Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yolanda Asri Putri Perdani
"ABSTRAK
Pembebasan para budak yang dilakukan oleh Cornelis Chastelein menjadi sejarah penting bagi kota Depok. Hubungan baiknya dengan para budak yang ia pekerjakan, membuat Chastelein memiliki rencana masa depan untuk para budaknya yang ia cantumkan dalam surat wasiatnya. Dua prinsip utama yang menjadi rencana Chastelein terhadap para budaknya. Pertama, memberikan perubahan status dari budak menjadi orang bebas yang menjadi pemeluk agama Kristen, dan kedua, memberikan bekal sebagai modal hidup mereka di kemudian hari dalam bentuk kepemilikian sebagian hartanya yang berupa tanah. Penelitian ini membahas asal-usul penamaan dua belas marga Belanda Depok. Hal-hal tersebut akan dikaji melalui metode penelitian sejarah serta studi pustaka dengan meninjau melalui artikel-artikel serta penelitian sebelumnya yang memiliki keterkaitan dengan sejarah kota Depok. Hasil penelitian menunjukan bahwa nama-nama marga Belanda Depok berasal dari Al-Kitab dan beberapa marga lainnya mempertahankan nama dari tempat mereka berasal.

ABSTRACT
The release of slaves by Cornelis Chastelein became an important history for the city of Depok. His good relationship with the slaves thats he employed, made Chastelein have some future plans for the slaves thats he listed in his testament. The two main principles that became Chastelein s plans for his slaves. First, giving a change in status from slaves to free people who become Christians, and second, providing provisions as their future capital in the form of ownership for some of their property in the form of land. This research will discuss the origin of naming twelve surnames Dutch Depok. These things will be reviewed through historical research methods and literature studies by reviewing through previous articles and research that have relevance to the history of Depok city. The research results show that the surnames Dutch Depok comes from the Bible and several other surnames maintain the name of the place they came from."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Samiha
"ABSTRAK
Artikel ini membahas penerapannama keluarga dalam sistem penamaan bagi masyarakat di Republik Turki. Sistem penamaan keluarga bagi masyarakat Turki merupakan salah satu reformasi sosial budaya di Turki sejalan dengan gagasan modernisasi sejak awal negara modern Turki dibentuk. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah penerapannama keluarga, pola serta karakteristik, dan juga pengaruh penggunaan nama keluarga di Turki. Tulisan artikel ini disusun sebagai suatu studi kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menemukan bahwa pengunaan nama keluarga di Republik Turki telah memberikan identitas baru sistem penamaan bagi masyarakat Turki. Dalam sistem penamaan yang mengacu kepada sistem Eropa, nama keluargaterletak paling belakang dalam deretan nama seorang individu dan mengambil garis dari nama bapak laki-laki mengikuti sistem patrilineal. Nama keluarga Turki ini juga unik karena dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yaitu nama keluarga terkait fisik ayah, kepribadian ayah, profesi ayah, peristiwa sejarah atau nenek moyang, dan terkait alam semesta. Meskipun penerapan nama keluarga dimunculkan sejalan dengan dukungan terhadap kesetaraan gender yang mengacu kepada feminisme Barat, dan telah melindungi perempuan Turki dari tindakan poligami, namun sistem nama keluarga yang mengacu kepada nama laki-laki masih dianggap sebagai suatu bentuk pembatasan kebebasan hak perempuan dalam menggunakan nama. Kritik ini melahirkan perubahan ke arah pembebasan perempuan dalam menentukan pilihan untuk tetap menggunakan nama belakangnya pada masa gadis sebelum nama keluarga suaminya.

ABSTRACT<>br>
This article discusses the application of surnames in a naming system for society in the Republic of Turkey. The surnames system for Turkish society since the beginning is one of the social cultural reforms in Turkey with the idea of modernizing the modern state of Turkey. This article aims to explain the history of the application of surnames, patterns, characteristics, and the influence of the application of surnames in Turkey. the article is structured as a descriptive qualitative study with literature studies. The results found that the use of surnames in the Republik of Turkey has given the new identity of the naming system for Turkish society. In a naming system that refers to the European system, the surname lies at the back of an individual 39 s name and takes from the father male or the patrilineal system. The Turkish surname are unique because it can be classified into several categories, related to the father 39 s personality, physical and profession of father, related historical events or the ancestor of the family, and related to the universe. Although the application of surnames come along with support for gender equality that refers to Western feminism and has protected Turkish women from polygamy, the surname system refers to the male name is still regarded as a form of restricting women 39 s freedom of expression in the name. The criticism spawned a change in the liberation of women in making the choice to keep her surname in the girlhood before the surname of her husband."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library