Sample was extracted with dichloromethane and ethanol, and re-extracted with water. This experiment showed lower than 2% precision and accuracy between 80-110%. Calibration curve was performed in the range of 0.025-0.4000 μg/ml, resulting good linearity 0.999956, limit of detection 0.0047 μg/ml; and limit of quantitation 0.0155 μg/ml. Two out of three samples of instant coffee, contained 6.5570 ng/g and 2.3628 ng/g level of acrylamide."
Depok: Departemen Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anjar Prianto
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S31639
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Saus tomat memiliki kandungan senyawa karotenoid yang bernama
likopen dimana sebagian besar dalam bentuk all-trans yang sukar diabsorpsi
di saluran pencernaan. Bentuk all-trans likopen di dalam tubuh akan diubah
menjadi bentuk cis yang lebih mudah diabsorpsi. Penelitian ini bertujuan
untuk memperoleh bentuk cis likopen melalui induksi isomerisasi dengan
beberapa pelarut organik. Pelarut organik yang digunakan yaitu n-heksana,
n-heksana-metanol = 25:75, aseton. Kondisi optimum reaksi isomerisasi
dicari melalui variasi suhu dan lamanya inkubasi. Saus tomat diekstraksi
dengan etanol selanjutnya dengan diklorometana hingga menghasilkan
supernatan berwarna merah. Kadar trans likopen ditentukan secara
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi menggunakan kolom fase terbalik (C18)
dengan fase gerak campuran asetonitril ? diklorometana ? metanol = 47,5:
42,5:10 dan kecepatan alir 1,0 mL/menit. Hasil optimum isomerisasi terjadi
pada penambahan aseton pada suhu 37°C selama 45 menit dengan
perbandingan cis:trans = 1:44,2."
Universitas Indonesia, 2009
S33066
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Merien Frentinia
"Metomil merupakan salah satu senyawa pestisida N-metilkarbamat yang biasa
digunakan sebagai pestisida. Metomil merupakan penghambat kerja asetilkolin
yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf pusat. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk memperoleh metode ektraksi dan metode analisis yang
lebih baik untuk residu pestisida metomil di dalam sampel. Metomil dapat
dianalisis menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dengan detektor
fluoresensi melalui proses hidrolisis dan derivatisasi. Proses derivatisasi metomil
dilakukan pada reaktor pasca kolom menggunakan ortoftalaldehid dan 2-
merkaptoetanol yang sebelumnya telah dihidrolisis menggunakan natrium
hidroksida. Kondisi analisis yang digunakan yaitu kolom fase terbalik
dimetiloktadesilsilil (Waters Carbamate Coloumn 3,9 x 150 mm), suhu kolom
300C, komposisi fase gerak air-metanol-asetonitril dielusi secara gradien dengan
kecepatan alir 1,5 mL/menit, suhu reaktor pasca kolom 800C, kecepatan alir
reagen pasca kolom masing-masing 0,5 mL/menit dan panjang gelombang eksitasi
339 nm serta panjang gelombang emisi 445 nm. Metode ini sesuai dengan
persyaratan validasi yang diminta berdasarkan linearitas, akurasi dan presisi
dengan koefisien korelasi 0,9997 serta batas deteksi dan batas kuantitasi metomil
berturut-turut adalah 2,73 ng/mL dan 9,10 ng/mL. Untuk metode ektraksi
digunakan sampel buah timun organik yang dianalisis secara simulasi. Buah
timun diektraksi dengan asetonitril dan natrium klorida, kemudian ekstrak yang
didapatkan dimurnikan dengan SPE Aminopropil melalui dua belas kali elusi
menggunakan metanol-diklormetan=(1:99). Hasil pada analisis sampel
menggunakan menunjukan perolehan kembali yang sangat kecil yaitu 28,86%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S33173
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Norma Andriyani
"ABSTRAK
Lerkanidipin adalah antihipertensi generasi ketiga dari penghambat kanal kalsium
(antagonis kalsium) golongan dihidropiridin. Obat ini efektif dalam pengobatan pasien
dengan hipertensi ringan sampai sedang tanpa mempengaruhi denyut jantung. Sebagai obat
yang digunakan dalam kondisi serius, obat ini perlu dilakukan uji bioekivalensi sehingga
perlu dikembangkan metode bioanalisis yang handal, cepat, dan memiliki sensitivitas yang
tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode yang optimum
dan tervalidasi untuk menganalisis lerkanidipin dalam plasma menggunakan Kromatografi
Cair Kinerja Ultra Tinggi tandem Spektrometri Massa (KCKUT-SM/SM). Pemisahan
dilakukan menggunakan kolom Waters AcquityTM UPLC C18 1,7 μm (2,1 x 100 mm)
dengan fase gerak berupa campuran asam format 0,1% - metanol (20:80 v/v) dengan elusi
isokratik, suhu kolom 30 oC, laju alir 0,2 mL/menit dan menggunakan amlodipin sebagai
baku dalam. Deteksi massa dilakukan dengan Waters Xevo TQD tipe Electrospray
Ionization (ESI) positif pada mode Multiple Reaction Monitoring. Lerkanidipin terdeteksi
pada nilai m/z 612,11 > 280,27 dan amlodipin terdeteksi pada nilai m/z 409,1 > 238,15.
Metode preparasi sampel yang optimum adalah metode ekstraksi cair-cair dengan 5 mL
campuran n-heksana ? etil asetat (50:50 v/v) sebagai pengekstraksi, pengocokan dengan
vorteks selama 3 menit, pemutaran dengan sentrifugasi 4000 rpm selama 20 menit,
evaporasi dengan gas nitrogen suhu 50 oC selama 30 menit, serta direkonstitusi dengan 100
μl fase gerak. Metode ini linear pada rentang 0,025 ? 10 ng/mL dengan r ≥ 0,9986. Akurasi
dan presisi secara intra hari dan antar hari memenuhi persyaratan dengan nilai % diff dan %
KV tidak melebihi ± 15% dan tidak lebih dari ± 20% untuk konsentrasi LLOQ. Selain itu,
metode ini memenuhi persyaratan selektivitas, carry over, stabilitas, integritas pengenceran,
dan efek matriks sesuai Guideline on Bioanalytical Method Validation oleh European
Medicines Agency tahun 2011.

ABSTRACT
For the past five years, China?s economic growth has been increased significantly.
However, public perception of the product from China is still not good. Based on
that problem, the objective of this research is to analyze the influence of the country
of origin towards the purchase intention. This research applied the quantitative
approach with 100 respondents who have the willingness to buy the Xiaomi?s
smartphone, as the sample. The result of this research indicates that the country of
origin has a significant effect towards the purchase intention."
2016
S65170
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>