Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ati Solechati
"ABSTRAK
Tulisan ini membahas latar sejarah dalam novel Kuantar ke Gerbang karya Ramadhan K.H. Latar sejarah dalam novel ini ditunjukkan melalui berbagai peristiwa yang dialami oleh tokoh Soekarno melalui sudut pandang tokoh Inggit Garnasih. Tujuan penulisan ini adalah untuk menunjukkan latar sejarah dalam novel Kuantar ke Gerbang yang dilihat dari biografi Soekarno. Pembahasan dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber sejarah seperti buku Soekarno: Biografi 1901?1950 karya Lambert Giebels. Berdasarkan analisis pada novel Kuantar ke Gerbang terlihat bahwa ada tempat-tempat bersejarah, antara lain Jakarta sebagai tempat lahirnya Sumpah Pemuda dan berdirinya PNI, Solo sebagai tempat penangkapan Soekarno, Banceuy dan Sukamiskin sebagai tempat penahanan Soekarno, serta Ende dan Bengkulu sebagai tempat pembuangan Soekarno.

ABSTRACT
This article discussed historical background from the Kuantar ke Gerbang by Ramadhan K.H. This book showed some events experienced by Soekarno through Inggit Garnasih‟s point of view. The purpose of this article is to analyze historical background from Kuantar Ke Gerbang compare to Lambert Giebels book Soekarno: Biografi 1901?1950. The analysis shows that there are some historical places, for example Jakarta as a birth place of Sumpah Pemuda and PNI; Solo as a Soekarno‟s arrested place; Banceuy and Sukamiskin as a Soekarno‟s prisoner; and also Ende and Bengkulu as a Soekarno‟s banishment."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Doni Jaya
"Skema budaya divergen SBD adalah himpunan pengetahuan yang terkait dengan berbagai unsur budaya yang diperlukan untuk memahami dan menafsirkan teks Cook, 1989; Seel, 2012; Mandler, 1984, yang diasumsikan dimiliki oleh pembaca sumber PSu tetapi tidak dimiliki oleh pembaca sasaran PSa Jaya, 2012. SBD adalah salah satu tantangan besar di dalam penerjemahan teks sastra karena sering kali ditampilkan secara padat di dalam teks sumber tanpa informasi yang memadai Newmark, 1988. Untuk menjembatani kesenjangan atau divergensi antara skemata PSu dan PSa, penerjemah menerapkan berbagai strategi Newmark, 1988; Baker, 1992 yang diasumsikan berada pada posisi ideologis tertentu Venuti, 1995. Penelitian ini memilih novel Dracula yang terdiri dari pasangan teks sumber TSu berbahasa Inggris dan teks sasaran TSa berbahasa Indonesia sebagai sumber data karena berlatar Eropa zaman victorian sehingga berpotensi mengandung banyak SBD. Penelitian ini berupa studi kasus Saldanha O rsquo;Brien, 2013, menerapkan ancangan kualitatif, dan termasuk wilayah kajian 'perbandingan antara terjemahan dan teks sumbernya. di dalam kajian penerjemahan Williams Chesterman, 2002. Satuan terjemah ber-SBD dipilih sebagai data dan dikategorikan ke dalam skemata atau subskemata berdasarkan kesamaan ciri skematis tertentu. Analisis data menghasilkan beberapa kategori temuan. Pertama adalah satuan analisis n = 758 yang dikelompokkan ke dalam berbagai skemata n = 21 dan subskemata n = 84. Kedua adalah berbagai jenis divergensi yang terkandung di dalam TSu n = 13. Ketiga alasan penerapan strategi berideologi domestikasi n = 16 dan pengasingan n = 12, beserta kelemahannya n = 20. Keempat adalah ideologi dominan penerjemahan satuan ber-SBD di dalam novel Dracula, yaitu domestikasi, dengan sejumlah alasan, seperti penghilangan masif, adaptasi alusi, penetralan dialek, pengawaman istilah teknis, dan penggantian citra metafora. Kelima adalah berbagai fenomena menarik yang terkait dengan pengalihan SBD n = 25, seperti ideologi berkadar tinggi atau rendah, perbedaan kadar divergensi di kalangan PSa, metafora berstrategi ganda, serta ldquo;pengasingan rdquo; dan ldquo;domestikasi rdquo; oleh penulis TSu. Penelitian ini menunjukkan kompleksitas penerapan strategi dan ideologi yang ditentukan oleh banyak faktor, seperti konteks narasi, relevansi wacana Jaya, 2015, batasan linguistis, divergensi TSu, atau skema PSa.

Divergent cultural schema DCS is a collection of knowledge related to various cultural features required to understand and interpret a text Cook, 1989; Seel, 2012; Mandler, 1984, which is assumed to be present in source readers SR but absent in target readers TR Jaya, 2012. DCS poses a particularly great challenge in literary text translation because it typically takes the form of a highly concise source text without any sufficient information Newmark, 1988. In order to bridge the schematic gap or divergence between SR and TR, the translator applied various strategies Newmark, 1988; Baker, 1992 which are assumed to occupy certain ideological positions Venuti, 1995. Bram Stoker rsquo;s Dracula, consisting of the original English source text ST and its Indonesian target text TT was chosen as data source due to its strong Victorian-European setting which contains many potential DCS. This case study Saldanha O'Brien, 2013 applies qualitative approach and falls into the area of 'comparison of translations and their source texts' within translation studies Williams Chesterman, 2002. Translation units with DCS were selected as data and categorized into appropriate schemata or subschemata on the basis of certain similarities in schematic characteristics. Data analysis generated several categories of results. The first is units of analysis n = 758 which are classified into various schemata n = 21 and subschemata n = 84. The second is various types of ST divergence n = 13. The third is the reasons for applying domesticating n = 16 or foreignizing n = 12 strategies, as well as their weaknesses n = 20. The fourth is domestication as the dominant ideology of the translation of units with DCS in Dracula, with its supporting arguments such as massive omissions, allusion adaptations, dialect neutralizations, technical term generalizations, and metaphorical image substitutions. The fifth is a number of interesting phenomena n = 25 which are related to the transfer of DCS such as high or low ideological levels, different levels of divergence among TR, metaphor with multiple strategies, and ldquo;foreignization rdquo; and ldquo;domestication rdquo; by ST writer. This research amply demonstrates the complexity of strategy applications and ideological positions which are dependent on many factors such as narrative context, discourse relevance Jaya, 2015, linguistic constraints, ST divergence, or TR schemata.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2018
D2530
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library