Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Julianri
Abstrak :
ABSTRAK. Keberadaan masyarakat Arab Indonesia sebagai bagian dalam masyarakat Hindia Belanda, dan akhirnya setelah kemerdekaan menjadi warga negara Indonesia, telah mendorong saya untuk menulis tentang mereka. masalah yang diketengahkan adalah mengenai persatuan di kalangan masyarakat Arab. Persatuan bagi masyarakat minoritas seperti masyarakat Arab Indonesia pada masa itu sangat dibutuhkan, tetapi justru hal itu yang tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya. Masyarakat Arab Indonesia justru terpecah dalam 2 golongan, Sayid dan bukan Sayid. Perpecahan ini sangat merugikan di kalangan mereka sendiri. tetapi usaha persatuan kemudian dirintis justru oleh para pemuda peranakan Arab yang telah berpikiran maju dan yang merasakan akibat-akibat dari perpecahan itu. pengakuan Indonesia sebagai tanah air peranakan Arab melibatkan mereka pada perjuangan menuju Indonesia.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1987
S12244
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abstrak :
Menurut Koentjaraningrat, faktor angka warna suku-bangsa di Indonesia, merupakan salah satu sifat dari masyarakat ini yang sering dibanggakan, bahwa sifat ini merupakan salah satu aspek yang menyulitkan pembangunan, ttentulah mudah dimengerti. Tentulah jauh lebih mudah mengurus sejumlah orang yang mempunyai ciri-ciri, kehendak dan kebiasaan yang sama, dari pada mengurus sejumlah orang yang mempunyai ciri-ciri kehendak dan kebiasaan yang berbeda-beda...
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1975
S12926
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Idham
Abstrak :
Orang Arab datang ke Manado diperkirakan pada abad ke-18. Mereka datang tidak membawa misi politik, tapi berdagang dan menyebarkan Islam melalui dakwah. Mereka menjadi pribumi dengan cara mengawini penduduk lokal. Di Manado, populasi mereka cukup banyak, mereka tersebar di berbagai kecamatan dan kelurahan, bahkan terdapat pemukiman yang mayoritas dihuni oleh orang-orang Arab, yang kemudian populer disebut Kampung Arab. Meski demikian, data dan tulisan tentang peran mereka khususnya pengembangan Pendidikan keagamaan masih sangat minim. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran mereka terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah warga Arab yang berada di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, Kota Manado. Pilihan lokasi penelitian ini, selain karena lokasi ini punya nilai sejarah tentang keberadaan orang-orang Arab, juga terdapat beberapa lembaga pendidikan keagamaan, baik yang sifatnya formal maupun non formal dan dikelola secara swadaya oleh warga keturunan Arab. Lembaga Pendidikan ini sudah ada sejak zaman kolonial, meski telah berganti nama, namun keberadaannya masih bisa ditemukan hingga saat ini.
Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama, 2019
297 JPAM 32:1 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library