Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Selvi Indah Ria
"ABSTRAK
Perubahan alih fungsi hutan menjadi perkebunan merupakan alternatif yang dilakukan saat ini. Tujuan dari riset adalah: 1) Mengetahui jumlah erosi yang mungkin terjadi, 2) Mengetahui nilai valuasi ekonomi yang ditimbulkan akibat erosi (onsite effect dan offsite effect) jika ditinjau dari pendekatan lingkungan, ekonomi dan sosial, 3) Memberikan rekomendasi rencana pengelolaan konservasi.
Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif dan infrensial. Pengambilan sampel dilakukan melalui Cluster Sampling dan Accidental Sampling.
Hasil pengujian tekstur tanah, unsur hara dan COrganik digunakan untuk perhitungan erosi, sedangkan kuesioner digunakan untuk mendapatkan data ekonomi dansosial masyarakat. Perhitungan erosi dilakukan dengan menggunakan rumus USLE dan hasil uji regresi. Jumlah erosi yang terjadi pada kondisi existing adalah 0,0572 ton/ha/tahun dengan nilai ekonomi sebesar Rp. 2,58 triliun/tahun. Rencana teknik konservasi yang lebih baik antara skenario monokultur dengan skenario polikultur adalah skenario polikultur, yaitu melakukan penanaman kelapa sawit dan tanaman pangan pada satu area yang sama.

ABSTRACT
Change over the functions of forests into plantations conditions that occur at this time. The purpose of this research are: 1) Knowing the amount of erosion that may occur, 2) Knowing the value of economic valuation (onsite and offsite effect) when viewed from the approach to environmental, economic and social, 3) Offering the recommendation of management plan.
This research uses a quantitative approach with infrensial and descriptif method. Sampling was carried out through cluster sampling and accidental sampling.
Results of testing the soil texture, nutrients and C-Organic is used for calculation of erosion, and questionnaire is used to obtain economic data and public health. Erosion calculations done using USLE and regresson. The amount of erosion that occurs in existing conditions was 0.0572 ton/ha/year with the economic value as Rp.2,58 trilion/year. Plan the most appropriate conservation techniques is the policulture scenario,ie planting of palm oil and food crops in the same area.
"
2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Hasroel Thayib
"ABSTRAK
Butir berkaitan pangan dan lingkungan Agenda SDGs 2030 dibahas dengan wawasan lingkungan Indonesia. Dikemukakan dampak budidaya produksi pangan yang akan menimbulkan masalah bagi tercapainya Agenda 2030 di Indonesia akibat penerapan teknologi yang tidak berwawasan lingkungan/ekosistem Nusantara yang unik di muka bumi ini. Beberapa diantara sejumlah agenda SDGs 2030 terutama yang berkaitan erat dengan lingkungan tidak akan tercapai di Indonesia, jika wawasan lingkungan Nusantara Katulistiwa Indonesia tidak dijadikan dasar teknologi budidaya karena akan berdampak yang tidak mudah diatasi dan akan berbeaya tinggi. Teknologi yang digunakan dalam bidang ini kebanyakan dibangun di negeri berbeda tipologi ekosistem dan lingkungan yang dianggap telah berhasil baik melaksanakannya. Namun teknologi itu tidak begitu saja dapat diterapkan di ekosistem dan lingkungan yang berbeda, apalagi yang unik seperti ekosistem di Nusantara tropika katulistiwa Indonesia. Banyak produk dapat dikembangkan di Nusantara Indonesia yang memiliki keunggulan ekologis absolut"
Jakarta: Ary Suta Center, 2019
330 ASCSM 46 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library