Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Adiwijaya
"Pada pembangunan sualu jaringan kompuler senantiasa disertai dengan beberapa permasalahannya. Salah satunya adalah masalah kongesti. Active Queue Management (AQM) merupakan sebuah mekanisme yang digunakan dalam menghindari kongesti. Makalah ini mernbahas tentang kestabilan sualu sistem lup tertutup aliran TCP dengan menggunakan skema AQM. Langkah pertama yang dilakukan adalah memandang skema AQM sebagai masalah konlrol umpan balik. Akhirnya makalah ini akan membandingkan antara pengontrol PI dan pengonlrol P1D sebagai suatu pcngonlrol AQM. Masalah kontrol umpan balik tersebut disimulasikan dengan menggunakan MATLAB 6.5, sehingga diperoleh sualu pengontrol AQM yang memiliki balas kestabilan yang besar.

On developing computer networks, it is followed by several problems. Among the problems is congestion. Active Queue Management (AQM) is a mechanism for congestion avoidance. This paper focused on stability margin of closed loop system of TCP flows using AQM scheme. The firsl slep was considering AQM problem as feedback control problem. Finally, this paper compares PI controller and PID controller as an AQM controller. The feedback control problem was simulated using MATLAB 6.5, Therefore an AQM controller with large stability margin was found."
[place of publication not identified]: Sains Indonesia, 2003
SAIN-8-3-2003-10
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Irwan Supandi
"Saat ini proses pembuatan sabun dengan pemasakan terus-menerus (Continous Saponification), untuk mentransfer material caustic soda (NaOH) masih mengunakan pompa lube. Kapasitas pompa untuk mentransfer material liquid tersebut, kadangkala tidak sesuai dengan kapasitas yang diinginkan. Oleh sebab itu, untuk mengendalikan dosing NaOH akan di desain dengan merubah pompa lube ke pompa sentrifugal dengan pengendalian flow, dimana pengaturan flow menggunakan control valve. Pengendalian menggunakan kontrol PI dan Fuzzy Logic Control (FLC) dengan 3 perbedaan fungsi keanggotaan. Perbedaan tersebut yaitu dengan dua fungsi keanggotaan, tiga fungsi keanggotaan atau tujuh fungsi keanggotaan. Dalam hasilnya , dari simulasi menggunakan MATLAB 6.5. Pengendali Fuzzy Logic Control diperlihatkan hasil dan perpormansi yang lebih baik dari pengendali PI. Fuzzy Logic Control dengan tujuh fungsi keanggotaan memperlihatkan hasil dan performansi yang lebih baik dibandingkan dengan dua atau tiga fungsi keanggotaan. Untuk eksperimen respon transien, dengan set-point flow 0.58 liter/detik memperlihatkan hasil settling time 4.9 detik, maximum overshoot 1.72%, rise time 2 detik, error steady state 0.01 liter/detik dan peak amplitude dibandingka Fuzzy Logic Control dengan dua atau tiga fungsi keanggotaan. Perbandingan yang sama pada pengendali PI, Fuzzy Logic Control mempunyai perpormansi yang lebih baik dibandingkan dengan pengendali PI.

Until now the process for soap production with continous saponification, with caustic soda material (NaOH) the transfer is still using lube pump. The capacity of the pump for liquid material transfer some time didn t match with the capacity we need. Because of this problem, a controller for caustic soda dosing (NaOH) will be design by changing the lube pump to centrifugal pump with a flow controller. The flow control using control valve. The controller will be using PI control and Fuzzy Logic Control (FLC) with 3 different membership function. Is it with two membership function or seven membership fungcion. On the whole, from simulation using MATLAB 6/5/ The Fuzzy Logic Control shows a better result and performance compare to the PI controller. Fuzzy Logic Control with seven membership function shows a better result and performance compare to Fuzzy Logic Control with two or three membership function. For transien respon experiment, with flow set-point of 0.58 liter/second it shows result with settling time 4.9 second, maximum overshoot 1.72%, rise time 2 second, steady state error 0.01 liter/second and peak amplitude 0.592 liter/second. For transien respon of system with cahnging load, Fuzzy Logic Controller with seven membership function shows better performance with settling time, maximum overshoot, steady state error and peak amplitude than the Fuzzy Logic Controller with two or three membership function. The same comparison with PI controller, The Fuzzy Logic Controller have better performance than the PI controller."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
T23320
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Edy Suyanto
"Motor Tegangan arus searah dengan eksitasi terpisah banyak digunakan pada sektor industri karena jenisnya yang umum dan pemodelan sistem kendali yang mudah. Pada tesis ini dilakukan perancangan dan pembuatan peralatan sistem pengendali lup tertutup kecepatan putar rotor motor. Kesalahan pengaturan kecepatan jangkar pada keadaan tunak dapat diminimalisasi dengan menggunakan sistem umpan balik kecepatan dengan sebuah encoder. Sistem penyearah tegangan dengan rangkaian jembatan SCR digunakan untuk catu daya dan jenis pengendali PI (Proportional Integral) digunakan untuk pengatur kecepatan. Kestabilan sistem pengendali dari perancangan dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak Simulink, metoda Routh-Hurwitz dan metoda Root-Locus.

A separately excited DC Motor is chosed because of its common use in industry and it s easier as of modelling its speed controlling system. This Thesis concern about the design and application of a closed loop dc motor controller. The steady state error of rotor speed can be minimized by an encoder for feedback speed. A SCR bridge rectifier is used for power supply and a PI (Proportional Integral) controller is used for controlling speed. The stability of the systems controller will be analized by Simulink software, Routh-Hurwitz and Root-Locus method."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
T38879
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Yasil Farabi
"Pada skripsi ini, dirancang sebuah simulator sel surya menggunakan buck converter yang kemudian dianalisis menggunakan diagram bode dan TKA. Model statik sel surya digunakan untuk mengimplementasikan karakteristik dari sel surya. Low-pass filter digunakan untuk mengubah model statik sel surya menjadi model dinamik sel surya. Pengendali PI digunakan untuk mengendalikan switch buck converter melalui pulsa-pulsa yang dihasilkan oleh PWM Generator. Sistem dianalisis menggunakan diagram bode terhadap masukannya, yaitu solar irradiance dan suhu sel. Beban, konstanta proportional, dan konstanta integral akan divariasikan untuk menganalisis sistem. Sistem juga dianalisis dengan menggunakan TKA untuk mengetahui seberapa besar batas gain kestabilan sistem. Dari diagram bode yang didapat, sistem terlihat menyerupai sistem orde tiga. Dari TKA, dengan mengubah beban didapat bahwa batas gain kestabilan sistem sangatlah tinggi, sekitar untuk masukan perubahan solar irradiance, dan untuk masukan perubahan suhu sel. Karena nilai tersebut sangatlah tinggi, sehingga sistem dapat dinyatakan robust terhadap perubahan beban dan cenderung stabil.

This thesis presents a Photovoltaic Simulator Simulation using Buck Converter with analysis using bode diagram and root locus. A PV Static Model is used to implement the characteristics of actual solar cell. A Low-Pass Filter is used to turn the static model of photovoltaic into the dynamic model. PI Controller is used to control buck converter?s switch via PWM Generator. The system is analyzed using bode diagram for its inputs, such as solar irradiance and cell?s temperature. Load, Kp, and Ki will be varied to analyzed the system. Root locus method is used to analyze the maximum gain system. From bode plot, the analyzed system similar to third order system. From root locus, the limits of gain stability system are so high about for solar irradiance input, and for cell?s temperature input, so the system can be declared stable."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S89
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ungu Primadusi
"Sekarang ini, energi angin dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber tenaga listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Bayu. Kecepatan angin tergantung pada dimensi waktu dimana setiap saat mengalami perubahan. Untuk itu perlu desain sistem kendali agar input dan output di pembangkit menjadi stabil. Dalam hal ini kecepatan angin sebagai input dan daya listrik sebagai output.
Tugas akhir ini berfokus pada pengendali torsi turbin angin dan daya listrik sebagai output pembangkit. Model pembangkit yang dipakai adalah variable speed wind turbine (VSWT) dengan generator induksi doubly fed. Untuk membatasi torsi turbin angin yang digunakan untuk menggerakan poros generator dan daya turbin (sebagai daya referensi) pada P&Q Control akibat perubahan putaran turbin digunakan lookup table. Pengendali Proposional plus Integral (PI) mampu menstabilkan daya listrik dari generator. Pengendali PI tergantung oleh gain dan waktu integral. Untuk menunjukkan kinerja pengendali daya, simulasi dengan mempergunakan MATLAB/Simulink.

Nowdays, wind energy can used for alternative energy in power system with wind turbine. Wind speed depends of time whereas can be changed every seconds. For this case, needing design control system to made of stabilitize input and output in wind turbine system.
This project focused in torque and output power control. This system categorize of variable speed wind turbine with doubly fed generator induction. Look up table use for minimize torque turbine which used for shaft generator and power (as reference power) in P&Q Control caused of rotational turbine. Propotional plus Integral (PI) can stability power in induction generator. PI controller depends of two parameters : gain and integral time. In this simulation, we use MATLAB/simulink to look performance of controller.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51323
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library