Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 35 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Universitas Indonesia, 2009
TA1001
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Universitas Indonesia, 2004
TA315
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Elsa Alfiansyah
"Dalam suatu proses pengukuran daya listrik fotovoltaik penting dilakukan pemantauan secara teratur agar semua kegiatan dapat terkontrol dengan baik. Suatu cara yang efektif dan efisien adalah dengan menggunakan sistem monitoring yang bersifat realtime, dimana semua proses pengukuran tegangan dan arus yang sedang berlangsung dapat dipantau secara seksama pada saat itu juga.
Pada tugas akhir ini dibahas suatu sistem monitoring fotovoltaik dengan memanfaatkan mikrokontroler dan komputer. Mikrokontroler berfungsi sebagai kontrol aksi monitoring fotovoltaik sekaligus menghubungkannya dengan komputer. Komputer berfungsi sebagai tempat memproses data-data yang dikirim oleh mikrokontroler dan menampilkannya pada monitor dengan menggunakan software fotovoltaik.
Perangkat lunak dibuat dalam bahasa basic untuk mikrokontroller, Borland Delphi 6.0 untuk proses data dan tampilan, Microsoft Access untuk manajemen database. Perangkat lunak yang dibuat mampu melakukan monitoring dari modul fotovoltaik untuk mengumpulkan data: tegangan (V) serta arus (I) yang dihasilkan oleh modul fotovoltaik. Dari grafik yang didapat, diketahui bahwa tegangan maksimum yang diperoleh sekitar 202,79 V, dan arus maksimum berharga 0,894 A. Dari hasil pengujian yang dilakukan sistem dapat bekerja dengan baik dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

It is important to do monitoring in a measurement of photovoltaic electric energy process, so every activity will be well controlled. One way that effective and efficient is by using the realtime monitoring system, where every activity measurement of voltage and current will be watch accurately in the same time, in the real time.
This final project will discuss about using microcontroller and computer in photovoltaic monitoring system. The microcontroller will control the photovoltaic and make connection to the computer while the computer will handle data process and output view with using photovoltaic software.
Software will write in basic language for microcontroller, Borland Delphi 6.0 for data process and output view, Microsoft Access for data base management.The software be able to monitoring from photovoltaic modul and collect voltage and current that are produced by photovoltaic modul. From the graphic we can know that that maximum voltage there about 202,79 V, and maximum current have value 0,894 A. From the test result, the system works properly and successfully.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S51141
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Al Hakim Rahmat
"Telah dibuat sebuah alat yang dapat di gunakan untuk mengukur level pada fluida yang berada pada tangki dengan panjang tangki 110 cm. Sensor Ultrasonik digunakan sebagai salah satu komponen utama dalam pembacaan ketinggian level fluida untuk pengukuran pada zat cair.
Sensor Ultrasonik sebagai penghasil gelombang ultrasonik bekerja dengan cara pemnatulan gelombang pada objek. Pulsa-pulsa pendek yang dihasilkan pin SIG akan membuat output gelombang ultrasonik dan setelah di terima gelombang pantulan makan pin SIG akan menjadi low, dari high ke low ini waktu jarak bolak balik."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
TA651
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Arie Pratama Putra
"ABSTRAK
Titrasi amperometri merupakan salah satu metode untuk menentukan konsentrasi larutan. Sebuah reagen (larutan standar) yang disebut sebagai titrant yang telah diketahui konsentrasi dan volumenya digunakan untuk mereaksikan larutan yang dititer atau analit. Sistem peniter yang selama ini digunakan yaitu buret terkalibrasi. Sistem peniter ini dapat menambahkan larutan standar kedalam analit serta menghentikannya ketika titik akhir titrasi tercapai. Titik akhir adalah titik dimana titrasi selesai , yang ditentukan dengan indikator. Dalam titrasi amperometri dalam menentukan titik akhir titrasi digunakan indikator berupa arus. Untuk mempermudah dalam melakukan titrasi dapat dilakukan dengan cara membuat peralatan yang mampu melakukan titrasi secara otomatis. Pada penelitian ini telah dibuat sistem titrasi amperometri otomatis secara keseluruhan. Dari sistem peniter meneteskan larutan standar kedalam larutan analit sampai menampilkan hasil konsentrasi larutan. Untuk automasi alat diperlukan suatu sistem kontrol . Dalam hal ini digunakan mikrokontroller ATMEGA 8535 untuk mengatur automasi titrasi. Mikrokontroller digunakan untuk memonitor besaran arus ketika dilakukan titrasi dan kemudian melakukan umpan balik dengan mengatur (memulai dan menghentikan) aliran peniter serta menampilkan hasil konsentrasi secara langsung melalui perangkat LCD display. Dengan adanya sistem titrasi amperometri secara otomatis, diharapkan dapat lebih memudahkan dunia industri dalam menentukan konsentrasi suatu larutan.

ABSTRACT
Nowadays, titration system commonly used in laboratory is calibrated burette. This titration system is operated with the adding of standard solution to analyte and then stopped the reaction when the endpoint of titration is obtained. The endpoint titration is a point when the physical change happened to the analyte that indicate the titration reaction is finish. This reaction could happen with the help of indicator. In amperometric titration the indicator used is curret, so the endpoint detected as a change in the current. To simplify the titration process, an instrument that allowed the automation of titration is built. In this research, an automatic amperomatic titration system was fully made. The automation is featuring from the titration process to the display of the solution concentration. A control system needed for the instrument automation is ATMEGA 8535 microcontroller for configuring the automation of titration. Microcontroller is use to monitoring the current magnitude when the titration occur and then perform feedback respon with regulating (starting and stopping) the flow of titrant and then afterward, showing the concentration result directly through LCD display device. It is expected, by the invention of automatic amperomatic titration system, the industrial world is having option in countable and easier-to-use method in determining the concentration of solution.
"
Depok: Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuab Alam Universitas Indonesia, 2016
T44898
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Laura Oktaviani
"Kebutuhan akan alat-alat untuk sterilisasi belakangan ini sangat dibutuhkan dalam dunia kedokteran maupun industri farmasi. Sterilisasi alat kesehatan diperlukan untuk membunuh kuman-kuman atau bakteri yang mungkin tumbuh pada alat tersebut, sehingga setelah pemakaian alat tersebut tidak menimbulkan dampak negatif seperti timbulnya bakteri atau kuman patogen yang dapat menimbulkan penyakit. Memang banyak alat-alat lain yang digunakan seperti dengan menggunakan radiasi dan lain sebagainya yang tentunya akan membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk proses yang sederhana proses sterilisasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara yang kering dan cara yang basah. Dalam tugas ini akan dibuat sterilisasi dengan cara basah yaitu dengan menggunakan teknik seperti layaknya panci presto, yang dalam dunia industri farmasi atau kedokteran dikenal dengan nama AutoClave.dalm alat ini akan diatur suhu, tekanan, dan waktu yang semuanya akan diatur oleh mikrokontroller."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
S29221
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Yamidi
"Telah dibuat suatu Rancang Bangun Sistem Pemanas dengan Temperatur terkendali. Alat ini sering dipakai pada lab furnace. Pada sistem pemanas ini penulis menggunakan heater jenis keramik yang mempunyai temperatur maksimum 800 °C. Alat ini dikendalikan dengan menggunakan Mikrokontroler dimana penulis menggunakan dua jenis IC mikrokontroler yaitu AT 89S52 dan Atmega32. AT 89S52 difungsikan untuk keypad sedangkan Atmega32 difungsikan sebagai pengendali. Untuk pengukuran besarnya temperatur penulis menggunakan thermokopel jenis K dimana thermokopel jenis ini dapat mengukur hingga 1000 °C. Pada alat ini penulis dapat mengendalikan heater dengan cara memberikan perintah kepada pengendali melalui keypad. Hasilnya berupa tegangan digital yang sebelumnya diubah melalui ADC dan ditampilkan pada LCD."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
TA453
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Ramadhan
"Telah dibuat sebuah rancang bangun penguji kelayakan lampu pijar berbasis mikrokontroller. Alat ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dan efisiensi dalam melakukan pengujian lampu pijar. Alat ini merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk malakukan pengujian terhadap suatu barang uji untuk dapat diketahui apakah barang uji tersebut layak atau tidak layak untuk digunakan. Dalam kasus ini barang uji yang digunakan adalah Lampu Pijar. Dimana lampu pijar dikatakan layak jika kawat filament yang berada didalamnya masih dalam keadaan terhubung. Dalam sistem ini digunakan alat uji yang berupa sebuah rangkaian dengan komponen analog. Alat uji tersebut akan menghasilkan output berupa digital, sehingga dapat langsung diterima oleh mikrokontroler yang selanjutnya akan memberi perintah pada actuator untuk dapat dipisahkan sesuai kelayakan. Selain itu digunakan sebuah LCD untuk display akhir.

Have been made testing light bulb based on microcontroller. This device made in order to give an easy and efficiency in test light bulb. Advisability test is an equipment used for testing of the test items to be known whether the test items is advisability or not advisability to use. In this case the test items ware used as light bulb. Whare light bulb is advisability if the wires of filament are still in a state connected. This system used device test as one device with analog component. Device test that will result output as digital as, so gets directly be accepted by mikrokontroler is succeeding will give instruction on actuator to get disjointed appropriate advisability. Besides is utilized one LCD to final display."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
TA1094
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>