Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1150 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Schlecht, Phillip C., 1937-
San Francisco: Jossey-Bass, 1997
371.200 973 SCH i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
"The research investigated whetheror not school either had been influenced by s such factors as the school vision and mission and the two variables contributed to the school effectiviness partially...."
2008
370 JPUNP 30:2 (2008)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Aan Komariah
Jakarta: Bumi Aksara, 2005
658.409 2 AAN v
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sudarwan Danim
Jakarta: Bumi Aksara, 2006
371.2 SUD v
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Nanang Budianto
Jakarta: ESP, 2009
371.7 NAN s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sari Nurhayanti
"Penting bagi perpustakaan sekolah untuk mengetahui sikap guru terhadap koleksi dan layanannya karena sikap ini akan mempengaruhi perilaku guru terhadap perpustakaan. Perilaku guru terhadap perpustakaan mempunyai pengaruh besar terhadap penggunaan perpustakaan oleh para siswa. Bila guru merekomendasikan penggunaan perpustakaan sekolah secara baik maka banyak siswa akan menggukan perpustakaan, begitupun sebaliknya. Maka tidak salah bila kemudian prioritas pelayanan perpustakaan diberikan pada guru. Penelitian yang mengambil sampel di SMUN 70 Jakarta sebagai salah satu sekolah plus di DKI Jakarta ini bertujuan untuk memberikan gambaran deskriptif sikap guru terhadap koleksi dan layanan perpustakaan SMUN 70 Jakarta. Menggunakan tipe penelitian deskriptif dan metodologi survei penulis menganalisis 52 lembar kuesioner yang dibagikan kepada para guru selaku responden. Hasil yang diperoleh secara umum sikap guru terhadap koleksi dan layanan perpustakaan SMUN 70 Jakarta adalah cenderung positif. Empat aspek dalam koleksi perpustakaan yang diteliti yaitu sikap guru terhadap relevansi koleksi dengan kurikulum sekolah, ketersediaan koleksi, pengorganisasian koleksi dan sarana temu kembali secara umum adalah cenderung positif. Sikap ini lebih dikarenakan masih kurang representatifnya koleksi perpustakaan yang ada, walaupun sebagian besar dari guru mengakui bahwa koleksi yang ada sudah cukup mendukung untuk sebagian besar mata pelajaran. Sikap guru terhadap layanan dilihat dari 7 aspek yaitu layanan sirkulasi, layanan rujukan, layanan bimbingan pemakai, layanan audio visual, layanan kesiagaan informasi dan promosi, layanan bahan pustaka pesan, dan unsur penting yang ada dalam sebuah layanan perpustakaan. Secara umum sikap mereka terhadap layanan ini juga cenderung positif. Hampir semua layanan disikapi secara positif oleh guru kecuali layanan audio visual yang memang masih sangat terbatas disediakan oleh perpustakaan sekolah. Dari penelitian ini diketahui bahwa memang sikap guru perpustakaan SMUN 70 Jakarta pada dasarnya adalah positif, tinggal bagaimana pihak perpustakaan sekolah mengelola dan memperbaiki hal-hal yang selama ini masih menjadikan perpustakaan kurang dihargai oleh para guru."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2002
S16220
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aji Subekti
"Judul penelitian iniadalah _Opini Pustakawan Sekolah Terhadap Penyensoran Buku di Perpustakaan Sekolah _. Permasalah yang muncul adalah perbedaan opini pustakawan dalam menanggapi penyensoran dan kriteria penyeleksian buku di perpustakaan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan opini pustakawan sekolah terhadap penyensoran buku di perpustakaan sekolah. Disamping itu penelitian juga dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai penyeleksian buku di perpustakaan sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan metode survey dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penentuan sampel dengan teknik purposif, dengan criteria pustakawan yang bekerja di perpustakaan sekolah yang bernaung di Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan standar Nasional/Internasional yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan menengah dan Tinggi (Dikmenti) tahun 2006/2007 di Jakarta. Jumlah sampel yang didapat adalah 16 pustakawan. Teknik analisis statistic deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisa data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar opini pustakawan sekolah yang bekerja di SMA Standar Nasional/Internasional di Jakarta menyatakan mendukung jika ada penyensoran buku dilakukan di perpustakaan sekolah. Pustakawan sekolah juga mendukung bentuk penyensoran dalam pembatasan akses siswa ke suatu buku dengan topik controversial di perpustakaan sekolah. Akan tetapi, opini sebagian pustakawan sekolah menolak bentuk penyensoran dengan menghilangkan beberapa bagian dari buku, seperti menyobek halaman. Opini pustakawan sekolah tentang menghapus dan mengeluarkan buku dari jajaran koleksi yang dianggapberbahaya, maka sebagian besar menyatakan mendukung"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S15026
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Sumarningsih
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2003
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Suryana. author
"Penambahan fasilitas pendiclikan menunjukkan upaya peningkatan kualitas proses
clan hasil pendidikan. Suatu sistem pendidikan disebut bermutu dad segi proses jika
proses belajar-mengajar berlangsung secara efektif, clan peserta didik mengalami proses
pembelajaran yang bermakna clan ditunjang oleh sumber daya (manusia, clana, sarana,
clan prasarana) yang memadai.
Sementara Ru peserta diclik tersebar di lokas! yang sangat beragam mulai dari
daerah terpencil sampai kota metropolitan. Kondisi geografis yang sedemikian luas clan
terpencar, clan tingkat perkembangan pembangunan yang beragam, mengakibatkan
masih rendahnya efisiensi dalam pengelolaan pendidikan.
Masalah dalarn penelitian in! adalah : Bagaimana hubungan faktor jarak dengan
kelengkapan fasilitas Sekolah Dasar di Kabupaten Tasikmalaya ?
Kelengkapan fasilitas Sekolah Dasar yang dimaksud dalarn penelitian ini adalah
rata-rata banyaknya sekolah, guru, ruang kelas, clan mudd sekolah dasar di setiap desa,
yang clihitung berclasarkan rasio guru terha6p ruang kelas (RGk), rasio guru terhadap
sekolah (RGs), rasio kelas terhadap sekolah (RKs) clan rasio murid terhadap kelas
(RIVIk).
Wilayah penelitian adalah desa - desa yang terclapat di Kabupaten Tasikmalaya
Propinsi Jawa Barat (ticlak termasuk Kota Administratif Tasikmalaya).
Wilayah penelitian dibagi menjacli 3 wilayah jarak dengan ketentuan yaitu : Wilayah I
dengan jarak < 20 Krn dad pusat kota, Wilayah 11 : dengan jarak antara 20-40 Km clad
pusat kota, clan Wilayah III : dengan jarak > 40 Krn dad pusat kota. Hasilnya adalah peta
wilayah penelitian berclasarkan jarak dad pusat kota.
Dad hasil penelitian di ketahui : Semakin dekat ke pusat kota, persentase banyaknya
desa yang memiliki variabel-variabel kelengkapan fasilitas SID tinggi semakin bertambah
kecuali rasio murid terhadap kelas (RMk), sedangkan persentase banyaknya desa yang
memiliki variabel-variabel kelengkapan fasilitas SD renclah semakin berkurang.
Semakin dekat ke pusat kota, persentase banyaknya desa yang memiliki tingkat
kelengkapan fasilitas SD baik semakin bertambah, clan yang buruk semakin berkurang."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1997
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Monika Frederika
"Masa kanak-kanak merupakan masa yang paling indah dan penuh dengan kegembiraan bagi banyak orang. Seringkali tanpa disadari kenangan-kenangan pada masa kecil masih berbekas hingga orang tersebut tumbuh dewasa. Pengalaman pada masa kanak-kanak seringkali menjadi hal yang menentukan seseorang tersebut menjadi orang yang berhasil atau tidak di masa depan.
Ruang dimana anak bergerak, melakukan, dan mengalami segala sesuatu akan berpengaruh terhadap keberhasilannya berkembang baik secara Hsik maupun mental. Hal ini menunjukkan bahwa arsiteklur, sebagai ilmu merancang suatu ruang bagi manusia untuk melakukan kegiatannya, juga memiliki peran penting untuk mewujudkan keberhasilan anak melakukan proses belajarnya. Arsitek sebagai si perancang ruang, harus dapat mewujudkan suatu ruang yang arnan dan nyaman bagi anak agar mereka dapat melakukan proses belajarnya dengan benar dan tepat.
Institusi prasekolah merupakan ruang yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Sehingga arsitek pun secara tidak langsung turut terlibat dalarn kehidupan seorang anak. Malalui pembahasan dalam skripsi ini diharapkan dapat membantu arsitek sebagai perancang ruang, untuk turut berperan serta memberikan sumbangan yang berarti bagi kehidupan anak khususnya pada usia prasekolah."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S47913
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>