Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sutra Setiara Ruslim
"Pada tahun 2023, Uni Eropa memunculkan terobosan kerja sama militer baru melalui Live Military Exercise (LIVEX), yaitu latihan militer bersama negara-negara anggota Uni Eropa yang melibatkan pengerahan unit, pasukan, dan peralatan militer langsung. Pelaksanaan LIVEX ini cukup mengejutkan, mengingat Crisis Management Military Exercise (MILEX) yang telah dilaksanakan dari tahun 2005 tidak pernah mengerahkan personel militer dalam latihan operasi militer langsung. Adanya peningkatan level militerisasi dalam latihan militer bersama Uni Eropa sangat kontras dengan kerja sama pertahanan dan keamanan Uni Eropa yang selama ini cenderung rendah dan stagnan. Permasalahan tersebut disebabkan oleh rendahnya komitmen kerja sama antara negara dan tidak adanya budaya strategis yang dipegang bersama. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mempertanyakan apa yang mendorong Uni Eropa mulai melaksanakan LIVE Military Exercise (LIVEX) pada tahun 2023. Untuk meneliti hal tersebut, penelitian ini menggunakan kerangka analisis Drivers of Regional Integration yang bertujuan untuk menganalisis building blocks seperti pelaksanaan LIVEX pada tahun 2023 dengan memahami konteks yang lebih luas terkait ide pertahanan dan keamanan Uni Eropa, pengalaman dan dukungan institusional, serta peran dan kepentingan negara inti di Uni Eropa. Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan LIVEX pada tahun 2023 dipicu oleh meningkatnya persepsi ancaman di kawasan, terutama karena terjadinya Perang Rusia-Ukraina. Akan tetapi, penelitian ini juga menemukan faktor-faktor lain yang mendorong pelaksanaan LIVEX di tahun 2023, yaitu bergesernya ide pertahanan dan keamanan Uni Eropa menuju pendekatan yang lebih pragmatis dan berfokus pada peningkatan kapasitas militer, adanya proses dan pengalaman struktur institusi Uni Eropa terdahulu serta dukungan dari PBB dan NATO, dan adanya peran dan kepentingan Prancis dalam mendorong integrasi pertahanan dan keamanan Uni Eropa.

In 2023, the European Union introduced a breakthrough in military cooperation through the Live Military Exercise (LIVEX), a joint military exercise among EU member states that involves the direct deployment of military units, troops, and equipment. The implementation of LIVEX came as a surprise, considering that the Crisis Management Military Exercise (MILEX), which had been conducted since 2005, never involved the deployment of personnel in live military operations. This increased level of militarization in the EU’s joint military exercises stands in stark contrast to the traditionally low and stagnant nature of EU defense and security cooperation. This issue stems from the low level of commitment among member states and the absence of a shared strategic culture. Given this context, this research questions what led the European Union to begin conducting the Live Military Exercise (LIVEX) in 2023. To investigate this, the study uses the Drivers of Regional Integration analytical framework, which aims to analyze building blocks such as the implementation of LIVEX in 2023 by understanding the broader context of EU defense and security ideas, institutional experiences and support, as well as the roles and interests of core EU countries. This research finds that the implementation of LIVEX in 2023 was triggered by the growing perception of regional threats, particularly due to the Russia–Ukraine War. However, the study also identifies other factors that contributed to the implementation of LIVEX in 2023, including a shift in the EU’s defense and security idea towards a more pragmatic approach focused on military capacity-building, the existing institutional processes and experiences within the EU, support from the UN and NATO, and the role and interests of France in promoting EU defense and security integration."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library