Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 16 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hillenbrand, Laura
New York: Ballantine Books, 2001
813.52 HIL s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
L. Mardiwarsito
Flores: Nusa Indah, 1983
899.221 MAR t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Bambang Hendarta
"Using the data from library research, this descriptive qualitative research aims to answer the following questions: (1) What are the historical aspects underlying the establishment of the social structure of Sambas people in the past in relation to the existence of the Dayak and the Malay Sambas communities? (2) How is the social relation between the Dayak and the Malay Sambas communities in the Sambas regency? (3) What is the significance of the toponymy of Sambas for the social life in Sambas regency nowadays.The oath taken by the Dayak and the Malay Sambas is not a fictional story but is a sociological reality that indicates the strength of brotherhood in their daily life. The brotherhood narration of the two ethnic goups in Sambas is always important to discuss in order to keep the collective memory of Sambas society."
Yayasan Jurnal Perempuan, 2018
400 JANTRA 13:1 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Bev, Jennie S
"Sir Alex Ferguson telah berkarya selama 26 tahun dengan menukangi tim terhebat sepanjang sejarah, Manchester United, dengan rekor 19 kali juara Liga Primer Inggris dan 2 kali juara Liga Champion.
Berbagai poin penting dalam kepemimpinan Alex Ferguson dibahas mendalam dengan konsep dan contoh keseharian.
Alex Ferguson sebagai sosok pemimpin memiliki prestasi luar biasa yang hampir tidak tertandingi oleh siapa pun, yang membuatnya menjadi legenda dalam dunia sepakbola profesional dunia.
Sebenarnya gaya kepemimpinan Alex Ferguson mempunyai resiko tersendiri melihat Ferguson sangat kontroversial, pemarah dan beberapa kali menyerang media. Uniknya gaya urakan Ferguson "bekerja dengan baik" di tim sekelas Manchester United."
Yogyakarta: Kanisius, 2013
796.334 BEV l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dunis Iper
Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998
398.2 DUN l
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Mpu Kanwa
Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Bacaan [dan] Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,, 1978
899.211 KAN a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hue, Mei
"本书包括:简明古代服饰史、衣冠之治、丝的传奇、原生态服饰之美、近现代服饰风潮等内容。"
Public: Intercontinental Press, 2010
SIN 391.008 HUE c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Deasy Sukmasari
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas tentang Perayaan Qixi sebagai salah satu perayaan yang dirayakan oleh masyarakat Cina setiap tahun, tepatnya pada tanggal tujuh bulan ke-tujuh penanggalan bulan. .Masyarakat Cina meyakini bahwa perayaan Qixi dilatarbelakangi oleh legenda Niu Lang dan Zhi N . Pada awal kemunculannya, yaitu pada era sebelum Dinasti Han, Perayaan Qixi dirayakan sebagai perayaan penanda berakhirnya musim panen. Sejak memasuki era Han, Perayaan Qixi mengalami perluasan makna menjadi sebuah perayaan yg bermuatan nilai-nilai budaya. Kegiatan yg dilakukan untuk merayakannya pun semakin beranekaragam. Seiring dengan perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi, budaya yg dimiliki oleh bangsa Cina pun turut berubah. Hal ini menyebabkan timbulnya pergeseran pemaknaan Perayaan Qixi oleh masyarakat Cina. Masyarakat Cina di masa sekarang lebih menitikberatkan unsur percintaan dalam Perayaan Qixi. Kegiatan yg dilakukan untuk merayakan perayaan ini pun mengalami perubahan ekstrim menjadi kegiatan yg berhubungan dengan hal-hal percintaan. Oleh karena itu perayaan ini lambat laun dimaknai oleh masyarakat Cina sebagai perayaan kasih sayang seperti halnya hari valentine. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode kualitatif.

ABSTRACT
This journal discusses about Qixi Celebration as one of annual chinese society celebration, precisely celebrated on the seventh of seven month of lunar calendar..Niu Lang and Zhi N legend are believed as a background of Qixicelebration by chinese society. At the beginning of its appearance, before Han Dynasty era, it is celebrated as a marker of harvesting season ending. Entering Han Era, the meaning of Qixi Celebration expands into a celebration which contains cultural values. Activities undertaken to celebrate even more diverse. As the time goes by and also the rapid flow of globalization, chinese culture has changed. Chinese society point of view in Qixi Celebration has transformated. Nowadays, they emphasize the element of romance in Qixi Celebration. All activities have extremely transformated into romance activity. Therefore, chinese society gradually interpret this celebration as a celebration of affection, the same as Valentine 39 s day. This journal uses qualitative research method with literature study approach. "
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Tyas Novansyah
"Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh orang-orang yang mempunyai cerita tersebut sebagai suatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda seringkali dipandang sebagai sejarah kolektif folkstory . Di Indonesia khususnya di beberapa daerah, legenda sangat meresap pada sendi-sendi kehidupan masyarakatnya. Legenda dapat menjadi suatu identitas bagi tempat yang melekat dengan legenda itu. Identitas tempat dapat dibangun dari persepsi masyarakat tentang suatu hal dan di lekatkan pada tempat tersebut.
Peneliti melihat ini sebagi suatu hal menarik untuk diteliti karena dalam ilmu geografi terdapat konsep sense of place yang dapat diartikan sebagai perasaan seseorang terhadap suatu tempat yang membuat seseorang tersebut melihat tempat itu berbeda dengan orang lain. Wilayah pantai Bantul, Yogyakarta merupakan wilayah yang terletak di selatan Pulau Jawa begitu pula dengan Wilayah pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Kedua wilayah itu memiliki karakteristik yang hampir sama mulai dari bentuk pantai hingga karakteristik ombak yang sangat besar dan dapat menjadikannya sebagai tempat wisata seperti surfing dan lain-lain.
Selain itu kedua wilayah pantai ini terkenal dengan legenda Nyi Roro Kidul yang menjadi ide dasar dari penelitian ini karena dianggap memiliki sejarah dan juga tempat-tempat keramat yang melambangkan Nyi Roro Kidul. Oleh karena, itu muncul berbagai pandangan tentang wilayah pantai tersebut. Sehingga dapat dilihat bahwa legenda dapat mempengaruhi pemikiran masyarakat luas khususnya masyarakat sekitar maupun wisatawan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan metode story telling. Dari hasil analisis tersebut Pantai Parangtritis dan Pantai Karang Hawu dianggap memiliki identitas tempat wisata pantai yang memiliki nilai sakral yang tinggi dibandingkan dengan pantai lain yang diteliti yang hanya berfungsi sebagai Wisata Pantai pada umumnya.

Legend is the story of people 39s prose which is regarded by people who have the story as something that really happened. Therefore, Legend is often seen as a collective history folkstory. In Indonesia, especially in some areas, legend have special means for the life of a society. Legend can be an identity for the place attached to that legend. Place identity can be built from the public perception of something that attached to that place.
Researcher see this as an interesting thing to be studied, because in geography there is concept of sense of place that can be interpreted as a feeling of someone against a place that makes a person see that place is different from others. The coastal area of Bantul, Yogyakarta is an area located in the south of Java Island as well as the coastal area of Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Both areas have almost the same characteristics ranging from the shape of the beach to the characteristics of the waves are very large and can make it become tourist attractions such as surfing and others.
In addition, these two coastal areas are famous for the legend of Nyi Roro Kidul which became the basic idea of this research because it is considered to have history and also sacred places that symbolize Nyi Roro Kidul. Therefore, it appears various views about the coastal region. So it can be seen that the legend can affect the minds of the wider community, especially the surrounding community and tourists.
This research uses descriptive analysis method and story telling method. From the results of the analysis, Parangtritis Beach and Karang Hawu Beach is considered to have the identity of beach resorts that have a high sacred value compared with other beaches studied that only serves as a tourism beach in general.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anastasia Louis
"White Snake: The Origin (2019) merupakan film animasi yang menceritakan kisah persaudaraan yang kompleks antara Siluman Ular Putih (Xiao Bai) dan Siluman Ular Hijau (Xiao Qing). Film adaptasi ini merupakan film adaptasi pertama dari cerita mitologi Legenda Siluman Ular Putih yang disajikan dalam bentuk animasi dan menceritakan kisah awal mula terjadinya legenda tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membahas penerapan prinsip xinren dalam film tersebut dengan menganalisis kompleksitas hubungan persaudaraan Xiao Bai dan Xiao Qing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan prinsip xinren dalam hubungan antara Xiao Bai dan Xiao Qing mempengaruhi dinamika hubungan mereka. Selain itu, kompleksitas penerapan prinsip xinren dalam hubungan persaudaraan antara Xiao Bai dan Xiao Qing membuat karakter dan peran dari tokoh Xiao Bai dan Xiao Qing dan hubungan mereka dalam film menjadi lebih kuat dan kompleks. Melalui penerapan prinsip xinren, film ini juga dapat menciptakan refleksi dan pembelajaran mendalam terhadap norma dan etika yang relevan bagi masyarakat modern.

The film White Snake: The Origin (2019) is an animated film that tells the story of a complex relationship between the White Snake Demon (Xiao Bai) and the Green Snake Demon (Xiao Qing). This film adaptation is the first film adaptation of the mythological story The Legend of the White Snake Demon which is presented in animated form and tells the story of how the legend began. This research aims to discuss the application of the xinren principle in the film by analyzing the complexity of Xiao Bai and Xiao Qing's sibling relationship. The method used in this research is qualitative method. The research results show that the application of xinren principles in the relationship between Xiao Bai and Xiao Qing influences the dynamics of their relationship. Apart from that, the complexity of applying the xinren principle in the sibling relationship between Xiao Bai and Xiao Qing makes the characters and roles of Xiao Bai and Xiao Qing and their relationship in the film stronger and more complex. Through the application of xinren principles, this film can also create in-depth reflection and learning regarding norms and ethics that are relevant to modern society."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>