Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agustinus Agung Prasetyo
"Penelitian ini bertujuan untuk menentukan critical waste pada suatu proses produksi, serta mengeliminasi secara sistematis guna meningkatkan kinerja dan kapasitas untuk memenuhi peningkatan permintaan dengan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Waste Assessment Model (WAM). Berdasarkan hasil analisis didapatkan tiga rekomendasi perbaikan yaitu penggunaan electronis kanban untuk mengontorl inventory di gudang penyimpanan material packaging, perancangan mesin pelipat kardus otomatis, dan modifikasi rol sebagai sarana transportasi barang finish good. Hasil evaluasi rekomendasi didapatkan perbaikan pada lini produksi berupa peningkatan kapasitas produksi menjadi 7189,54 box per hari, penurunan production lead time menjadi 154 detik, dan efisiensi man power sebanyak 2 orang.

This study aimed to determine the critical waste in a manufacturing process, as well as eliminating systematically to improve the performance and capacity to meet increased demand by using Value Stream Mapping (VSM) and the Waste Assessment Model (WAM). Based on the analysis we found three recommendations for improvement, namely the use of electronis kanban inventory control in warehouses for storage of packaging materials, automatic carton folding machine design, and modification of rollers for transportation of goods good finish. The evaluation results showed that improvements recommendations on the production line by increasing production capacity to 7189.54 box per day, a decrease in production lead time to 154 seconds, and the efficiency of man power by 2 people."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T41787
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lodewick, H.J.M.F.
Amsterdam: Bert Bakker, 1979
BLD 839.309 LOD i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Riri Fitriana
"Perusahaan yang bergerak di industri air mineral adalah produk yang memiliki permintaan dalam jumlah besar terus menerus, namun sering menghadapi masalah keterlambatan penyelesaian produk yang disebabkan oleh limbah di lantai produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi perbaikan menggunakan pendekatan manufaktur ramping (Lean Manufacturing) untuk mengurangi lead time di lantai produksi dengan mengurangi limbah dan kegiatan yang tidak memiliki nilai tambah. Penelitian ini menggunakan pendekatan manufaktur ramping (lean manufacturing) dan menggunakan Waste Assessment Management (WAM) sebagai metode dan menggunakan Value Stream Mapping sebagai alat untuk memetakan alur informasi dan yang terjadi dari awal hingga produk yang diterima oleh konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1) identifikasi dengan WAM menunjukkan 7 jenis pemborosan adalah time waiting sebesar 8 persen, over production dan inapporiate transportation masing-masing sebesar 12 persen, unnecessary inventory sebesar 14 persen, unnecessary motion sebesar 15 persen, product defect sebesar 18 persen dan transportation sebesar 20 persen (2) VALSAT terpilih adalah Process Activity Mapping (PAM),dilanjutkan dengan perhhitungan effisiensi Current State Value Stream Mapping sebesar 39% . Maka dari itu, dilakukan perbaikan dengan mereduksi titik inspeksi dari 5 titik menjadi 3 titik dimana dapat menghemat waktu sebanyak 8100 detik sehingga effisiensi meningkat menjadi 79% sebagaimana tergambar pada Future State Value Stream Mapping.

Enterprises engaged in the mineral water industry are products that have a large demand continuously, however, often face the problem of delays in the completion of products caused by waste on the production floor. The purpose of this study is to develop an improvement strategy using a lean manufacturing approach (Lean Manufacturing) to reduce lead time on the production floor by reducing waste and activities that do not have added value. This study uses a lean manufacturing approach and uses Waste Assessment Management (WAM) as a method and uses Value Stream Mapping as a tool to map the flow of information and what happens from the beginning to the product received by consumers. The results showed that (1) identification with WAM showed 7 types of waste were time waiting by 8 percent, over production and inapporiate transportation by 12 percent each, unnecessary inventory by 14 percent, unnecessary motion by 15 percent, product defect by 18 percent and transportation by 20 percent (2) the selected VALSAT was Process Activity Mapping (PAM), followed by the efficiency of Current State Value Stream Mapping of 39%. Therefore, improvements were made by reducing the inspection point from 5 points to 3 points which can save time as much as 8100 seconds so that efficiency increases to 79% as illustrated in the Future State Value Stream Mapping."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fatimah Husein Shihab
"Pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2020. Industri konstruksi memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Saat ini konstruksi menjadi fokus Pemerintah terutama pada pembangunan infrastruktur karena daya saing infrastruktur Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lain. Pandemi yang berlangsung sepanjang tahun 2020 tersebut berdampak signifikan terhadap sektor konstruksi yang merupakan kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional, tidak terkecuali PT Bukaka Teknik Utama Tbk. Masalah yang sering terjadi pada proyek konstruksi adalah ketidakefisienan dan pemborosan dalam pelaksanaannya. PT Bukaka Teknik Utama Tbk mengalami penurunan revenue dan laba kotor, segmen usaha yang paling berkontribusi terhadap penurunan ini adalah konstruksi jembatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan serta mencari akar masalah sering terjadi pada jalannya proyek konstruksi jembatan menggunakan penerapan lean dan metode Waste Assessment Model (WAM). Kemudian dilakukan pencarian akar masalah menggunakan fishbone diagram dan analisis FMEA. Hasil dari penelitian ini adalah waste defect merupakan pemborosan paling besar, yang kemudian diikuti oleh waste transportationdan waste inventory.

Economic growth in Indonesia has decreased in 2020. The construction industry an important role in the development of the national economy. Currently, construction is the focus of the Government, especially in infrastructure development because Indonesia's infrastructure competitiveness is still lagging behind other countries. The pandemic that lasted throughout 2020 had a significant impact on the construction sector, which is the largest contributor to the national economy, including PT Bukaka Teknik Utama Tbk. The problem that often occurs in construction projects is inefficiency and waste in its implementation. PT Bukaka Teknik Utama Tbk experienced a decrease in revenue and gross profit, the business segment that contributed the most of this decline was bridge construction. Therefore, this study aims to identify waste and find the root causes of the problem that often occurs in the course of bridge construction projects using the application of lean and the Waste Assessment Model (WAM) method. Then search for the root cause of the problem using fishbone diagram and FMEA analysis. The result of this research is that defect waste is the biggest waste, which is then followed by transportation waste and inventory waste.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library