Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Aradichi Prihandana
"Skripsi ini membahas mengenai persepsi pustakawan di Perpustakaan Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait dengan pemahaman dan implementasi terhadap kegiatan pengatalogan yang dilakukan di Perpustakaan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa secara keseluruhan pustakawan di Perpustakaan Kementerian Sosial Republik Indonesia memahami akan pentingnya kegiatan pengatalogan di Perpustakaan Kementerian Sosial Republik Indonesia, namun pada praktiknya mereka kurang memahami bagaimana melakukan proses pengatalogan sesuai dengan standar yang ada, sehingga kegiatan pengatalogan yang dilakukannya tidak berjalan secara maksimal.

The focus of this research is to discuss about The Perception of the Librarian in the Indonesian Ministry of social regarding to comprehension and implementation towards cataloging activities that is done in the Library of Indonesian Ministry of Social. This research uses qualitative approach and Phenomenology Method.
The result of this research is to conclude that overall of the librarian in the Social Ministry of the Republic of Indonesia understand the importance of cataloging in the Library of Social Social Ministry of the Republic of Indonesia, however,practically they do not really understand how to process standard cataloging system, as a result, the cataloging does not work well.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S46861
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Purba, Debora Eflina
"Skripsi ini mengenai persepsi staf pengajar terhadap tugas dan status pustakawan di perpustakaan perguruan tinggi di Fakultas Sastra, FISIP dan Fakultas Psikologi-Ul. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi staf pengajar terhadap pentingnya perpustakaan fakultas bagi mereka, menggambarkan persepsi staf pengajar terhadap tugas pustakawan, persepsi staf pengajar terhadap status pustakawan, dan kontak/hubungan yang terjadi antara pustakawan fakultas dan staf pengajar di ketiga fakultas tersebut di atas. Teknik pengumpalan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner, yang dibagikan langsung kepada staf pengajar yang menjadi sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 72 responden yang diteliti, per_sepsi mereka terhadap pentingnya perpustakaan bagi penelitian dan pengajaran mereka cukup baik. Staf pengajar di FS Iebih menghargai koleksi perpustakaannya dibanding staf pengajar di FISIP dan F-Psi. Persepsi staf pengajar terhadap tugas pustakawan pada umumnya positif walaupun staf pengajar yang mengerti tugas-tugas seorang pustakawan jumlahnya hanya sebagian dari seluruh responden. Persepsi staf pengajar yang mengerti dan yang tidak mengerti ada perbe-daan tugas pustakawan dan non pustakawan di perpustakaan tidak berbeda jauh, dan staf pengajar di FS dalam beberapa hal lebih mengerti tugas-tugas seorang pustakawan. Persepsi staf pengajar terhadap status pustakawan pada umwnnya positif, sebagian staf pengajar setuju jika pustakawan memiliki status dan kedudukan yang sama dengan staf pengajar. Staf pengajar yang menyetujui per_samaan status dan kedudukan antara pustakawan dan staf pengajar lebih besar jumlahnya di FS (73,91% staf pengajar FS setuju tentang hal ini). Sebagian be_sar staf pengajar (81,94%) menganggap pustakawan sebagai profesional. Kon_tak/hubungan antara pustakawan dan staf pengajar belum berjalan efektif. Pada umumnya staf pengajar merasa tidak pernah mendapat informasi buku-buku baru di perpustakaan, belum ada kontak dalam Pendidikan Pemakai, dan jarang sekali terjadi kontak dalam hal pemilihan dan pengembangan koleksi dan pembuatan kebijakan untuk perpustakaan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1996
S15280
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jusa Junaedi
"Skripsi ini membahas mengenai persepsi pustakawan perguruan tinggi terhadap tindakan plagiarisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pustakawan Universitas Indonesia terhadap tindakan plagiarisme dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh mereka untuk membantu sivitas akademika dalam mencegah tindakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun pemilihan informan berdasarkan metode purposive sampling dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pustakawan Universitas Indonesia memiliki kesamaan persepsi terhadap tindakan plagiarisme. Selain itu, mereka juga telah melakukan beberapa upaya yang dapat mendukung sivitas akademika dalam mencegah tindakan tersebut.

This undergraduate thesis discusses perception of academic librarian towards plagiarism. This research aims to know the perception of librarians of Universitas Indonesia towards plagiarism and prevention efforts undertaken by them for helping sivitas akademika in preventing that action. This research uses qualitative approach with case study method. Selection of informants based on purposive sampling method with data collection techniques through observation, interviews and document analysis. Result of this research shows that librarians of Universitas Indonesia have similarity perception towards plagiarism. In addition, they have also made several efforts which can help sivitas akademika in preventing that action.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
S70003
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hammam Bagusni
"Penelitian ini membahas persepsi pustakawan referensi mengenai perannya di Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi persepsi pustakawan mengenai peran dan kompetensinya dalam melayani pengguna yang membutuhkan informasi di bidang hukum melalui layanan referensi di Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev beserta kendalanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan memandang layanan referensi sebagai layanan substantif, pustakawan mempersepsikan perannya sebagai seorang library is a librarian, dan menjawab pertanyaan referensi dari pengguna yang bersifat research question, sementara ia pun juga memenuhi lima kompetensi profesional dari RUSA terlebih pada kompetensi akses, dasar pengetahuan, promosi dan kolaborasi.
Kendala yang terjadi adalah, karena beban kerja dari pustakawan yang juga berlebih, maka perannya dalam melakukan pelayanan referensi masih belum berkembang hingga penciptaan produk baru secara signifikan, sementara itu staf layanan yang tersedia pun masih belum memiliki kompetensi yang cukup untuk diangkat dan didelegasikan menjadi seorang pustakawan referensi.
Pada akhirnya peran pustakawan di Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev dapat disimpulkan sebagai seorang ldquo;pustakawan aktivis rdquo; yang sibuk dalam organisasi profesi sebagai media untuk mengaktualisasikan dirinya dan bidang perpustakaan secara umum, yang membuat perannya pada layanan referensi menjadi tersisihkan.

This research discuss the reference librarian perception of his role at the Daniel S. Lev Law Library. The aim of this research is to identificate the librarian 39 s perception of the role and expertise in serving the users who need information in the field of law through reference service in Daniel S. Lev Law Library along with the constraints. This research is a qualitative research using case study method.
The results show that librarians refer to reference services as substantive services, the librarian perceives his role as a library is a librarian, and answers questions from users who are research question, while he also fulfills the five professional competencies based on RUSA 39 s, especially on the ability of access, knowledge base, marketing and collaboration.
The constraints that occur are, the workload of librarians are also excessive, then its role in doing the reference service is still not developed until the creation of new products significantly, while the available service staff still have not enough competence to be appointed and delegated to a reference librarian.
At the end the role of librarian in the Daniel S. Lev Law Library can be summed up or dubbed as a ldquo activist librarian rdquo that busy in professional organizations as a medium to actualize himself and the field of libraries in general, which makes his role in the reference services out of sight.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
S69954
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rifni Raihana
"Peran pustakawan perguruan tinggi salah satunya adalah melaksanakan kegiatan literasi informasi. Pandemi covid 19 membuat perpustakaan harus mengurangi jumlah pengguna yang berkunjung agar tidak ada kerumunan dan terjadi penyebaran virus korona, Adanya pandemi covid 19 membuat pustakawan harus beradaptasi pada new normal. Pustakawan menggunakan teknologi informasi komunikasi untuk tetap bisa menjangkau penggunanya dan memberikan literasi informasi secara virtual. Penelitian ini adalah penelitian tentang persepsi dan sikap pustakawan Universitas Pelita Harapan terhadap praktik information literacy training program di masa pandemi covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis persepsi dan sikap pustakawan dalam pelaksanaan kegiatan literasi informasi di masa pandemi covid 19 serta kendala yang dihadapi pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengambilan data menggunnakan teknik wawanacara yang dilakukan pada bulan April 2021. Hasil dari penelitian ini adalah persepsi pustakawan terkait literasi informasi yaitu kemampuan yang penting dan bermanfaat untuk diajarkan kepada pengguna, sehingga menimbulkan sikap positif untuk terus menggalakkan program tersebut di masa pandemi. Kendala yang dihadapi pustakawan lebih mengarah kepada permasalahan teknis. Faktor pembeda persepsi yang mendominasi pustakawan dalam persepsi pelaksanaan literasi informasi pada masa pandemi covid 19 adalah kebutuhan. Selain itu komponen kognitif mendominasi pembentukan sikap pustakawan.

One of the roles of academic librarian is the execution of information literacy training. Covid 19 pandemic made library must decrease the number of visitors so there will be no gathering or crowd to prevent the spreading of covid 19 virus. This pandemic made librarians must adapt to new normal. Librarians use information communication technology to be able to reach their users and deliver virtual information literacy. This research is about librarian perception and attitude on information literacy practice during covid 19 pandemic at Pelita Harapan university. The purpose of this research is to identify and analyze the librarian perception and attitude on information literacy practice during covid 19 pandemic and also the difficulties that librarian face during practice. This research used qualitative approach with case study method. The data collection conducted with interview technique. Interview was conducted on April 2021. The result of this research are Librarians perception on information literacy is important and beneficial skills to share with users. That perception create positive attitude and lead librarian to teach information literacy during pandemic. Problems faced by librarians are more directed to technical problems.. Dominant differenciating factor in librarians perception is needs. The cognitive component of attitudes dominates the formation of librarian attitudes."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library