Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
Aisha Ardelia Putri
"Lanskap ritel terus mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya inovasi digital dan pergeseran perilaku konsumen, yang mendorong kemunculan TikTok Shop sebagai salah satu platform e-commerce terkemuka di kalangan generasi muda Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian konsumen selama flash sale produk kecantikan di TikTok Shop. Fokus utama penelitian adalah untuk mengkaji bagaimana persepsi nilai yang terdiri dari nilai harga, fungsional, emosional, dan sosial, mempengaruhi niat beli dan pembelian aktual. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana tekanan waktu dan keterlibatan produk membentuk hubungan tersebut. Data dikumpulkan melalui eksperimen daring yang melibatkan 126 partisipan yang telah membeli produk kecantikan di TikTok Shop dalam tiga bulan terakhir, berusia 18 hingga 34 tahun, dan berdomisili di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen 2x2 serta analisis regresi moderasi dengan bantuan SPSS untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai emosional menjadi prediktor yang kuat terhadap niat beli ketika konsumen memiliki keterlibatan tinggi terhadap produk dan tidak berada dalam tekanan waktu. Sebaliknya, nilai harga, fungsional, dan sosial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap niat beli. Tekanan waktu terbukti mengurangi pengaruh nilai emosional, sehingga memperlemah keputusan yang didorong oleh emosi. Meskipun efek moderasi ini tidak signifikan di tiap kelompok, hasilnya signifikan pada model keseluruhan. Ketika konsumen berada dalam tekanan waktu dan memiliki keterlibatan rendah terhadap produk, nilai harga dan emosional justru berpengaruh signifikan terhadap niat beli, yang bertentangan dengan hipotesis awal yang memprediksi pengaruh lebih kuat pada keterlibatan tinggi. Terakhir, niat beli terbukti secara signifikan memengaruhi pembelian aktual, terutama pada konsumen yang mengalami tekanan waktu tinggi dan keterlibatan produk yang tinggi.
The retail landscape is constantly evolving, with digital innovation and shifting consumer behavior accelerating the rise of TikTok Shop as one of the leading e-commerce platforms for young Indonesians. This study investigates the factors that influence consumers’ purchase behavior during beauty flash sales on TikTok Shop. It focuses on how perceived value, consisting of price, functional, emotional, and social value, affects purchase intention and actual purchase. The study also explores how time pressure and product involvement shape these relationships. Data were collected through an online experiment involving 126 participants aged 18 to 34, living in the Greater Jakarta area (Jabodetabek), who had purchased beauty products on TikTok Shop within the past three months. A 2x2 experimental design and moderated regression analysis using SPSS were employed to test the hypotheses. The results show that emotional value became a strong predictor of purchase intention when consumers were highly involved and not under time pressure. In contrast, price, functional, and social value did not significantly influence purchase intention in any condition. Time pressure was found to reduce the influence of emotional value, weakening emotionally driven decisions. While this moderating effect was not significant within individual groups, it was significant in the overall model. When consumers were under time pressure and had low involvement with the product, both price and emotional value significantly influenced purchase intention, contradicting the original hypotheses that expected stronger effects under high involvement. Finally, purchase intention significantly predicted actual purchase, particularly among consumers experiencing both high time pressure and high product involvement."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Aiko Sulaiman
"Dalam era digital yang semakin berkembang, khususnya setelah pandemi, penggunaan platform e-commerce untuk berbelanja online meningkat pesat di Indonesia, dengan tren live streaming shopping menjadi salah satu inovasi terbaru yang menarik perhatian konsumen. Namun, meskipun popularitasnya meningkat, kegiatan berbelanja melalui live streaming di e-commerce Indonesia sering menghadapi berbagai masalah yang mengganggu kepercayaan konsumen yang merupakan salah satu elemen kunci dalam membentuk niat pembelian dan keterlibatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan konsumen dan perilaku pembelian aktual di live streaming ecommerce. Teori socio-technical dan teori trust transfer digunakan untuk mengidentifikasi hubungan faktor social enabler dan technical enabler terhadap kepercayaan konsumen dan perilaku pembelian aktual. Penelitian ini dilakukan dengan 785 responden yang dianalisis menggunakan PLS-SEM, dan dilanjutkan dengan wawancara kualitatif dengan 30 responden yang dianalisis melalui content analysis untuk mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor social enabler, yaitu active control, two-way communication, dan synchronicity, serta faktor technical enabler seperti visibility affordance dan guidance shopping affordance, terbukti meningkatkan kepercayaan terhadap platform, streamer, dan produk. Aspek technical enabler lainnya, yaitu metavoicing affordance, tidak berpengaruh signifikan terhadap trust in streamer. Kepercayaan pada streamer juga terbukti mempengaruhi kepercayaan pada produk, sesuai dengan teori trust transfer. Niat pembelian dalam live streaming juga terbukti dipengaruhi oleh consumer trust dan kemudian berpengaruh terhadap actual purchase. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penyedia layanan live streaming, terkhusus pihak pengembangnya, mengenai aspek live streaming apa saja yang berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan dan perilaku pembelian konsumen.
In the rapidly evolving digital era, particularly following the pandemic, the use of ecommerce platforms for online shopping has increased in Indonesia, with the trend of live streaming shopping emerging as one of the latest innovations capturing consumer attention. However, despite its growing popularity, live streaming shopping in Indonesian e-commerce frequently encounters various issues that undermine consumer trust—one of the key elements in shaping purchase intentions and consumer engagement. This study aims to identify the factors influencing consumer trust and actual purchasing behavior in live streaming ecommerce. Socio-technical theory and trust transfer theory are employed to identify the relationships between social enablers and technical enablers and their impact on consumer trust and actual purchasing behavior. The research involved 785 respondents analyzed using PLS-SEM, followed by qualitative interviews with 30 respondents analyzed through content analysis to support the findings. The results indicate that social enablers, such as active control, two-way communication, and synchronicity, as well as technical enablers like visibility affordance and guidance shopping affordance, significantly enhance trust in the platform, streamer, and product. Another technical enabler aspect, metavoicing affordance, does not have a significant effect on trust in streamer. Trust in the streamer also influences trust in the product, in line with trust transfer theory. Purchase intentions in live streaming are shown to be affected by consumer trust, which subsequently impacts actual purchases. These findings are expected to provide valuable insights for live streaming service providers and developers regarding the aspects of live streaming that influence consumer trust and purchasing behavior."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Sophie Andira Cindani Gardian
"Dalam era digital yang semakin berkembang, khususnya setelah pandemi, penggunaan platform e-commerce untuk berbelanja online meningkat pesat di Indonesia, dengan tren live streaming shopping menjadi salah satu inovasi terbaru yang menarik perhatian konsumen. Namun, meskipun popularitasnya meningkat, kegiatan berbelanja melalui live streaming di e-commerce Indonesia sering menghadapi berbagai masalah yang mengganggu kepercayaan konsumen yang merupakan salah satu elemen kunci dalam membentuk niat pembelian dan keterlibatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan konsumen dan perilaku pembelian aktual di live streaming ecommerce. Teori socio-technical dan teori trust transfer digunakan untuk mengidentifikasi hubungan faktor social enabler dan technical enabler terhadap kepercayaan konsumen dan perilaku pembelian aktual. Penelitian ini dilakukan dengan 785 responden yang dianalisis menggunakan PLS-SEM, dan dilanjutkan dengan wawancara kualitatif dengan 30 responden yang dianalisis melalui content analysis untuk mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor social enabler, yaitu active control, two-way communication, dan synchronicity, serta faktor technical enabler seperti visibility affordance dan guidance shopping affordance, terbukti meningkatkan kepercayaan terhadap platform, streamer, dan produk. Aspek technical enabler lainnya, yaitu metavoicing affordance, tidak berpengaruh signifikan terhadap trust in streamer. Kepercayaan pada streamer juga terbukti mempengaruhi kepercayaan pada produk, sesuai dengan teori trust transfer. Niat pembelian dalam live streaming juga terbukti dipengaruhi oleh consumer trust dan kemudian berpengaruh terhadap actual purchase. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penyedia layanan live streaming, terkhusus pihak pengembangnya, mengenai aspek live streaming apa saja yang berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan dan perilaku pembelian konsumen.
In the rapidly evolving digital era, particularly following the pandemic, the use of ecommerceplatforms for online shopping has increased in Indonesia, with the trend of livestreaming shopping emerging as one of the latest innovations capturing consumer attention.However, despite its growing popularity, live streaming shopping in Indonesian e-commercefrequently encounters various issues that undermine consumer trust—one of the key elementsin shaping purchase intentions and consumer engagement. This study aims to identify thefactors influencing consumer trust and actual purchasing behavior in live streaming ecommerce.Socio-technical theory and trust transfer theory are employed to identify therelationships between social enablers and technical enablers and their impact on consumertrust and actual purchasing behavior. The research involved 785 respondents analyzed usingPLS-SEM, followed by qualitative interviews with 30 respondents analyzed through contentanalysis to support the findings. The results indicate that social enablers, such as activecontrol, two-way communication, and synchronicity, as well as technical enablers likevisibility affordance and guidance shopping affordance, significantly enhance trust in theplatform, streamer, and product. Another technical enabler aspect, metavoicing affordance,does not have a significant effect on trust in streamer. Trust in the streamer also influencestrust in the product, in line with trust transfer theory. Purchase intentions in live streamingare shown to be affected by consumer trust, which subsequently impacts actual purchases.These findings are expected to provide valuable insights for live streaming service providersand developers regarding the aspects of live streaming that influence consumer trust andpurchasing behavior."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library