Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Siregar, Sanggul H
"Akibat meningkatnya pemakaian dan harga minyak bumi pada akhir-akhir ini, persediaan minyak semakin menipis dan rnasaiah dampak lingkungan yang diakibatkannya sehingga diversifikasi bahan bakar sangat dibutuhkan. Biodiesel salah satu alternatif bahan bakar memberi harapan karena merupakan energi terbarukan dan ramah lingkungan. Pengolahan biodiesel minyak kelapa dan minyak jagung dilakukan secara transesterifikasi menggunakan pereaksi spiritus dengan prosesor jenis susun.
Hasil proses transesterifikasi ini diperoleh karakteristik kedua biodiesel tersebut menyerupai minyak solar setelah uji propertis laboratorium. Saiah satu propertis yang paling menonjol dari biodiesel ini, memiliki bilangan Setana lebih tinggi dari minyak solar. Dengan metoda pencampuran dengan minyak solar sebesar 10 % sampai 30 %, pengaruh biodiesel ini berkontribusi terhadap peningkatan bilangan Setana campuran antara 2,3 % sampai 13 %, tingginya bilangan Setana ini membantu meningkatkan kualitas penyalaan, performa mesin dan menurunkan emisi gas buang (opasitas). Formulasi campuran biodiesel minyak kelapa dan minyak jagung yang digunakan adalah 1310, B20 dan 1330. Pengujian performa mesin dilakukan pada Engine Research and Test Bed Mesin Nissan tipe SD-22 tanpa modifikasi mesin (standard). Pengujian dilakukan pada variasi putaran (rpm) dan variasi bukaan throttle (%).
Dari basil pengujian diperoleh bahwa pengaruh biodiesel kelapa dan jagung terhadap performa mesin meliputi pemakaian spesifik bahan bakar, brake horse power, efisiensi thermal secara umum masih dibawah performa minyak solar. Perbedaan signifikan terjadi pada level opasitas, dengan penambahan konsentrasi biodiesel penurunan opasitas berkurang sampai 40,7 %. Secara umum dari variasi campuran diantara kedua jenis biodiesel tersebut, B20 Kelapa memiliki basil yang paling baik.

The recent increase in petroleum consumption and world petroleum price, gradual depletion of world petroleum reserves and the impact of environmental problems so that fuel diversification hardly is required. Biodiesel is a promising alternative because it is renewable energy and environ-friendly. In this research, processing of biodiesels of coconut oil and corn oil were processed by using processor series type with transesterification process.
From result obtained properties almost same as diesel oil properties. One of the both biodiesel properties have higher cetane number as compared from cetane number of pure diesel oil. By adding biodiesel concentration 10 % to 30 %, the new cetane number of blending increased 2,3 % to 13 %. The improvement of cetane number effected combustion quality, engine performance and exhaust gas emission (opacity level). The biodiesel blending formulations in this research are 1310, B20 and B30. Engine performance test was conducted on Engine Research and Test Bed with Nissan tipe SD-22 at variated rotational engine speed (rpm) and throttle valve open (%) without any engine modification.
The result showed that the effect of biodiesel blends gave fuel consumption, specific fuel consumption, brake horse power and thermal efficiency, generally less than from diesel oil engine performance. The biggest difference happened at opacity level where by adding biodiesel concentration the opacity level decreased around 40,7 % from diesel oil. From all blending variations, the best result is B20 Coconut Oil.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
T24390
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rizkyandra Wintantomo
"Asap hasil proses pembakaran menghasilkan beberapa dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Salah dua dampak tersebut adalah penurunan jarak pandang dan penurunan kualitas udara bersih. Asap tersebut juga dapat masuk ke dalam sebuah ruangan melalui area kebocoran. Pada skripsi ini penulis bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsentrasi massa partikulat asap dan ketebalan opasitas asap pada lingkungan dan ruangan yang ada di dalam lingkungan proses pembakaran. Simulasi ini dilakukan pada ruangan dengan kerangka alumunium profile sebagai pembatas lingkungan dan balok akrilik dengan area kebocoran sebagai ruang bersih. Proses pembakaran pada simulasi ini menggunakan reactor pembakaran dengan bahan bakar tumpukan potongan koran yang dibakar dengan rokok yang menyala. Konsentrasi massa partikulat asap akan dibaca oleh sensor particulate matter yang berada di dalam balok akrilik dan juga di luar balok akrilik. Proses tahapan simulasi lalu dilanjutkan dengan pemasukan gas nitrogen ke dalam balok akrilik. Hasil simulasi melihatkan bahwa terdapat penundaan akumulasi konsentrasi asap di dalam balok akrilik dibandingkan dengan konsentrasi asap di lingungan. Ketebalan asap juga mengalami penundaan di dalam balok akrilik dibandingkan dengan kecepatan penebalan asap di lingkungan. Pada simulasi ini ditunjukkan bahwa penambahan gas nitrogen dapat mewujudkan laju pembuangan konsentrasi massa partikulat asap di dalam ruangan yang memiliki area kebocoran

The smoke from the combustion process produces several bad effects on the surrounding environment. One of the two impacts is a decrease in visibility and a decrease in clean air quality. The smoke can also enter a room through the leak area. In this thesis, the author aims to determine the difference in the mass concentration of smoke particulates and the thickness of the smoke opacity in the environment and the room in the combustion process environment. This simulation is carried out in a room with an aluminum profile frame as an environmental barrier and an acrylic beam with leakage area as a cleanroom. The combustion process in this simulation uses a combustion reactor with a pile of newspaper pieces fueled by a lit cigarette. The mass concentration of smoke particulates will be read by particulate matter sensors inside the acrylic block and also outside the acrylic block. The simulation stage process is then followed by the introduction of nitrogen gas into the acrylic block. The simulation results show that there is a delay in the accumulation of smoke concentration in the acrylic beam compared to the smoke concentration in the environment. The thickness of the smoke also experienced a delay in the acrylic beam compared to the rate of thickening of the smoke in the environment. In this simulation, it is shown that the addition of nitrogen gas can realize the rate of removal of the mass concentration of smoke particulates in a room that has a leakage area"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Refaldo Fanther
"Penelitian tentang pengaruh pemberian tekanan (presurisasi) terhadap opasitas asap pada ruang tangga kebakaran di gedung bertingkat tinggi dilakukan pada suatu model gedung bertingkat dengan sistem presurisasi berukuran 70 cm x 65 cm x 200 cm menggunakan skala 1:20 dibandingkan dengan desain gedung bertingkat tinggi yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari jumlah pintu terbuka di dalam ruang tangga bertekanan terhadap opasitas asap di gedung bertingkat tinggi. Penggunaan tekanan melalui pemberian suplai udara di dalam ruang tangga kebakaran adalah sebagai salah satu bentuk sistem pengendalian asap yang beertujuan untuk mencegah asap memasuki ruang tangga pada saat kebakaran. Penggunaan presurisasi pada ruang tangga juga disimulasikan dengan desain gedung yang sebenarnya, menggunakan Fire Dynamic Simulator (FDS Ver. 5.0). Data yang diperoleh melalui eksperimen pada model akan dibandingkan dengan hasil analisis yang dilakukan pada simulasi. Hasil dari penelitian ini adalah sistem ruang tangga kebakaran terbukti menurunkan tingkat opasitas asap, sehingga dapat diaplikasikan untuk mencegah asap kebakaran pada gedung bertingkat tinggi.

Experimental work on the effect of pressurized system on optical density of smoke in a high rise building was studied using a model with the size 70 cm x 65 cm x 200 cm. This represents a scaling factor of 1:20 compared to the typical building size. This study aims to study the influence of the number of open doors in the pressurized stairwell to the optical density of smoke in the high-rise buildings. The pressurization through the provision of air supply in the stairwell is as one of smoke control systems that aim to prevent smoke from entering the stairwell during a fire. The effect of pressurization on the stairwell was also simulated with the actual building design, using the Fire Dynamic Simulator (FDS Ver. 5.0). The data obtained through experiments on the model were compared with the results of analyzes performed on the simulation. The result of this research is the pressurized stairwell system was proven to decrease optical density of smoke, therefore it can be applied to prevent smoke of fire in high rise building."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S43351
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library