Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 44 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Universitas Indonesia, 1990
S28007
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Choirul Anam
"Telah dilakukan studi kontaminasi elektron pada berkas foton 6MV pesawat Linac Elekta SL15 menggunakan simulasi Monte Carlo. Pemodelan kepala Linac menggunakan program BEAMnrc, analisis phase space file menggunakan program BEAMDP dan perhitungan dosis radiasi dalam phantom air menggunakan program DOSXYZnrc. Dalam simulasi ini, energi awal elektron yang optimum adalah 6.3 MeV, dan intensitas radialnya memiliki FWHM 1.0 mm karena diketahui paling sesuai dengan pengukuran. Dalam simulasi diperoleh, semakin besar ukuran lapangan radiasi, dosis kontaminasi elektron mengalami kenaikan. Pada kedalaman 1.0 mm dan ukuran lapangan radiasi 5x5, 10x10, 20x20, 30x30, dan 40x40 cm2, dosis kontaminasi elektron secara berurutan sebesar 3.71, 5.19, 14.39, 18.97 dan 20.89%. Semakin ke dalam, dosis kontaminasi elektron semakin berkurang dan pada kedalaman 15 mm, kontribusinya hanya sekitar 1%. Kontaminasi elektron terutama dihasilkan oleh udara antara Linac dan fantom, mirror dan flattening filter. Bagian lain dari kepala Linac, hanya memberikan kontribusi yang kecil.

Study on electron contamination for 6 MV photon beams from Elekta SL15 linac by using Monte Carlo simulation has been done. The linear accelerator head was simulated by BEAMnrc code and the phase-space file then was analyzed by BEAMDP, while the absorbed dose in water phantom was calculated using DOSXYZnrc code. In this simulation, the optimal initial electron beam parameters were 6.3 MeV in energy and 1.0 mm in FWHM (full width at half maximum) on the radial intensity distribution. They were found to be in good agreement with the measured data. It was obtained in this reasearch that the electron contamination increases as the field size increases. At 1.0 mm in depth and the field size 5x5, 10x10, 20x20, 30x30, and 40x40 cm2, the dose from electron cotamination respectively 3.71, 5.19, 14.39, 18.97 and 20.89%. The electron contamination decreases with depth. At 15 mm in depth, the contribution of electron contamination is about 1%. The electron contamination is mainly produced from air volume between the linac head and water phantom, mirror and flattening filter. The other parts of linac head only give small contribution."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
T29121
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ahadi Cahya Pratama
"Kondisi dalam proyek konstruksi sangat dipengaruhi oleh besarnya tingkat ketidakpastian. Umumnya ketidakpastian biasa terjadi pada tahapan awal proyek. Pemahaman mengenai ruang lingkup yang kurang, pengalaman si pembuat jadwal yang kurang, serta estimasi biaya yang tidak tepat semakin menyebabkan ketidakpastian semakin besar. Membuat jadwal yang realistis sesuai dengan pelaksanaan adalah suatu hal yang sangat sulit untuk dicapai. Walaupun perencanaan dan estimasi yang matang sudah dilakukan, terkadang pada proyek yang tipikal juga mengalami overrun pada perkiraan biayanya.
Resiko dan ketidakpastian dalam penjadwalan suatu proyek akan berhubungan dengan biaya, mutu dan waktu pada tahapan pelaksanaan proyek. Langkah awal yang tepat dalam menghadapi ketidakpastian adalah dengan memberikan perhatian pada penjadwalan, dengan mengukur ketidakpastian tersebut. Teknik dan metode dalam mengelola resiko secara lebih efektif dapat membantu untuk mengatasi tantangan terhadap ketidakpastian yang mengancam kesuksesan proyek. Monte Carlo merupakan metode statistik yang digunakan untuk mengidentifikasi resiko/peluang dan mengevaluasi kemungkinan. Metode ini adalah yang paling sering digunakan dalam melakukan analisa resiko kuantitatif.
Prosedur Simulasi Monte Carlo adalah derivasi dari realisasi atau hasil keluaran sintetik dari durasi aktivitas yang relevan. Setelah realisasi ini dihasilkan, teknik penjadwalan standar dapat digunakan. Simulasi Monte Carlo pada biaya dan waktu diproyek Kantor Walikota Jakarta Barat mengambil nilai level of confidence 70 %. Validasi yang dilakukan terhadap biaya waktu realisasi proyek keseluruhan menunjukan hasil yang baik, dimana perbedaan biaya realisasi dengan simulasi adalah 8,86 % dan untuk waktunya 7 %. Aktivitas pekerjaan yang paling berpengaruh terhadap proyek secara keseluruhan adalah pekerjaan pasang besi balok dan pelat lantai pada zona 2 dilantai 12 dengan nilai SSI 39 %.

Project construction condition was very influenced by level of uncertainty. Generally, the uncertainty commonly happened at the initial phase of the project. Less understanding about the scope definition, less experience of the scheduler and also imprecise cost estimate cause ever greater uncertainty. Realistic scheduling as according to project execution was very difficult to be reached. Although the estimation and planning have been done maturely, evenly sometimes for typical project had overrun from estimate costs.
Risk and uncertainty in project scheduling related to cost, quality and time when project executed. Early step in facing uncertainties were giving attention at scheduling, with measuring the uncertainties. Technique and method in risk management effectively can assist to overcome challenges through uncertainty that threatening project successfulness. Monte Carlo represent statistical methods used to identify risk/chance and evaluate possibilities. This method commonly used for quantitative risk analysis.
Monte Carlo simulation procedure were derivated from realization or synthetic output from dates of relevant activities. After this outcome yielded, standard scheduling technique can be used. Monte Carlo simulation method for cost and time of Wwest Jakarta Mayor Office Project taken value level of confidence 70 %. Validating through cost and time to entirely prohect realization shows good result, where the differences of real cost with simulation was 8,86 % and for time 7 %. Project activity that most have an effect to entire project was iron installation for beam floor plate zone 2 at twelve floor with SSI value 39 %.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
S35867
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andriany Nirmalakrisna
"Permasalahan industri gas domestik di Indonesia saat ini adalah ketidakpastian alokasi pasokan gas domestik, minimnya infrastruktur, serta permasalahan harga jual gas. Untuk meningkatkan alokasi gas industri, harga gas domestik seharusnya dinaikkan, sehingga disparitasnya tidak terlalu jauh dengan harga gas ekspor. Di sisi lain, adanya monopoli akses transportasi jalur pengangkutan gas di Indonesia menyebabkan industri harus membayar harga gas lebih mahal dari yang sewajarnya.
Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mendapatkan harga gas yang layak dalam rangka membantu Pemerintah dalam menetapkan harga gas agar tidak selalu terpaku pada harga gas yang ditetapkan oleh pedagang gas (trader) dan pengangkut gas (transporter).
Metode yang digunakan dalam penentuan harga gas ini adalah metode Netback Value (NBV). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis ketidakpastian untuk mendapatkan validasi ketidakpastian dengan simulasi Monte Carlo menggunakan piranti lunak Crystal Ball.
Berdasarkan penelitian, didapatkan rasio pembiayaan antara sektor hulu dan hilir untuk harga jual gas rekalkulasi dengan kondisi ideal (biaya transmisi jalur pipa Pertagas serta prediksi biaya distribusi didasarkan informasi laporan tahunan PGN) sebesar lebih dari satu atau mendekati satu. Hal ini masih wajar mengingat sektor hulu memiliki nilai investasi lebih tinggi untuk melakukan aktivitas ekplorasi dan produksi, dibandingkan dengan sektor hilir.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan harga jual gas bumi PGN baik untuk sektor listrik dan sektor industri non pupuk, terdapat perbedaan yang sangat signifikan sehingga menyebabkan rasio pembiayaan sektor hulu dan hilir tidak realistis.

Domestic gas industry?s problems in Indonesia are uncertain allocation for domestic gas supply, lack of infrastructure, and also gas price issue. To improve the gas allocation for domestic industrial sector, domestic gas prices should be raised, so that the disparity between domestic gas price and export gas price is not too far away. On the other hand, the existence of monopoly of gas trader and transporter in Indonesia caused the industry has to pay the price of gas more expensive than normal.
In this study conducted a simulation to get decent gas prices in order to give recommendation to the Government in determining the price of gas that does not always get hung up on the price of gas that is determined by gas traders and transporters.
The method used in determining the gas price is the Netback Value method (NBV). The data in this study is processed using uncertainty analysis to with Monte Carlo simulation using Crystal Ball software.
Based on the study, the cost ratio between the upstream and downstream sectors for gas price recalculation with ideal conditions (using Pertagas pipeline transmission costs and distribution cost based on annual report of PGN) is more than one or close to one. It is still reasonable considering the upstream sector has a higher investment value for exploration and production activities than the downstream sector.
Meanwhile, when compared with the gas price from PGN, there are very significant differences that cause the cost ratio of the upstream and downstream sector is not realistic."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T42106
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lisa Adhani
"[ABSTRAK
Kajian dilakukan dengan menganalisis seluruh komponen biaya yang mempengaruhi
ketetapan harga CNG, dengan simulasi Monte Carlo dengan bantuan perangkat lunak
Crystal Ball yang mengacu pada kebijakan pemerintah berupa Peraturan Menteri
ESDM Nomor 19 Tahun 2010 yang telah menetapkan formula harga jual bahan bakar
gas untuk transportasi dengan mempertimbangkan harga di titik penyerahan (hulu),
toll fee, investasi SPBG, biaya pengoperasian dan pemeliharaan SPBG, margin dan
pajak. Pada Kajian ini mengupas toll fee dengan memilih supply chain yang dianggap
tepat untuk wilayah Jawa Bagian Barat. Hasil Kajian Harga CNG untuk Regional
Jawa Bagian Barat, dimana simulasi dilakukan di wilayah DKI Jakarta didapatkan
bahwa Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor: 2932
K/12/MEM/2010: ?Harga Jual Bahan Bakar Gas yang digunakan untuk Transportasi
di Wilayah Jakarta termasuk Bogor, Bekasi, Depok dan Tangerang adalah Rp
3.100,00 (tiga ribu seratus rupiah) untuk tiap 1 (satu) Liter Setara Premium (LSP)
termasuk pajak-pajak.? merupakan harga kompetitif yang dapat dilaksanakan untuk
wilayah Jawa bagian Barat. Dilihat dari hasil rekalkulasi yaitu harga CNG pada
tapping point Bitung sebesar $. 0.223 atau Rp. 2819,82 dan harga aggregasi sebesar
Rp. 2737,58 dengan harga riil berada pada rentang harga Rp.1857,43 hingga Rp.
3890,32 (berdasarkan Indeks Harga Konsumen April 2015) dan pada wilayah taping
poin Nagrak sebesar $. 0.209 atau Rp. 2631,02 dan harga aggregasi sebesar Rp.
2795,51 dengan harga riil berada pada rentang harga Rp.2227,59 hingga Rp. 4533.44.

ABSTRACT
The study was conducted by analyzing all the components that affect the cost of provision of CNG price, with a Monte Carlo simulation with the help of Crystal Ball software which refers to government policies such as the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 19 of 2010, which has set the pricing formula of gas fuel for transportation by considering the price at the point of delivery (upstream), toll fee, SPBGs investment, operating and maintenance costs SPBGs, margins and taxes. On This study peeling toll fee by choosing supply chain that is considered appropriate for the region Western of Java. Study results CNG price to Regional Java, where the simulation is done in Jakarta found that the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 2932 K / 12 / MEM / 2010: "Selling Price Gas Fuel used for transportation in Jakarta area including Bogor, Bekasi, Depok and Tangerang is $ 3100.00 (three thousand one hundred dollars) for every 1 (one) liter Premium Equivalent (LSP), including taxes. "a competitive price that can be implemented for the region western of Java. Judging from the results of recalculation is the price of CNG at the tapping point Bitung of $. 0.223 or Rp. 2819.82 and aggregation price of Rp. 2737.58 with the real price is in the range of price Rp.1857, 43 up to Rp. 3890.32 (based on the Consumer Price Index April 2015) and in the region of Nagrak tapping points. $.0.209 or Rp. 2631.02 and aggregation price of Rp. 2795.51 with the real price is in the range of price Rp.2227,59 up to Rp.4533.44.
;The study was conducted by analyzing all the components that affect the cost of provision of CNG price, with a Monte Carlo simulation with the help of Crystal Ball software which refers to government policies such as the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 19 of 2010, which has set the pricing formula of gas fuel for transportation by considering the price at the point of delivery (upstream), toll fee, SPBGs investment, operating and maintenance costs SPBGs, margins and taxes. On This study peeling toll fee by choosing supply chain that is considered appropriate for the region Western of Java. Study results CNG price to Regional Java, where the simulation is done in Jakarta found that the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 2932 K / 12 / MEM / 2010: "Selling Price Gas Fuel used for transportation in Jakarta area including Bogor, Bekasi, Depok and Tangerang is $ 3100.00 (three thousand one hundred dollars) for every 1 (one) liter Premium Equivalent (LSP), including taxes. "a competitive price that can be implemented for the region western of Java. Judging from the results of recalculation is the price of CNG at the tapping point Bitung of $. 0.223 or Rp. 2819.82 and aggregation price of Rp. 2737.58 with the real price is in the range of price Rp.1857, 43 up to Rp. 3890.32 (based on the Consumer Price Index April 2015) and in the region of Nagrak tapping points. $.0.209 or Rp. 2631.02 and aggregation price of Rp. 2795.51 with the real price is in the range of price Rp.2227,59 up to Rp.4533.44.
;The study was conducted by analyzing all the components that affect the cost of provision of CNG price, with a Monte Carlo simulation with the help of Crystal Ball software which refers to government policies such as the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 19 of 2010, which has set the pricing formula of gas fuel for transportation by considering the price at the point of delivery (upstream), toll fee, SPBGs investment, operating and maintenance costs SPBGs, margins and taxes. On This study peeling toll fee by choosing supply chain that is considered appropriate for the region Western of Java. Study results CNG price to Regional Java, where the simulation is done in Jakarta found that the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 2932 K / 12 / MEM / 2010: "Selling Price Gas Fuel used for transportation in Jakarta area including Bogor, Bekasi, Depok and Tangerang is $ 3100.00 (three thousand one hundred dollars) for every 1 (one) liter Premium Equivalent (LSP), including taxes. "a competitive price that can be implemented for the region western of Java. Judging from the results of recalculation is the price of CNG at the tapping point Bitung of $. 0.223 or Rp. 2819.82 and aggregation price of Rp. 2737.58 with the real price is in the range of price Rp.1857, 43 up to Rp. 3890.32 (based on the Consumer Price Index April 2015) and in the region of Nagrak tapping points. $.0.209 or Rp. 2631.02 and aggregation price of Rp. 2795.51 with the real price is in the range of price Rp.2227,59 up to Rp.4533.44.
, The study was conducted by analyzing all the components that affect the cost of provision of CNG price, with a Monte Carlo simulation with the help of Crystal Ball software which refers to government policies such as the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 19 of 2010, which has set the pricing formula of gas fuel for transportation by considering the price at the point of delivery (upstream), toll fee, SPBGs investment, operating and maintenance costs SPBGs, margins and taxes. On This study peeling toll fee by choosing supply chain that is considered appropriate for the region Western of Java. Study results CNG price to Regional Java, where the simulation is done in Jakarta found that the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 2932 K / 12 / MEM / 2010: "Selling Price Gas Fuel used for transportation in Jakarta area including Bogor, Bekasi, Depok and Tangerang is $ 3100.00 (three thousand one hundred dollars) for every 1 (one) liter Premium Equivalent (LSP), including taxes. "a competitive price that can be implemented for the region western of Java. Judging from the results of recalculation is the price of CNG at the tapping point Bitung of $. 0.223 or Rp. 2819.82 and aggregation price of Rp. 2737.58 with the real price is in the range of price Rp.1857, 43 up to Rp. 3890.32 (based on the Consumer Price Index April 2015) and in the region of Nagrak tapping points. $.0.209 or Rp. 2631.02 and aggregation price of Rp. 2795.51 with the real price is in the range of price Rp.2227,59 up to Rp.4533.44.
]"
2015
T44493
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sulhaemi
"Berdasarkan karakteristik proyek konstruksi, yaitu waktu pelaksanannya terbatas, dipengaruhi cuaca, perpindahan pekerja tinggi, dan banyak menggunakan pekerja yang tidak terlatih, maka proyek konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Kecelakaan kerja cenderung merupakan manusia dan keuangan perusahaan.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metode/cara penanganan risiko (risk response) yang dapat meningkatkan keselamatan kerja yang juga mengurangi biaya tidak langsung kecelakaan.
Penanganan risiko (risk response) memiliki 4 metode yaitu menghindari risiko (risk avoidance), menerima risiko (risk retention), melimpahkan risiko (risk transfer) dan mengurangi risiko (risk reduction). Pada penelitian ini, kuesioner survey dilakukan untuk mengetahui jenis penanganan risiko yang paling mempengaruhi tingkat keselamatan kerja. Selain itu dilakukan studi kasus untuk mengetahui pengaruh tingkat keselamatan kerja terhadap biaya tidak langsung kecelakaan.
Berdasarkan analisis statistik diketahui penanganan risiko yang paling mempengaruhi tingkat keselamatan kerja adalah dengan membuat standansasi dan melakukan riset terhadap data-data kecelakaan pada proyek-proyek konstruksi sebelumnya. Penanganan risiko lain yang belum diidentifikasi tetapi mempengaruhi tingkat keselamatan kerja adalah membuat laporan K3 untuk kemudian dievaluasi, dan menghindari kegiatan yang menunbulkan kecelakaan kerja Selain itu ternyata ketinggian bangunan juga mempengaruhi tingkat keselamatan kerja.
Dengan analisis statistik dan simulasi Monte Carlo diketahui jenis kecelakaan kerja yang paling mempengaruhi biaya tidak langsung kecelakaan adalah kecelakaan berat dan kematian dengan probabilitas terjadinya pengeluaran biaya tidak langsung kecelakaan yang cukup tinggi."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T8707
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ulmiah Muis
"Dalam penulisan ini akan diteliti sumber-sumber resiko yang potensial dapat menimbulkan penyimpangan biaya (cost overrun), yang difokuskan pada komponen biaya overhead. Kemudian dengan pendekatan simulasi Monte Carlo diidentifikasikan sumber-sumber risiko yang siginifikan dapat menimbulkan penyimpangan biaya pada komponen biaya overhead tersebut (biaya persiapan, biaya administrasi, biaya bank, dan biaya lain lain). Diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai alat kendali pada proyek-proyek bangunan gedung, yang pada akhirnya akan menghasilkan kinerja biaya proyek yang optimal.

The purpose of this study was identify potential risk sources can make cost overrun, focus at the cost overhead component (preliminiary cost, administration cost, bank cost, and other cost) using Monte Carlo simulation. It is hope that she results ar used as a reference of decisions making process in planning and controlling construction cost at building construction project, at the end will make optimal project cost."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
T14703
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Iwan Sugihartono
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2004
T39712
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kurnia ASP
"Penulisan ini bertujuan untuk menentukan lokasi terbaik untuk pendirian pabrik bioetanol berbahan baku bagas. Lokasi terbaik adalah lokasi dengan biaya terendah yang telah memperhitungkan faktor ketidakpastian dan resiko yang ada. Ketidakpastian yang ada dalam hal biaya disimulasikan dengan simulasi Monte Carlo untuk menghitung nilai biaya. Faktor-faktor resiko yang ada, yaitu bahan baku, utulitas, dan tranportasi, diidentifikasi dengan menggunakan metode Delphi dan dibobotkan dengan teknik perbandingan berpasangan. Nilai resiko yang didapat akan menambah besarnya biaya.
Pada tahap penyeleksian awal, terdapat tiga kandidat lokasi,yang dipilih yaitu Kabupaten Kediri, Jombang, dan Tulungagung. Hasil simulasi biaya tahunan yang ditambah dengan nilai resiko biaya, menunjukkan Tulungagung sebagai lokasi terbaik yang diusulkan dengan certainty equivalent value (CEV) atas total biaya tahunan sebesar Rp 16,544,617,454.32 dan nilai resiko terhadap biaya sejumlah Rp 169,801,707.46.

The purpose of this study is to choose the best location for the plant of bagassebased bio-ethanol, which is the one with minimum cost that takes into consideration uncertainty and risk factor into calculation. In this case, the uncertainty of cost is simulated with Monte Carlo simulation. The risk factors, which are raw material, plant utility, and transportation are identified by using Delphi method and are weighted with pair-wise comparison technique. The value of risk will increase the total cost.
On the first screening, the three candidates of location are selected, which are Kediri, Jombang, and Tulungagung. The result of annual cost simulation that plus by risk value of cost result Tulungagung as the best location with IDR 16,544,617,454.32 of certainty equivalent value of total annual cost and IDR 169,801,707.46 of risk value cost.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51739
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Idwenda Dachyar
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang disertai dengan pertumbuhan penduduk tentunya harus ditunjang dengan peningkatan infrastruktur. PT PLN (Persero) menyadari akan adanya peningkatan kebutuhan listrik di masa mendatang, terutama untuk Pulau Jawa dan Bali. Melalui Program Percepatan Listrik II, PT.PLN merencanakan untuk membangun sejumlah pembangkit listrik yang diharapkan akan mencapai 10,000MW. Salah satunya adalah pembangunan PLTU Indramayu yang berkapasitas 1,000MW.
Penelitian ini menganalisis kelayakan investasi dan risiko dari aspek keuangan dengan mempertimbangkan bunga pinjaman dalam mata uang Jepang. Pehitungan capital budgeting yang dilakukan menghasilkan nilai NPV sebesar Rp. 36 triliun dan IRR sebesar 9.03%. Selain itu juga dilakukan simulasi monte carlo yang menghasilkan rata-rata NPV adalah Rp.29 triliun dengan probabilitas menghasilkan NPV bernilai minus sebesar 26.62%.

Economic growth of Indonesia that followed by increasing number of population surely need to be supported by better infrastructure. PT PLN (Persero) realized that will be an increasing electricity demand in the future, especially in Java and Bali. Through Crash Program II, PT PLN (Persero) has planned to build some power plants those estimated to achieve 10,000MW. One of the plans is coal fired power plant in Indramayu with capacity 1,000MW.
This research analyze the feasibility of investment and risk from financial aspect with consideration interest rate in Japan?s currency. Capital budgeting result in NPV Rp.36 trillion and IRR 9.03%. Besides that monte carlo simulation also done with average NPV is Rp.29 trillion and the probability of negative NPV is 26.62%.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T30088
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5   >>