Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rizky Aurelia Putri Dehars
"Skripsi ini membahas tentang berbagai bentuk ketidaksetaraan gender di Jepang dengan fokus utama adalah matahara atau maternity harassment yang terjadi di lingkungan kerja Jepang. Penulis menggunakan teori feminisme radikal untuk menganalisa bagaimana budaya masyarakat Jepang terkait dengan matahara. Analisis menunjukkan bahwa sistem patriarki dalam masyarakat Jepang bukan menjadi pemicu utama terjadinya matahara, tetapi faktor ekonomi lah yang menjadi faktor utama terjadinya matahara di perusahaan Jepang. Matahara dan ekonomi saling berhubungan karena matahara menyebabkan penurunan populasi dan menurunnya populasi menyebabkan ekonomi Jepang dalam kondisi stagnan.

This undergraduate thesis examines about forms of gender inequality in Japan and focusing on matahara or maternity harassment that happens on Japanese work environment. The writer uses radical feminism theories to analyze how Japanese culture relates with maternity harassment. The analysis shows that patriarchy in Japanese society is not the main cause of maternity harassment. It is economic factor which becomes the main factor of maternity harassment in Japanese companies. Maternity harassment and economy corresponds to each other because maternity harassment causes the declining of youth population and this declining population causes Japan economy stuck in a stagnant condition.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
S62956
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maika Christy
"ABSTRAK
Lingkungan pekerjaan di Jepang secara tradisional telah dibentuk oleh kesenjangan besar antara peran gender laki-laki dan perempuan. Masyarakat di Jepang sering kali memberikan tuntutan kepada perempuan untuk memenuhi peran sebagai ibu dalam rumah tangga, peran sebagai wanita karir yang berdedikasi, atau gabungan dari keduanya. Oleh karena itu, perempuan sering kali mendapatkan tekanan bahkan mendapatkan pelecehan atau harassment di tempat mereka bekerja. Di dalam penelitian ini, penulis akan membahas mengenai perjuangan Osakabe Sayaka melawan maternity harassment yang ada di Jepang sebagai bentuk feminisme radikal. Teori yang digunakan adalah teori feminisme radikal menurut Tong, Crawford Unger dan Firestone. Melalui teori tersebut, perjuangan Osakabe melawan matahara dapat dilihat sebagai perjuangan untuk melawan penguasaan laki-laki terhadap kehidupan seksual dan reproduksi perempuan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa perjuangan Osakabe dapat dikatakan sebagai wujud atau manifestasi praktek feminisme radikal.
ABSTRACT
The work environment in Japan has traditionally been shaped by a large gap between the gender roles of men and women. Communities in Japan often provide demands for women to fulfill the role of mother in the household, the role of a dedicated career woman, or a combination of both. Therefore, women often get pressure even get harassed or harassment in their workplace. On this research, writer will explain about radical feminism by Osakabe Sayaka who is fighting against Maternity Harassment in Japan. The theory that will be used on this research is the theory of radical feminism according to Tong, Crawford Unger and Firestone. Through this theory, Osakabe 39 s movement against the ldquo Matahara rdquo can be seen as a fight against male mastery of women 39 s sexual and reproductive lives. In this study we will found that Osakabe rsquo s movement can be said as a manifestation of radical feminism."
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ni Luh Putu Arsi Widiasih
"Kondisi Jepang yang sedang mengalami stagnansi ekonomi, dan kekurangan tenaga kerja produktif, mendorong pemerintah untuk mengeluarkan strategi ekonomi dengan tujuan untuk memecahkan kedua masalah tersebut. Strategi ini disebut dengan Womenomics, berpusat kepada usaha pemerintah memfasilitasi potensi terpendam para  perempuan Jepang agar dapat lebih aktif dalam dunia kerja tanpa harus memilih antara pekerjaan atau keluarga. Meskipun demikian, ternyata strategi ini memunculkan masalah-masalah baru. Salah satunya adalah kasus maternity harassment yang terjadi di lingkungan kerja Jepang.
Digunakan empat media massa online dalam penelitian ini, yang merupakan bagian dari dua portal media besar Jepang yaitu Yomiuri Grup dan Nikkei Grup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif konten analisis dan purposeful sampling untuk membatasi artikel yang digunakan berfokus kepada kualitas bukan kuantitas artikel. Teori yang digunakan adalah analisis framing media oleh Entman untuk menganalisis isi berita terkait isu tersebut, dan teori dicipline and punish untuk membantu menjelaskan munculnya fenomena maternity harassment dalam perusahaan Jepang.
Dalam penelitian ditemukan keempat portal media menunjukkan peran kolaboratif dan fasilitatif dalam menyampaikan artikelnya. Media membingkai (framing) bahwa terdapat jarak antara implementasi regulasi dengan keadaan dalam perusahaan. Media membingkai bahwa iklim perusahaan Jepang menggunakan kehamilan sebagai push factor perempuan agar keluar dari perusahaan.

The condition of Japan's stagnan economic, and the lack number of productive workforce, has prompted the government to issue an economic strategy with the aim to solving these two major problems. This strategy is called Womenomics, centered on the government's efforts to facilitate the hidden potential of Japanese women to be more active in the bread workforce without having to choose between work or family. However, it turns out this strategy raises new problems. One of those problem is the case of maternity harassment that occurs in the Japanese work environment.
Four online mass media were used in this research, which are part of two major Japanese media portals Yomiuri Group and Nikkei Group. This research used qualitative content analysis and purposeful sampling method to limit the focus on quality not quantity of the articles. This research used analysis of media framing model by Entman to analyse the news content related to the issue, and the theory of discipline and punish by Foucault to help explain the emergence of the phenomenon of maternity harassment in Japanese companies.
This research found the media articles show collaborative and facilitative role in spreading maternity harassment issue. The media frame there are gap in the interaction between the government strategies implementation, companies, and female workers. Media also frame that Japanese corporate culture used pregnancy as a push factor to force women to leave their career."
Jakarta: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2018
T52423
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library