Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Aninditya Nafianti
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan pola interaksi dapat
meningkatkan kompetensi pengasuh dalam mengembangkan kosakata anak pada
usia 18-30 bulan. Usia 18-30 bulan adalah masa terbaik untuk memperkenalkan
banyak kosakata. Pengasuh adalah salah satu orang terdekat anak yang sangat
potensial dalam menstimulasi kosakata anak pada saat ibu bekerja. Melalui
penerapan pola interaksi yang tepat, diharapkan bahwa kosakata anak dapat lebih
berkembang. Pola interaksi merupakan cara praktis untuk meningkatkan
perkembangan kosakata anak. Desain penelitian ini adalah before and after
design. Intervensi yang digunakan dalam penelitian ini adalah program pelatihan
pola interaksi. Alat ukur yang disusun berdasarkan pola interaksi Otto 2010. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara
program sebelum dan sesudah intervensi (p <0,05). Hal itu menunjukkan bahwa
pelatihan pola interaksi efektif untuk meningkatkan kompetensi pengasuh dalam
menstimulasi perkembangan kosakata anak usia 18 sampai 30 bulan.

Abstract
This research is aimed to find out whether training of interaction pattern can
increase caregiver?s competences in developing child?s vocabulary at the age of
18-30 months. The age of 18-30 months is a best period of to introduce many
vocabularies. Caregiver is a one of people closest to the child who is very
potential in stimulating child?s vocabulary at the time mother goes out to work.
Through the application of appropriate interaction patern, it is expected that
childs vocabulary can be better develop. The interaction pattern is a practical
way to increase the child?s vocabulary development. The design of this research is
before and after design. The intervention which has been applied in this research
is the training program of interaction pattern. The data is gathered through
behavioral check list which is desgined based on interaction pattern Otto 2010.
The result shows that there is a significant different between pre and post
intervention program (p<0.05). It indicates that the training of interaction pattern
is effective to increase caregiver?s competence of developing child?s vocabulary
at the age of 18 to 30 months."
2012
T31117
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Riko Jayasaputra
"Dewasa ini terdapat berbagai macam alat tes diagnostik. Alat-alat tes diagnostik tersebut sangat membantu para psikolog untuk melakukan pemeriksaan psikologis bagi individu yang membutuhkan jasa profesi psikologi. Dari berbagai macam alat tes diagnostik yang telah ada, penulis tertarik untuk mendalami dan mengembangkan salah satu diantata alat tes diagnostik tersebut, adalah Hand Test. Salah satu fenomena yang menarik bagi penulis adalah keberadaan individu berbakat intelektual. Selama ini keberadaannya masih jarang menjadi kajian bagi profesi psikologi klinis Sebagaimana individu pada kelompok lain, mereka juga memiliki masalah, hambatan dan konflik-konf1ik yang terjadi dalam kehidupannya sehari-hari Karena kemampuan intelektualnya yang unggul tersebut maka permasalahan yang munculpun bisa saja berbeda. Tapi mungkin juga walaupun masalah yang harus dihadapi sama, namun penanganan dan pendekatan yang dilakukan terhadap masalah oleh individu berbakat intelektual dan kreatif sangat boleh jadi berheda dengan individu lainnya. Jadi remaja berbakat intelektual dapat memiliki konsep diri yang baik dan hidup bahagia atau sebaliknya mereka juga tidak lepas dari masalah sosial, cemas dan depresi. Remaja berbakat intelektual memiliki suatu kondisi yang berbeda dengan kelompok remaja lainnya baik secara kognitif, afektif maupun psikomotoriknya Perbedaan ini dapat melahirkan suatu kepribadian yang khas dan unik Karena remaja berbakat dan kreatif tidak hanya hidup sendiri dan tentunya mereka menempati posisi dalam lingkungan kehidupannya, maka dengan menggunakan Hand Test penulis ingin mengetahui lebih jauh bagaimana pola interaksi yang dikembangkan oleh remaja berbakat intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk dapat menganalisis dan mengolah data. Peneliti membandingkan jumlah respon Hand Test pada kelompok remaja berbakat intelektual dan mereka yang tidak diidentifikasi sebagai remaja berbakat intelektual. Subyek penelitian yang digunakan adalah 60 siswa SMUN 8 dan Labschool Jakarta. Hasil pengolahan dan analisis data secara statistik, didapat bahwa jumlah total respon, respon affection, communication, direction, acquisition, active, tension, dan fear pada remaja berbakat intelektual lebih banyak dari mereka yang selama ini tidak diidentifikasi sebagai remaja berbakat inteiektual Selain itu karena remaja berbakat intelektual telah mendapatkan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan keunggulan yang dimilikinya maka respon crippled tidak cukup menonjol jika dibandingkan dengan mereka yang selama ini tidak diidentifikasikan sebagai remaja berbakat intelektual. Begitu pula dengan kecenderungan remaja berbakat intelektual yang memilili gagasan-gagasan yang berbeda dengan lingkungannya masih berada dalam batas-balas realita yang ada sehingga tidak memunculkan respon bizarre. Dari hasil penelitian ini, penulis memberikan saran-saran kepada penelitian selanjutnya agar ada penelitian lain tentang Hand Test pada remaja berbakat intelektual yang dikaitkan dengan variabel Iainnya dan juga diharapkan ada penelitian lain tentang Hana test pada kelompok individu normal lainnya yang memiliki ciri khusus."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2003
T38302
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Penelitian ini dilatar belakangi adanya fenomena menarik dan unik Pura Lingsar Lombok pada setiap purnamaning sasih keenam berlangsung dua upacara berbeda di tempat yang sama yang dilakukan oleh dua kelompok masyarakat berbeda, yakni masyarakat Sasak melaksanakan upacara perang topat dan masyarakat Bali melakukan upacara Pujawali di Pura Lingsar."
2014
902 JPSNT 21:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover