Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Nya`Jeumpa Madani
"Penelitian ini membahas tentang faktor yang memengaruhi hasil diet penurunan berat badan pada klien dengan status gizi obesitas pada layanan program penurunan berat badan di PT. Gizi Sehat Indonesia tahun 2021. Faktor-faktor yang digali dalam penelitian ini meliputi faktor biologis, faktor psikologis, dan faktor lingkungan. Faktor biologis meliputi variabel penyebab sekunder obesitas, kepatuhan terhadap preskripsi diet, dan tingkat aktivitas fisik; faktor psikologis meliputi motivasi, perilaku makan emosional, dan persepsi terhadap obesitas; dan faktor lingkungan meliputi stigma dan obesogenic environment. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Rapid Assesment Procedure. Metode pengambilan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam serta telaah dokumen. Wawancara dilaksanakan pada 3 orang klien obesitas yang berhasil menjalankan diet penurunan berat badan setelah menjalani program selama minimal tiga bulan dan pada 2 klien lain yang belum berhasil, sehingga total klien yang diwawancarai berjumlah 5 orang. Triangulasi dilaksanakan dengan mewawancarai 4 orang ahli gizi dan 1 orang pihak manajemen perusahaan. Telaah dokumen dilaksanakan pada laporan asupan makan klien dan laporan tingkat aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor seperti memiliki kepatuhan preksripsi diet yang lebih baik, tingkat aktivitas fisik yang lebih baik dengan jenis aerobik, motivasi ekstrinsik, perilaku makan emosional tingkat sedang, riwayat stigma, dan budaya lingkungan yang mempromosikan pola hidup sehat merupakan prediktor positif bagi keberhasilan diet penurunan berat badan. Disarankan untuk penelitan selanjutnya agar dapat menggunakan definisi yang lebih luas dalam mengevaluasi keberhasilan penurunan berat badan. Penelitian juga sebaiknyadilakukan pada subjek yang telah berhasil menurunkan BB sebesar >5% BB awal dan telah berhasil mempertahankannya selama setidaknya 1 tahun untuk memperoleh hasil yang lebih presisi.
This research is exploring factors affecting weight loss diet result in obesity client in PT. Gizi Sehat Indonesia weight management service year 2021. Factors being explored consists of biological, psychological, and environmental factors. Biological factors including variabel as secondary causes of obesity, adherence to dietary prescription, and physical activity level; psychological factors including variabel as motivation, emotional eating practice, and perception regarding obesity; and environmental factors including stigma and obesogenic environment. This research is a qualitative research with Rapid Assesment Procedure study design. Data collection was done using in-depth interview and document review. In-depth interview was done on 3 obesity clients whom have gain success in weight loss diet after joining program for minimum three months period and on 2 clients whom haven’t, hence in total 5 clients was interviewed. Triangulations was done on 4 nutritionist and 1 company management board. Document review was done on client dietary assesment and physical activity level. Study result shows that several factors like having higher adherence to diet prescription, better aerobic physical activity levels, having external type of motivation, medium level of emotional eating practice, history of weight stigma, and having environtment that promotes healthy living is a positve predictor towards the success of weight loss diet. It is suggested for future research to use broader definition on success of weight loss. It is also better if the research is conducted on subject whom have lost atleast 5% of their initial weight and have succesfully maintained it for at least 1 year to gain more precise result."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Joan Jutamulia
"Latar Belakang : Prevalensi obesitas pada populasi dewasa di dunia pada tahun 2014 hampir mencapai 13, sementara di Indonesia telah mencapai 32,9 pada tahun yang sama. Obesitas merupakan faktor risiko berbagai penyakit tidak menular yaitu diabetes tipe 2 ataupun penyakit kardiovaskular. Sebagian besar orang yang berhasil menurunkan berat badan gagal mempertahankannya dan mengalami kenaikan berat badan berulang weight cycling. Berbagai penelitian tentang program diet memberikan hasil yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan komposisi tubuh dengan diet kalori rendah protein tinggi dibandingkan dengan protein standar pada penyandang obesitas dengan riwayat weight cycling.
Metode: Penelitian ini merupakan uji coba klinis acak terbuka pada penyandang obesitas dengan weight cycling. Sebanyak 61 penyandang obesitas mengikuti penelitian ini. Subjek diberikan diet kalori rendah dan secara acak didistribusikan ke dalam dua kelompok intervensi, yaitu kelompok protein tinggi 22 ndash;30 dari total asupan kalori dan kelompok protein seimbang 12 ndash;20 . Antropometri dan data komposisi tubuh diambil pada awal dan akhir penelitian. Subyek diikuti hingga 8 minggu, diberikan buku catatan makan harian dan konseling seminggu sekali.
Hasil: 54 peserta menyelesaikan penelitian. Terdapat penurunan yang signifikan dalam berat badan dan indeks massa tubuh IMT , massa lemak, persentase massa lemak, massa otot, dan kenaikan persentase massa otot terjadi pada kedua kelompok protein seimbang: p
Background: The world prevalence of obesity in the adult population in 2014 was nearly 13 while in Indonesia, it has reached 32.9 in the same year. Obesity is an established risk factor for cardiovascular diseases. A large proportion of people who had succeeded to reduce body weight failed to maintain it and underwent weight gain repeatedly weight cycling. Studies have been inconclusive about the best diet programme for such people. The purpose of this research was to evaluate the body composition changes resulting from low calorie high protein and standard protein diet programme in obese people with a history of weight cycling. Methods: This is an open randomized clinical trial of a weight loss program in obese individuals with weight cycling. A total of 61 adult obese individuals with a history of weight cycling were recruited. Subjects were assigned to a low calorie diet and were randomly distributed into two intervention groups, namely high protein group 22 ndash 30 of total caloric intake and standard protein group 12 ndash 20. Anthropometry and body composition data were taken at baseline and at the end of the study. Subjects were followed up to 8 weeks, with daily reminders and weekly counselling. Results: 54 participants completed the study. Significant reductions in body weight and body mass index BMI , fat mass, fat mass percentage, muscle mass, and gain in muscle mass percentage occurred in both groups Standard protein p"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2018
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library