Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 15 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Pon Guoping
Beijing Shi: Wu Zhou bo du ban she, 2010
SIN 340.051 PON z
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Yu Keping
Beijing: Central Compilation Press, 2015
e20518405
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Li, Rong
"The book is divided into four chapters, which are about looking back to the roots and talking about being friendly, being good to build the world and being the same, taking a heavy responsibility, advocating friendship, and practicing friendly self-action."
Beijing: China Renmin University Press, 2015
e20511156
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Raisha Bani Pramadhani
"ABSTRAK
Puisi Baeksu-ui Tanshik (Keluhan Si Tangan Putih) adalah salah satu karya representatif dari Kim Ki- Jin, seorang penulis Korea yang sepanjang masa kepenulisannya telah mengeluarkan banyak karya realisme sosialis. Pada periode aktifnya kegiatan KAPF, karya sastra yang diterbitkan memiliki tujuan khusus, yaitu untuk berpihak kepada kelas pekerja dan buruh dan bersifat melawan kekuasaan yang menekan kelas pekerja dan buruh, yang kemudian disebut dengan pro-munhak atau sastra proletar. Sastra proletar pada umumnya menggunakan karakteristik realisme sosialis untuk menyampaikan maksud para penyair. Penulisan ini bertujuan untuk mencari unsur realisme sosialis pada puisi
Baeksu-ui Tanshik dan membuktikan bahwa puisi tersebut merupakan puisi realisme sosialis. Karakteristik realisme sosialis dianalisis melalui pendekatan sosiologi sastra, melalui unsur pembentuk puisi yaitu kiasan dan pilihan kata. Metode yang digunakan adalah metode deskriptifanalitis, dengan pendekatan intrinsik dan ekstrinsik. Hasil riset menunjukkan bahwa puisi ini memiliki
ciri yaitu karya memiliki tokoh marxis, karya memiliki formula dan struktur, karya tidak mengandung arti yang ambigu, dan karya memiliki akhiran atau pesan yang membangun. Meski di dalam puisi ini tidak ada ciri pencantuman seseorang atau sesuatu yang dianggap rival dari sosialisme dan pemasukkan unsur politik dalam bahasa yang retoris, dapat disimpulkan bahwa puisi ini merupakan puisi realisme sosialis.

ABSTRACT
Baeksu-ui Tanshik (White Hands Sigh) is one of the representative works of Kim Ki-Jin, a Korean writer who have produced many works of socialist realism. In the period of active KAPF activities, published literary works had a special purpose, to side with the working class and are against the power that suppresses the working class, which is then called pro-munhak or proletarian literature. Proletarian literature generally uses the characteristics of socialist realism to convey the intent of poets. This research aims to look for elements of socialist realism in Baeksu-Tanshik s poetry and prove that the poem is poetry of socialist realism. The characteristics of socialist realism are analyzed through the sociological approach of literature, through the forming elements of poetry, namely figures of speech and choice of words. The method used is descriptive-analytical method, with intrinsic and extrinsic approaches. The results of the research show that this poem has the characteristic that says that the poem has a Marxist character, the poem has a formula and structure, the poem does not contain ambiguous meanings, and the poem has a constructive message or suffix. Although in this poem there is no characteristic of someone or something that is considered a rival of socialism and the inclusion of political elements in rhetorical language, it can be concluded that this poem is a poem of socialist realism."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ausaf Ali Atiyyah
"Penelitian ini mencoba melihat bagaimana sastrawan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) menerapkan realisme sosialis kedalam cerita-cerita pendek yang mereka publikasikan di koran Harian Rakyat untuk memahami definisi realisme sosialis menurut Lekra. Penelitian ini dilakukan menggunakan Metode Sejarah. Dari penelitian ini terbukti bahwa realisme sosialis Lekra, sebagaimana yang tercermin dalam cerpen-cerpen yang terbit di Harian Rakyat, bukan merupakan sebuah panduan estetika melainkan pedoman berkarya dan bersikap. Selain itu, motif penerbitan karya mengacu pada kepentingan dan resolusi yang diusung oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

This research attempts to observe how Peoples Culture Institute (Lekra) implemented socialist realism into their short stories published in Harian Rakyat newspaper from 1950 until 1965 to see Lekra’s definition on socialist realism. This research is based on the Historical Method. It was assumed that Lekra’s view on Socialist Realism is not as an aesthetic measurement but an artistic attitude. Lekra’s Short Stories theme is generally based on PKI’s resolution and guidelines."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad
"George Wilhelm Friedrich Hegel, seorang filosof yang lahir di Stuttgart pada tanggal 27 Agustus 1770. Dalam perkembangan intelektual Hegel yakni; saat Ia menekuni spirit yang berhubungan dengan jiwa, tahap selanjutnya ketika ia mendalami dialektika yang berkaitan dengan logika, dan tahap terakhir saat ia menekuni konsep tentang negara sebagai puncaknya.
Pemikiran Hegel tentang negara mengundang interpretasi yang berbeda dari berbagai kalangan. Ada kelompok yang menganggap pemikiran Hegel tentang negara inilah yang mengilhami lahirnya negara totaliter, sementara kelompok lain menganggap pemikiran Hegel tentang negara memberi acuan bagi berkembangnya negara liberal dan sosialis yang mewamai konsep negara modern.
Untuk mengungkap pemikiran Hegel tentang negara, penulis mengawalinya dengan mengajukan dua buah pertanyaan penelitian: 1. Apa dan bagaimana pemikiran politik Hegel tentang negara? Dan 2. Apa pendapat para pemikir terhadap pemikiran Hegel tentang negara. Saat mendalami pemikiran Hegel tentang negara, penulis melakukan kajian terhadap tulisan Hegel ?The Philosophy of Right', dengan cara merangkum pemikiran yang menonjol dan menyederhanakannya. Hampir semua pemikir sepakat bahwa dalam karyanya inilah Hegel mengungkap pemikiran politiknya tentang negara.
Para pemikir yang memberikan tafsiran tentang pemikiran Hegel tentang negara ; Fasisme atau Demokrasi adalah: Lorens Bagus, Adef Budiman, William Ebenstein, M. Judd Harmon, Eka Kumiawan, Franz Magnis Suseno, Frederick Mayer, Lee Cameron McDonald, Bertrand Russell, George H. Sabine, Henry J. Schmandt, dan Marsillam Simanjuntak.
Negara bagi Hegel adalah suatu organisme yang mengaktualkan Ide etis dan pikiran objektif diatas bumi. Kesimpulan ini didasari oleh pandangan Hegel yang mengatakan, kedua alam (dari keduniaan dan alam kebenaran) ini berada pada posisi yang berbeda, tetapi keduanya berakar pada satu kesatuan yang tunggal, Ide.
M. Judd Harmon adalah seorang pemikir politik yang paling moderat dalam menafsirkan pemikiran Hegel tentang negara. Bagi Harmon, pemikiran politik Hegel tentang negara tidaklah termasuk kategori fasis ataupun demokratis, tetapi ia berada diantara keduanya."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T12043
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"ABSTRAK
This paper compares the fortunes of the Japan Socialist Party and the British Labour Party during a crucial period in both party's histories. The key question being addressed is why two parties that were so similar at the start of this period should have had such a marked divergence in their electoral achievements as the second half of this period progressed. "
Tokyo :: Nanzan University, 2007
050 BIE
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Asep Trisusanto
"Skripsi ini berisi tentang analisis pembuktian aliran realisme sosialis yang terdapat pada novel Жизнь Ненужного Человека (Zizn' Nenuznogo Čeloveka) 'Kehidupan Seorang Manusia Yang Tidak Berguna' karya Maxim Gorky melalui tokoh dan penokohan. Maxim Gorky menyertakan tujuannya dalam menciptakan masyarakat sosialis pada setiap karya-karya yang dibuatnya. Realisme sosialis adalah aliran yang digagasnya dalam mencapai tujuan tersebut. Dalam novel tersebut terindikasi adanya aliran realisme sosialis dan penulis menganalisisnya melalui tokoh dan penokohan. Metode yang digunakan adalah deskriptis-analitis yang mengaitkannya dengan teori tokoh dan penokohan. Melalui tokoh dan penokohan, aliran realisme sosialis yang terdapat dalam novel karyanya tersebut dapat terungkap.

This mini thesis describes about the analysis of socialist realism approval in the novel Жизнь Ненужного Человека (Zizn' Nenuznogo Čeloveka) 'The Life of A Useless Man' Novel by Maxim Gorky through perspective of character. Maxim Gorky shows his aim in creating socialist inhabitants in each works he made. Socialist realism is an ideology which is created by him in order to pursue that aim. The socialist realism ideology is indicated in this novel. This research analyzed about that through the perspective of character and relates it with descriptive-analysis method. By the perspective of character the socialist realism which is founded in this novel can be revealed."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S43414
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>